Science Theory Has Opened The Way .... [BILLINGUAL]

in science •  23 days ago

A communication expert, Little John once expressed his opinion regarding understanding the theories in science.

"Only theories can be a reference and guide in developing a field of science".

Moving on from this understanding we can understand the importance of theory in developing science. Curiosity is a first step in finding knowledge. In addition, doubts about an understanding will make someone look for certainty or truth. It is at this level that it is understood as a philosophical way of thinking. The initial process of philosophizing is a fulfillment of knowledge and certainty. Knowledge and certainty are generally a central element in the fulfillment of philosophy. Philosophical thinking has provided many new insights about science. There are things we already know about certain things, thus showing also things that we don't know yet. In the philosophy of philosophy, this shows how the attitude to keep humbling that the thought process can not always know everything in the universe. Thus we will understand so much of the science that we have not yet fully understood. Everything in the universe seems to have no limits.

There are many theories put forward by philosophers to be a reference for us. By learning what they have said, we will be able to make it as a foundation in thinking about how and what we can understand more specifically. The philosophers Plato and Aristotle attracted my attention, so I thought: I would tell them about them. There are many valuable lessons that we can look at when studying the traces of their philosophy. For more details, we will present some of the scientific theories put forward by these two scientists.

Shining Ideas From Plato ...

There are two very valuable things that have been contributed by Plato in the theory of science.

First, Knowledge is something that has existed in the human mind, in this case not perceiving new objects.

Second, reason is the main source of finding ideas, reason is also a way of finding a search for ideas inherent in the mind of each human being.

Plato is a scientist who strongly opposes the empericism group. Something of opinion has led to the turmoil that sparked the debate. In a karyannya he argues that science is a pre-existing allies. So, the knowledge that comes through the senses is not true. He thinks that, this world is elements that can always change. Thus, there is no right to rely on the world of the senses in tracing this science. According to him, it is not reliable, and is not worthy of being the main element. Plato says that science comes from another place and he has been around for a long time. Plato's opinion was later expressed by Socrates. In understanding what was conveyed by Plato, he argued that basically humans never learn, but humans remember. Because basically this science has been in our minds and it has existed before we were born into the world. Thus Plato also said that experience and education did not have a great influence on knowledge, in fact he argued that science had existed and that it was something that was brought from the human self itself.

For Plato, the idea is the main element that gives rise to knowledge, because ideas are elements that have been in the mind, and not ideas that come through the senses and the world. The ideas that are meant are universal things that are at the highest level, namely the idea of ​​goodness. So the ideas are meant free from the influence of the natural world, and mental human mind. A good idea is something that has value and is universal about justice and goodness in essence. Moving on from this, Plato argued that ideas are elements that help us in understanding and recognizing objects in this world and knowing about our mange as human beings. For example know the word "horse" shown to one of the animals that have four legs. By looking, we can get to know horses and that is because of the ideas and thoughts we have about horses.

Aristotle, Plato's Disciple Against ...

Aristotle strongly opposed the opinion of his teacher Plato. Aristotle says that the real world is a real and pervasive world. If the plateau says that knowledge is talking about the world of ideas, then it is just a false view of the world and regardless of experience. So he argues that reason can not produce innate ideas in the first place, but it creates an understanding or abstraction of the ideas that the intellect possesses on things based on what the senses receive. Basically Aristotle put forward on sensory knowledge and rope. From the understanding of the two attributes of knowledge Aristotle and Plato also assume that science can not be easily from concrete things, but knowledge is about the things that are very universal.

Aristotle was seen as a scientist who had a realist understanding. For him, knowledge is about a perception, perception and sensory experience are basic rather than scientific knowledge. Currently, his opinion is often used by scientists. An understanding of abstraction has provided an understanding of rational functionalities in gaining knowledge. There are three kinds of abstractions known today, namely Physics, Mathematics, and Metaphysics.

Conclusion ...

That is an understanding of science. Disagreements have occurred since ancient times. A person has a certain way of pointing to the truth of a problem. The way of thinking and proofing will support a justification of certain elements of the problem. In the end, differences in understanding between teachers and students have shown how the activities of our way of thinking, seeing and inferring a problem. Thus the lightness of the significance of Plato and Aristotle has been clear. Plato began to open the understanding of science by means of intellect, while Aristotle found it through perception and the natural world. If Plato's understanding was only mathematical, Aristotle found a scientific understanding through the process of perception, observation, and investigation of a problem. In this disagreement we can take the important lesson that these two thinkers have taught us how to know about the universe we currently occupy.


Seorang pakar komunikasi, Little John pernah mengemukakan sebuah pendapatnya mengenai pemahaman tentang teori-teori dalam ilmu pengetahuan.

"Hanya teori-teorilah yang bisa menjadi sebuah referensi dan pedoman dalam mengembangkan suatu bidang ilmu pengetahuan".

