Dampak Buruk
Seseorang yang berbuat dosa, dengan bertaubat yang benar, akan diampuni dosanya oleh Allah, karena Allah Maha Pengampun. Namun bukan berarti orang tersebut bebas dari dampak perbuatan buruk yang dilakukannya.
Dampak dari perbuatan tersebut merupakan suatu sunnatullah, baik dampak fisik, psikis, maupun spiritual yang muncul di alam mulk (alam dunia), maupun dampak ruhani yang muncul di alam malakut (alam barzah).
Bahkan perbuatan kita tersebut, tidak hanya berdampak pada diri kita saja, tapi bisa berdampak pada orang yang paling kita cintai, keluarga kita, kerabat kita, teman kita, masyarakat di sekitar kita, lingkungan, dan seluruh unsur di alam ini.
Sunnatullah ini adalah pancaran kehendak Ilahi yang mengisi seluruh celah di alam. Tak ada tempat yang tidak diisi oleh kehendak Ilahi ini, yang merupakan manifestasi sifat Rahman yang menjalari seluruh alam semesta, tidak hanya kepada orang mukmin saja.
Sunnatullah ini bukan saja terjalin antara Allah dan alam semesta tapi juga di antara segenap unsur dalam alam semesta. Setiap unsur di alam bisa saling mempengaruhi dan saling berdampak.
Dampak dari perbuatan buruk kita dapat berupa dampak fisik, yang bisa langsung dirasakan. Misalnya minum minuman keras yang dapat berdampak pada kerusakan hati, orang yang sering begadang menghabiskan waktu secara sia-sia, akan turun kondisi kesehatannya, orang yang banyak hasad, iri hati, dengki akan berdampak pada naiknya tekanan darah dan tonus simpatis yang memudahkan serangan jantung.
Dampak fisik berupa banjir, kerusakan lingkungan, pemanasan global, dan yang lain, yang juga akibat perbuatan buruk kita. Tak terhitung banyaknya dampak fisik dari perbuatan buruk kita, hanya kita sering tidak menyadarinya.
Upvoted! Thank you for supporting witness @jswit.
"@jswit reply-off"