You are viewing a single comment's thread from:

RE: Contest | 25-Word-Comment - Monkey Business | Fun - 6 Steem + Announcement Winners!

in STEEM FOR BETTERLIFE2 years ago

Memberi pelajaran kepada orang yang berbuat curang atau berperilaku tidak baik memang harus kita lakukan, meskipun terkadang hal itu tidak efektif karena hal tersebut sudah menjadi kebiasaan dan karakter mereka. Apalagi jika kita hanya menyampaikannya secara soft melalui satire dan lain-lain.

Hari ini, istri saya menjalani prosedur laparoskopi di rumah sakit karena mengalami Cholelithiasis.

IMG20240722144212.jpg

Setelah menunggu hampir dua jam, seorang perawat keluar dan berkata: Keluarga Ibu Tengku Cici Fachrina..!

Saya pun masuk ke ruang tunggu dan dipersilahkan duduk di sofa oleh si perawat.

Bapak kerja dimana? Di Dinas Peternakan, Jawab saya.

Begini pak. Ini kan batu empedu ibu Tengku Cici (istri saya) sudah diambil dan harus ditempatkan dalam kantung ini (sambil menunjukkan kantung yang dimaksud) agar tidak pecah dan rusak. Dan ini tidak ditanggung oleh rumah sakit karena kami membeli dan memesannya sendiri diluar seharga 200k rupiah, kata si perawat.

Saya tidak mau berdebat dan segera memberikan uang sebanyak 200k rupiah sambil berucap. Yang tahu SOP nya, kan kalian. Jika kalian bilang harus membeli kantung ini, saya ikut saja.

Saya pun dipersilahkan menunggu diluar. Dan beberapa saat kemudian, si perawat kembali memanggil saya dan berkata: Pak, ini batu empedu ibu sudah ditaruh dalam kantung tadi. Segera ditanam ya, pak!

Saya pun semakin melongo dengan perkataan si perawat. Kalau memang harus ditanam segera, mengapa kami diharuskan membeli kantung seharga 200k rupiah atau setara 61.456 steem (dengan asumsi 1 steem = 3,260 rupiah). Apalagi jika penjelasannya karena agar batu empedunya tidak pecah dan rusak.

Akal sehat saya pun faham bahwa itu adalah modus dari si oknum perawat. Karena pertanyaan pertama yang terlontar darinya adalah dimana saya bekerja. Padahal apa korelasinya antara tempat kerja saya dengan kantung yang harus dibeli seharga 200k rupiah.

Dan menurut cerita teman istri yang baru menjalani laparoskopi Minggu lalu, mereka tidak diminta untuk membeli kantung tersebut.

Dan sebagai peserta BPJS Kesehatan, gaji kami telah dipotong setiap bulan untuk iuran kesehatan ini, meskipun kami tidak menggunakan layanan kesehatan atau berobat pada bulan tersebut.

Seharusnya kami berhak mendapatkan layanan kesehatan tanpa harus membayar lagi sesuai undang-undang. Tetapi, Ya sudahlah...🤷

Saya hanya tersenyum dalam hati dan sebenarnya merasa kasihan pada mereka. Kok sampe segitunya, demi mencari duit 200k rupiah, harus menzalimi orang lain.

Ada saja oknum yang mencari keuntungan dalam musibah orang lain dan mereka tidak mempan dengan kata-kata satire.

Sort:  

Itu terjadi dimana-mana. Penyakit adalah model bisnis seperti perang dan setiap aturan ditetapkan untuk menjaga perdamaian, ketertiban, mendidik, mengajar, mengikuti atau apapun yang bisa dibuat. Klub juga merupakan contoh yang bagus. Saya ingat ada klub di Steemit yang harus Anda bayar jika ingin bergabung. Sulit dipercaya bahwa klub yang dulunya terkenal sudah tidak ada lagi tetapi yang pasti memiliki dompet yang besar.

Apakah Anda membeli tas-tas itu atau untuk apa uang itu?
Saya mencoba memahami bagaimana atau apa dengan batu kandung empedu tetapi saya tidak tahu (terjemahan yang buruk atau lelucon yang Anda buat? Saya agak bingung di sini).

Yang selalu mengejutkan saya adalah penipuan itu, pencuri tidak pernah menyadari bahwa Anda berbicara dengan orang lain. Maksud saya, Anda mendengar dari pasien lain bahwa mereka belum membayar tasnya. Saya sering mengalami situasi ini (sekolah adalah contoh yang baik seperti toko-toko tertentu).
Saya berharap istri Anda merasa lebih baik dan segera pulih.
Terima kasih telah berbagi ironi tentang seseorang bernama perawat yang seharusnya peduli. Pasti sulit melakukannya tanpa tas.

 2 years ago 

Apakah Anda membeli tas-tas itu atau untuk apa uang itu?

Saya membayar uang yang diminta oleh mereka karena fokus saya sedang pada kondisi istri. Jadi ketika mereka menjelaskannya, padahal itu kurang masuk akal, saya hanya manut saja. Mereka benar-benar memanfaatkan konsentrasi saya yang sedang buyar saat itu.