Beranjak dari pemahaman tersebut kita dapat memahami tentang pentingnya teori dalam mengembangkan ilmu pengetahuan. Sikap keingintahuan merupakan suatu langkah awal dalam menemukan ilmu pengetahuan. Selain itu, keraguan terhadap sebuah pemahaman akan membuat seseorang untuk mencari sebuah kepastian atau kebenaran. Pada tingkatan inilah kemudian dipahami sebagai sebuah cara berpikir yang berfilsafat. Proses awal berfilsafat adalah sebuah pemenuhan tentang pengetahuan dan kepastian. Pengetahuan dan kepastian secara umum menjadi unsur utama dalam pemenuhan filsafat. Pemikiran secara filsafat telah memberikan banyak pemahaman baru tentang ilmu pengetahuan. Ada hal yang telah kita ketahui tentang hal-hal tertentu, dengan demikian menunjukkan pula tentang hal yang belum kita ketahui. Dalam ajaran filsafat, ini menunjukkan tentang bagaimana sikap untuk tetap merendahkan diri bahwa tidak selamanya proses berpikir juga dapat mengetahui segala yang ada di dalam alam semesta ini. Justru dengan demikian kita akan memahami tentang begitu besarnya ilmu pengetahuan yang belum kita ketahui sepenuhnya. Semua yang ada di alam semesta ini seakan tidak ada batasannya.

Ada banyak teori yang dikemukam oleh filsuf untuk menjadi referensi bagi kita. Dengan mempelajari apa yang telah dikemukakan oleh mereka, kita akan dapat menjadikannya sebagai sebuah landasan dalam berpikir tentang bagaimana dan apa yang bisa kita pahami secara lebih khusus. Filsuf Plato dan Aristoteles telah menarik perhatian saya, sehingga saya pikir : saya akan menceritakan tentang mereka. Ada banyak pelajaran berharga yang dapat kita cermati bila mempelajari jejak filsafat mereka. Untuk lebih jelasnya kita akan mengemukakan tentang beberapa teori ilmu pengetahuan yang dikemukakan oleh dua ilmuwan ini.

Ide Cemerlang Dari Plato...

Ada dua hal yang sangat bergarga yang telah di sumbangkan oleh Plato dalam teori ilmu pengetahuan.

Pertama, Pengetahuan itu adalah sebuah sesuatu yang telah ada dalam pikiran manusia, dalam hal ini bukan mempersepsikan benda-benda baru.

Kedua, Akal adalah sebagai sumber utama dalam menemukan ide-ide, akal juga merupakan sebuah jalan dalam menemukan pencarian tentang ide-ide yang melekat di dalam budi masing-masing manusia.

Plato adalah ilmuwan yang sangat menentang kelompok emperisisme. Sesuatu pendapat telah memunculkan gejolak yang memicu perdebatan. Dalam sebuah karyannya dia berpendapat bahwa ilmu pengetahuan adalah sesutu yang telah ada sebelumnya. Jadi, pengetahuan yang datang melalu indra adalah tidak benar. Dia beranggapan bahwa, dunia ini adalah unsur-unsur yang dapat selalu berubah-ubah. Dengan demikian, maka tidak ada yang benar untuk mengandalkan dunia san indra dalam menelusuri ilmu pengetahuan ini. Menurutnya itu tidak dapat diandalkan, dan tidak layak untuk dijadikan unsur utama. Plato mengatakan bahwa ilmu pengetahuan berasal dari tempat yang lain dan dia telah ada sejak dulu kala. Pendapat Plato kemudian dikemukakan juga oleh Socrates. Dalam memahami yang di sampaikan oleh Plato, dia berpendapat bahwa pada dasarnya manusia tidak pernah belajar, akan tetapi manusia itu mengingat. Karena pada dasarnya ilmu pengetahuan ini telah ada dalam pikiran kita dan itu telah ada sebelum kita lahir ke dunia. Dengan demikian Plato juga mengatakan bahwa pengalaman dan pendidikan tidak berpengaruh besar terhadap pengetahuan, sejatinya dia mengemukakan bahwa ilmu pengetahuan telah ada dan itu merupakan sesuatu yang dibawa dari diri manusia itu sendiri.

Bagi plato, ide adalah adalah unsur utama yang menimbulkan pengetahuan, karena ide-ide adalah unsur yang telah ada dalam pikiran, dan bukan pula ide yang datang melalui indra dan dunia. Ide-ide yany dimaksud adalah sesuatu yang bersifat universal yang berada pada tingkatan tertinggi, yakni ide tentang kebaikan. Sehingga ide-ide yang dimaksudkan terbebas dari pengaruh dunia natural, dan mental pikiran manusia. Ide yang baik adalah sesuatu ide yang memiliki nilai dan bersifat universal tentang keadilan dan kebaikan pada hakikatnya. Beranjak dari hal demikian, Plato mengemukakan bahwa ide-ide adalah unsur yang membantu kita dalam memahami dan mengenal objek yang ada di dalam dunia ini serta mengenal tentang kudrat kita sebagai manusia. Misalnya mengenal kata "kuda" yang ditunjukkan kepada salah satu binatang yang memiliki kaki empat. Dengan melihat, kita bisa mengenal kuda dan itulah yang disebabkan oleh ide-ide dan pemikiran yang kita miliki tentang kuda.

