[Motivasi]: Jadikan Tantangan Sebagai Peluang Bukan Ancaman

in motivasi •  6 months ago
Mungkin banyak dari kita selalu berpikir negatif terlebih ketika kita dihadapkan dengan berbagai persoalan dan permasalahan dalam menjalani kehidupan ini tentu saja, banyak pula dari kita tidak menyelesaikan dengan waras, kenapa saya katakan bahwa terkadang kita hilang control terhadap emosional kita dengan mengedepankan nilai negatif yang mengakibatkan banyak peluang hilang begitu saja dalam setiap kesempatan.


Ilustrasi

Peluang bisa dikatakan kesempatan, banyak peluang sebenarnya diberikan dalam setiap waktu, detik, menit, jam bahkan hari-hari kita lalui namun itu semua terlewatkan begitu saja dikarenakan tidak semua kita mampu mengambil peluang yang ada. Saya sangat yakin kita selalu berpikir tidak ada peluang !!! memaknai peluang berarti memaknai kesempatan dan berbicara peluang itu meruapak ruang untuk memulai segala sesuatu. Maka peluang itu harus senantiasa dimanfaatkan.
Peluang untuk sukses terkadang berawal dari buah cacian dan makian, tentu saja kembali berpikir bagaimana itu bisa terjadi???? Mustahil bagi kita sukses didapatkan dari makian dan cacian … segala sesuatu bisa menjadi terwujud dengan izin dari Allah swt namun dalam ranah kehidupan ini kita menccoba untuk berusaha bagaimana menyikapi kita sebagai manusia.
Sebagai contoh bahwa ketika kita dihadapkan dengan makian dan cacian mungkin kita tidak bisa menerima dan meluapkan emosi yang berlebihan, saya mau bertanya kepada anda “apakah anda marah ketika orang memaki anda?” tentu saja sebagai manusia normal yang memiliki emosional jawabannya “Marah” tentu saja itu hal yang wajar bukan???
Kembali ke pokok persoalan maki dan cacian terhadap kita wajar saja kita meluapkan emosional marah karena kita manusia normal bukan orang gila, namun jika kita lebih dari waras maka kita hendak berpikir lebih makna dari cacian dan makian, sehingga rasa mara redup dan hilang. Tindak lanjutnya ketika marah mungkin saya bertanya kepada anda “kenapa anda marah?” jawabannya mungkin karena anda malu, masak orang yag kita sayang di maki dan dicaci tidak wajar rasanya.
Yang perlu kita ketahui dari contoh itu sebaliknya “manusia itu hanya mempertahankan Integritinya sebagai manusia” tidak lebih kita takut ketika kita hilang kehebatan kita sebagai manusia, maka ketika kita berjuang meluapkan emosi kita hanya untuk mempertahankan integitas kita sebagai manusia ternyata kemarahan tidak begitu berlaku dan hanya membuang energy saja. Belum tentu yang memaki kita itu membeci kita justru sebaliknya dengan memaki kita itu merupakan uji kelayakan. oleh karena contoh tersebut kita anggap sebagai tantangan bagi kita untuk bisa mengambil peluang bukan ancaman yang harus semestinya kita lawan.
Maka, dalam artikel ini penulis mengajak sahabat untuk berpikir bijak dan waras mengambil peluang karena peluang itu ada di balik tantangan !!! dan saya tidak memperpanjang atikel mungkin bagi kawan-kawan yang ingin bertanya silakan komen saja.

Thanks.
@jasmadiyunus

Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!
Sort Order:  

Thanks for using eSteem!
Your post has been voted as a part of eSteem encouragement program. Keep up the good work! Install Android, iOS Mobile app or Windows, Mac, Linux Surfer app, if you haven't already!
Learn more: https://esteem.app
Join our discord: https://discord.gg/8eHupPq