Arbanat? Apalagi itu ??

in Steem SEA2 months ago (edited)

Peringatan: Tulisan ini tidak berisi hal penting terkait steemit sama sekali!

Pernah Dengar Orang Tua jameun Sebut Arhanet? asal katanya Hair Net 😄

Okay Broda dan Sista, Aku tidak berniat membuat kalian bingung antara judul besar, lalu pertanyaan pembuka yang berbeda. Tapi memang ada hubungannya kok. Orang Aceh atau Indonesia tidak bisa mengucapkan Hair Net seperti pronounciation lidah bule, maka mereka memudahkan ucapan dengan mengatakan Harnet dan entah bagaimana ceritanya aku malah sering mendengar Arhanet dari mulut ibuku. Masa ketika ibu masih sering ikut acara yang mengharuskannya bersanggul dan berkebaya plus kain wiron, aku sering penasaran kenapa ibu menambah jaring pada sanggulnya yang memang sudah cantik, pas dengan wajahnya. Baru tahu kalau itu yang disebut Hair Net 😋.

Umur Hair Net tertua yang pernah ditemukan di dunia berusia 3300 tahun. -source-

Para penari balet masih sering menggunakannya untuk mengamankan sanggulnya saat menari di panggung. Tetapi sekarang di Aceh, kupikir barang itu cuma jadi kenangan saja. Arhanet milik ibuku sudah tidak ada, dan sanggul tempelnya pun entah dimana. Kenapa aku membahas Harnet sedangkan judulnya Arbanat? Saat membaca tentang Arbanat, aku teringat Arhanet, itu saja😎 dan ternyata itu ada hubungannya karena sama-sama berkaitan dengan rambut.


Menurut kalian ini apa?


Itu adalah Arbanat alias si rambut nenek

Kalau di Perancis disebut Jenggot Ayah atau Barbe a Papa, tapi di Indonesia disebut Rambut Nenek atau Arbanat. Jajanan unik ini terkenalnya pada tahun 1980-an, tapi di Aceh tak pernah kita jumpai, karena memang aslinya bukan dari Aceh. Aceh sudah punya Kekarah yang bahan dan prosesnya mirip-mirip, tapi si Arbanat ini lebih repot cara bikinnya dan tidak menggunakan tepung. Kalau punya kebiasaan merhatiin orang bikin cotton candy atau arum manis yang warna warni itu, maka prosesnya bisa dibilang hampir serupa tapi tak sama.


Tenang saja, aku tidak akan memberimu resep cara membuat Rambut Nenek! Aku bukan orang yang sabar membuat sesuatu selama berjam-jam hanya untuk dihabiskan dalam hitungan menit. Aku hanya ingin mengabadikan sesuatu yang baru kumakan pertama kali dalam hidupku. Sudah lama aku mendengar tentang jajanan satu ini, sebagai penggemar makanan dan orang manis, aku sudah beberapa kali melihat penjual jajanan ini parkir di salah satu kompleks pertokoan di kawasan Pamulang Permai, Tangerang Selatan. Dua hari yang lalu sepulang dari mencari penganan tradisional pesanan Bapaknya maslakoe, aku melihat sang penjual masih parkir ditempat yang sama, maka aku segera memerintahkan motor berhenti tepat disamping motor penjual Arbanat.

image.png

Sudah jelas tujuanku, aku tidak bisa menunda lagi rasa penasaranku terhadap jajanan ini. Maka dengan segera kuhampiri penjualnya dan dia menunjukkan padaku apa yang bisa kubeli. Tadinya kukira aku bisa memilih dari yang digantung-gantungnya disisi motor itu? tapi rupanya dia punya stock yang lebih besar dibalik papan display. Harganya sepuluh ribu rupiah perbungkus, berisi 5 tingkat arbanat yang diapit sepasang kerupuk bulat berwarna pink yang rasanya mirip corong eskrim. Aku boleh memilih Arbanat Blondie atau yang Pinky, Blondie lebih sexy dong😁.

cicisaja-yellow.png


Setelah sampai di rumah dan melihat fotonya, baru aku sadar bahwa yang didisplay adalah kerupuk pelapis, bukan si rambut nenek. oh Tuhan, aku boleh rikues 10 lapis terrnyata!