Aristoteles, Murid Plato Yang Menentang...

Aristoteles sangat menentang pendapat gurunya Plato. Aristoteles mengatakan bahwa dunia yang sesungguhnya adalah dunia yang sifatnya nyata dan bisa berubah-ubah. Jika plato mengemukan bahwa pengetahuan adalah berbicara tentang dunia ide, maka itu hanyalah sebuah pandangan tentang dunia yang semu dan terlepas dari pengalaman. Sehingga dia mengemukakan bahwa akal tidak dapat menghasilkan ide-ide bawaan sejak dulu, akan tetapi membuat sebuah pemahaman atau mengabstraksikan ide yang dimiliki oleh akal yang terdapat pada benda berdasarkan apa yang diterima oleh indra. Pada dasarnya Aristoteles mengemukakan tentang pengtahuan indrawi dan akali. Dari pemahaman tentang dua sifat pengetahuan tersebut Aristoteles dan Plato juga beranggapan bahwa ilmu pengetahuan tidak dapat dengan mudah dari hal-hal yang konkrit, akan tetapi pengetahuan adalah mengenai tentang hal-hal yang sifatnya sangat universal.

Aristoteles dipandang sebagai ilmuwan yang memiliki paham realis. Baginya imu pengetahuan dalah mengenai tentang sebuah presepsi, presepsi dan pengalaman indrawi adalah dasr daripada pengetahuan yang ilmiah. Saat ini, pendapatnya kerap digunakan oleh para ilmuwan. Pemahaman tentang abstraksi telah memberikan pemahaman tentang fungsional rasional dalam memperoleh ilmu pengetahuan. Ada tiga macam abtraksi yang dikenal saat ini, yakni Fisika, Matematika, dan Metafisika.


Itulah sebuah pemahaman tentang ilmu pengetahuan. Perbedaan pendapat telah terjadi sejak zaman dulu. Seseorang memilii cara tertentu dalam menunjuk kebenaran terhadap suatu masalah. Cara berpikir dan pembuktian akan mendukung tentang sebuah pembenaran dari unsur masalah tertentu. Pada akhirnya perbedaan pemahaman anata guru dan murid telah menunjukkan tentang bagaimana aktivitas cara kita berpikir, memandang, dan menyimpulkan sebuah masalah. Maka telah teranglah singnifikansinya tentabg teori dari Plato dan Aristoteles. Plato memulai membuka pemahaman ilmu pengetahuan dengan cara intelek, sedangkan Aristoteles mememukannya melalui presepsi dan dunia yang natural. Jika pemahaman Plato hanya bersifat matematis, namun Aristoteles menemukan pemahaman yang bersifat ilmiah yang melalui proses presepsi, observasi, serta penyelidikan terhadap suatu masalah. Dalam perbedaan pendapat ini kita dapat mengambil pelajaran penting bahwa kedua pemikir ini telah memgajarkan kita tentang bagaimana mengetahui tentang alam semesta yang saat ini kita tempati.

Referency : 1, 2, 3, 4, 5, 6.

The End...

Vote Witness Below :

vote witness good-karma

And Then.....

Ciptakan Banyak Uang Di Walletmu!

~Support This Content~

If you are interested in what I am doing. So your response is very valuable to me. We can do everything if we support each other. Give me support to develop this.

Please Read! Starting a New Tag (#re-book) For Science Contents [BILLINGUAL]

Visit To My Blog ! Story Blog

By : @ponpase | From Indonesia
For : Science, Life, Spirituality, Inspiration, Nature, Philosophy.

Hello community, This is my recommendation for you. Hope you can join our community. Love to all of us.

If you like sevenfingers in giving a curate you can also follow sevenfingers CURATION TRAIL Here

"Thank You"

Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!
Sort Order:  

Congratulations! This post has been upvoted from the communal account, @minnowsupport, by ponpase from the Minnow Support Project. It's a witness project run by aggroed, ausbitbank, teamsteem, theprophet0, someguy123, neoxian, followbtcnews, and netuoso. The goal is to help Steemit grow by supporting Minnows. Please find us at the Peace, Abundance, and Liberty Network (PALnet) Discord Channel. It's a completely public and open space to all members of the Steemit community who voluntarily choose to be there.

If you would like to delegate to the Minnow Support Project you can do so by clicking on the following links: 50SP, 100SP, 250SP, 500SP, 1000SP, 5000SP.
Be sure to leave at least 50SP undelegated on your account.