Sebagai seorang dokter hewan, kami biasa menggunakan botol spesimen untuk mengirimkan sampel ke laboratorium untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Misalnya kami mengambil potongan organ hewan yang telah kami lakukan pembedahan dan kemudian menaruhnya dalam botol spesimen yang telah diisi dengan cairan pengawet dan dikirim ke laboratorium untuk peneguhan sebuah diagnosa penyakit.

Jadi saat mereka (perawat) menjelaskan bahwa harus menggunakan plastik khusus agar batu empedu tidak hancur dan rusak, saya memahaminya bahwa akan ada pemeriksaan lanjutan terhadap batu empedu istri saya yang telah diambil.

Walaupun saya seorang dokter hewan, saya tidak punya pengetahuan yang cukup tentang prosedur laparoskopi batu empedu pada manusia. 🤭

Saya baru yakin bahwa saya telah ditipu oleh mereka, ketika si oknum keluar dari kamar operasi dan memberikan botol spesimen berisi batu empedu milik istri saya.

Dia berkata : Segera ditanam ya pak?

Kalau memang tidak dilakukan pemeriksaan laboratorium dan batu empedunya harus segera dikuburkan, apa gunanya kantung plastik seharga 200k IDR tadi?

Itulah kronologisnya. Mereka memanfaatkan kondisi keluarga pasien yang sedang hilang fokus karena sedang memikirkan orang yang disayanginya.

Saya berharap istri Anda merasa lebih baik dan segera pulih.

Terima kasih atas doa dan harapan anda untuk kami. 🙏

Hal ini terjadi di mana-mana, di sini pun sama, bahkan hingga donor organ dan berbagai tes kesehatan. Suatu kali seorang dokter mengatakan kepada saya bahwa saya harus menguji apakah anak saya tidak cacat. Selanjutnya, dia mengatakan bahwa saya harus bergegas dan juga menandatangani bahwa jika saya melakukan tes tersebut, saya harus menggugurkan kandungan saya karena jika tidak, saya akan menunggunya dan orang-orang di laboratorium akan kehilangan uang dan waktu. Saya pun pergi. Saya tidak ingin ada jarum yang menancap di perut saya dan juga menyebabkan keguguran. Mereka melakukan hal yang sama dengan obat-obatan, hal-hal yang Anda butuhkan dan tentu saja saya tidak pernah memikirkannya.

Saya bertanya-tanya mengapa batu-batu itu ditanam.
Apakah istri Anda lebih baik sekarang?

 2 years ago (edited)

Saya bertanya-tanya mengapa batu-batu itu ditanam.

Itulah saran yang tidak masuk akal dan alasan yang mengada-ada dari mereka. Tujuan mereka hanya untuk menipu kita dan memanfaatkan konsentrasi kita yang sedang terpecah.

Dan hari ini ketika saya membuka botol spesimen yang berisi kantung empedu serta batu empedunya, saya menjadi sangat marah karena saya tidak mendapati adanya kantung plastik seharga 200k IDR didalam botol spesimen.

Btw, saya mengawetkan kantung empedu beserta batu empedunya dengan menyimpannya di sebuah wadah yang berisi pengawet glyserin.

IMG_20240726_204146.jpg


Alhamdulillah kondisi istri saya berangsur membaik. 🙏

Saya selalu terkejut dengan trik-trik kotor yang dilakukan orang terhadap orang lain. Apakah mereka benar-benar berpikir bahwa semua orang itu bodoh. Itu tidak tahu malu.
Lebih baik seperti ini di bar. Ada baiknya mengetahui apa yang dihapus. Saya harap ini adalah istri Anda. Dengan staf yang buruk.

Senang mendengar kesehatan istrimu membaik. Mungkin butuh waktu lebih lama tetapi setidaknya dia ada di rumah dan aman dari perawat dan dokter yang manipulatif.

Hari yang menyenangkan untuk Anda dan keluarga Anda.
❤️🍀

 2 years ago 

Alhamdulillah kondisi istri saya berangsur-angsur menjadi lebih baik... 🙏

 2 years ago 

Saya tadi sempat beranggapan jika batu empedu ini ada sesuatu yang harus disimpan dengan baik agar tidak pecah dan rusak, dan mungkin akan digunakan untuk sesuatu yang sangat penting kedapannya. Lhaa kok harus segera tinam?? apa batu empedu ini akan tumbuh menjadi sebatang pohon yang menghasilkan sesuatu yang bernilai??...mungkin itu jawaban saya kepada si perawat ini jika ada dalam situasi yang abang alami @alee75.

Bagaimana kondisi kesehatan istri bang @alee75 sekarang? semoga sudah membaik ya

 2 years ago 

Itulah bg El. Sewaktu dijelaskan agar batu empedu tidak rusak, saya berfikir spesimen akan dilakukan pemeriksaan lanjutan di Lab.

Pemeriksan spesimen, lazim kami (medik Veteriner) lakukan bila ingin memastikan diagnosa dll.

Ternyata awak nyan jipake ilmee abu Nawas...

Alhamdulillah istri sudah bisa pulang ke rumah tadi sore. Tinggal penyembuhannya saja... 🙏

Coin Marketplace

STEEM 0.04
TRX 0.32
JST 0.087
BTC 61490.92
ETH 1697.04
USDT 1.00
SBD 0.38