Jadi... begini cara makannya...

Keluarkan dari bungkusnya, sepasang kerupuk yang mengapit segumpal rambut nenek itu dan gigitlah dengan penuh penghayatan, agar kau tahu betapa manisnya hidup😆 ternyata rasanya persis seperti si arum manis alias cotton candy. Haaahh... jadi tak perlu iri padaku bila kau belum berkesempatan merasakannya. Meskipun jajanan ini semakin jarang dijumpai, tak perlu susah hati. Aku sudah mewakili kalian merasakannya 😜. Kalau kau ingin tahu juga rasanya, maka belilah corong eskrim atau minta saja lebih dari penjual eskrim keliling di kampung kita, biasanya mereka keliling kampung sambil memukul gong kecil sehingga berbunyi tung..tuuung... yang menyebabkan kita menyebut eskrim sebagai es tungtung. Lalu belilah si arum manis, masukkan ke dalam corong dan gigitlah sepenuh rasa. begitulah...!

cicisaja-red.png

Makanan manis begini tak baik diberikan pada balita, sebab bisa membuat mereka jadi terlalu gembira dan tak cukup satu bungkus. Lhaa bahan dasarnya cuma gula dan air. Jajanan ini khas dari Kota Malang, Jawa Timur. Sungguh, aku tidak akan pernah tahu cerita asalnya bila tidak karena mau bikin postingan di Steemit, hahahaha. Sebab yang sering kudengar setiap hari adalah jingle Bakso Malang yang dibawa keliling penjualnya dengan sepeda motor. Di Pamulang, kau bisa membedakan jenis bakso yang dijual hanya dengan melihat cara mereka menjualnya, ada yang naik sepeda (bakso ayam), ada yang dipikul (bakso cuanki), ada yang didorong pakai gerobak seperti di Aceh (bakso modifikasi) dan yang dijual pakai sepeda motor (biasanya bakso malang). Padahal bola daging itu sama saja, namun penyajian dan rasanya membuat semua berbeda. Kira-kira seperti berbedanya Mie Kocok Geurugok dan Mie Kocok Midi di Banda Aceh.

Kadang-kadang kau perlu menulis tentang sesuatu yang ringan dan manis untuk menyenangkan hatimu sendiri, aku sedang berpikir tentang nasib Timnas saat menghadapi UEA pada hari Jum'at nanti. UEA membantai Thailand juga kemarin, sedangkan Timnas hanya berhasil menahannya imbang. Pada leg sebelumnya Tahun 2019 UEA membantai Indonesia 5-0. Keluar dari posisi juru kunci Grup G memang sudah tak mungkin. Aku hanya berharap menonton pertandingan yang seru, bukan ajang pembantaian.

Demikian saja, Sampai lain kali, OKMK, KB, Wassalamu.


seperti biasa 50% payout untuk @steemseacurator sebagai upaya mendukung komunitas

Sort:  

🏆 Hi @cicisaja! You have received 0.05 STEEM reward for this post from the following subscribers: @tyrnannoght
Subscribe and increase the reward for @cicisaja :) | For investors.

Ooomanteuh kueh boh langgoi. Kirem keunoe bacut hai cut kak

 2 months ago 

Hahaha.. meunyo bacut syit meurupah2 enteuk🤣 Neu kalôn gamba mantong dilee

Itu kayak kembang gula yang warna pink itu ya @cicisaja. Ga pernah liat

 2 months ago 

Benaaarrr... Rasanya sama, bahannya Sama, cuma proses beda sikit. Arbanat lbh besar ukurannya daripada kembang gula yg super halus itu. tapi Kan sama2 gula... Sama lah rasanya.

Haha...hawa teuh kak @cicisaja arbanat, atau pu ikheun bak tanyoe nyan, rambut nenek..hantem meu takalen pih lee ...tapi semoga terwakilkan manteng lagee yang droneuh sampaikan...😀😀

 2 months ago 

Rap hi lagee rasa "gapeuh" nyang ji meukat bak pasar malam hai. Saka Tok...peu rasa man? Mameh saja...Jai that ta pajoih, batok teuh.

 2 months ago (edited)

Haha..meunyo jeut keu batok teuh, kak @cicisaja manteng yang pajoh beh, keu lon hana suah keudeh...😁😁😁

 2 months ago 

maka bek jai that ta pajoih, alakadar keu tarasa mantong, mameh that... lagee ta pajoih boh rambot rapi'ah, miseu leubeh saboh karang ka jelas batok teuh.

Haha...nyoe nyan kak @cicisaja

Ak gk baca tulisan kk ini, malas kubaca krn kek keknya gk mnarik hahha

 2 months ago 

Itu tindakan yg tepat @lord-geraldi 👍👍👍 tapi terima kasih sudah meninggalkan jejak 😉

 2 months ago 

Jameun sang na pernah ta rasa, cma nan keu mangat kheun aju kue boh langgoi🤣, apalah arti sebuah nama, lagee geukheun lee ureung kheun

 2 months ago 

ya..yaa ..miseu ta kheun Ouk Maknek chit han ta teujeut pajoih aju, takot teuh teuemuruka.. hahaha

 2 months ago 

🤣🤣🤣🤣 leuh teumeuka yg ka teuntee keunoeng seurapa🤭

 2 months ago 

nyan keuh nyan... ta kheun aju arbanat, nak bek ramee ureung teupu.. hahahaha

 2 months ago 

🤣 tapi jinoe ka jareun ta temukan, leubeh2 di daerah Aceh

 2 months ago 

Memang Hana barang, di Jawa mantong kadang na kadang han, gula mehong

 2 months ago 

🤣

 2 months ago 

Iri banget hmm, jadi penasaran kepingin ngemil rambut nenek sendiri hahaha.

 2 months ago (edited)

hahahaha.. ada alternatifnya kok, coba aja beli cotton candy dan kerupuk itu ada juga di Lhoks, cuma lupa pernah beli di mana, gitu... rasa gula dimana-mana sama saja hay, cantik. asal jangan "rambut nenek" yang rumahnya tak jauh itu dicemil, okay!

 2 months ago 

Maunya jajan bareng sama Bu Cici pokoknya🤣

Btw Bu Cici kok bisa tau rumah saya dekat sama nenek, perasaan belum pernah cerita, deh. Atau jangan-jangan...

 2 months ago 

pernah cerita pas edisi lebaran sayangku, kenapa pada tulisan sendiri bisa lupa?

 2 months ago 

Bukan lupa, tapi gak nyangka aja bu cici baca tulisan itu🤣

 2 months ago (edited)

Baca dong kalau mau tahu kebiasaan kamu apa, karakternya gimana😁 it ubagian dari langkah mengenali teman baru, biar nanti kalau bertemu nggak kaku.

 2 months ago 

Oh iya ya, kembali ke rule kita dua hari lalu, soal pasang muka tebal😁

 2 months ago 

Yoi... Apalagi sekarang ada masker 🤭

 2 months ago 

Hawa teueh. Rencana laju meu Jak bloe corong eh krem ngon keukarah ..eeee.... harum manis. Laju ta sak lam corong nyan, saboh jurus leuh nyan langsong lam Babah. Lon niet mantong pajoh albanat

 2 months ago 

Hahaha... Saka bang, peu teuma rasa yg peugot tanyou hireun, syit mameh sagai.

kue pelapis itu aku ingat, dulu waktu kecil SD kelas berapa gitu, pernah beberapa kali jajan kue itu, tapi malah jadi mainan, potong bentuk segitiga, tempel dimulut atas dan bawah, trus tiruin suara Donald Bebek.

kurang suka rasanya, hambar aneh gitu. cem makan sterofoam.

 2 months ago 

naaaaaaaaaaaahhh... itu yang aku lupa namanya, aku juga maenin yang sama @jun.imaginer, hahahaha, makanya dia cocok dimakan sama rambut nenek yang kemanisan itu.