Mengenal Lebih Dekat Kukang Jawa Yang Terancam Punah

in kukang •  2 months ago

Bila ditanyakan tentang Kukang Jawa mungkin hanya sedikit di antara kita yang mengenal ataupun pernah melihatnya di alam liar. Hal ini dirasa sebab keberadaannya diketahui hanya tersebar di Indonesia saja. Daerah yang menjadi habitatnya pun tidaklah tersebar merata melainkan hanya terdapat di beberapa daerah saja. Selain itu, populasinya di alam liar pun kian menyusut yang membuat statusnya menjadi terancam punah. Untuk itu lah pada tulisan ini coba menguliknya secara mendalam agar kita bisa semakin mengenal tidak hanya tentang ciri fisik tapi juga kehidupannya di alam liar.

Kukang Jawa termasuk salah satu dari tiga jenis kukang yang tersebar di wilayah hutan Indonesia. Area persebarannya diketahui hanya terdapat di Pulau Jawa saja yang mencakup wilayah Banten, Jawa Barat, dan Jawa Tengah. Selain itu, area alam liar yang menjadi habitatnya diketahui hanya tersebar di pegunungan dengan ketinggian maksimal sekitar 1600 meter di atas permukaan laut seperti Pegunungan Dieng, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, dan Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Dan area pegunungan yang terdapat populasi Kukang Jawa biasanya memiliki hutan yang cukup lebat seperti hutan primer dan sekunder yang letaknya cukup jauh dari pemukiman masyarakat.


Gambar: Kukang Jawa

Biasanya saat berada di alam liar dikenal cukup aktif berburu di malam hari atau akra disebut sebagai hewan nokturnal. Walaupun aktif berburu saat malam hari tapi gerak tubuhnya sangat lah lambat atau terlihat seperti tidak agresif untuk menangkap hewan buruannya. Caranya dalam mencari makanan dilakukan dengan bergerak perlahan dari atas ranting pohon ataupun bambu hingga bisa menangkap mangsa buruannya. Jenis makanannya dikenal cukup bervariasi mulai kadal, tikus, serangga, dan buah-buahan yang banyak terdapat di hutan. Dan kebiasaannya saat mencari makanan seringnya dilakukan secara sendirian dan hanya akan berkumpul dikala memasuki musim kawin.

Adapun ciri fisik hewan yang bernama latin Nycticebus Javanicus ini tergolong lumayan kecil dengan panjang hanya sekitar 30 cm dan berat tubuhnya tak lebih dari 687 gram saja. Corak warna yang tampak di badannya terdiri dari warna cokelat muda, hitam keabu-abuan, putih kusam, dan cokelat muda keabu-abuan krim. Warna cokelat muda tampak jelas di bagian atas matanya berupa garis tebal vertikal dan di area atas kepalanya juga. Warna hitam keabu-abuan hanya terlihat di bagian sepanjang punggungnya berupa garis tebal panjang saja. Warna putih kusam terdapat di bagian wajah, belakang, kepala, pangkal punggung, tenggorokan, dada, dan perutnya. Lalu warna cokelat muda keabu-abuan krim terlihat jelas di bagian punggung, ekor, area lengan depan, dan kaki belakangnya.

Selain itu juga, kepala Kukang Jawa berukuran sedang dengan bentuk agak oval dan area mulutnya terlihat sedikit maju ke depan yang berukuran kecil. Matanya yang berbentuk bulat berukuran lumayan besar dengan warna hitam di bagian pupil dan cokelat tua di area sekitaran pupilnya. Telinganya yang terletak di bagian masing-masing ujung kepala berukuran lumayan kecil yang ditutupi oleh bulu-bulunya yang agak lebat. Kedua tangan depannya berukuran agak panjang yang tidak terlalu besar dengan cakar yang tajam. Kedua kaki di belakangnya juga berukuran agak panjang yang terlihat lumayan besar. Pada bagian belakang badannya ditumbuhi ekor yang berukuran sangat pendek. Akan tetapi, Kukang Jawa juga mempunyai perlindungan berupa bisa atau racun yang dihasilkan oleh kelenjar di bagian dalam lengan sikunya. Bisa atau racun tersebut biasanya dimasukkan ke dalam mulutnya yang selanjutnya menjadi senjata bagi taringnya saat menggigit mangsa buruannya atau sebagai cara untuk berlindung dari ancaman yang membahayakan.

Nah, dikatakan pada paragraf awal bahwa Kukang Jawa termasuk hewan yang populasinya di alam liar mengalami penurunan yang cukup drastis dan membuat statusnya menjadi “Kritis” atau sangat mendekati kepunahan. Langkanya populasi primata endemik ini tidak hanya dipengaruhi sempitnya area persebaran tapi juga tingginya penangkapan liar untuk dijual di pasar gelap dan dijadikan hewan peliharaan. Lebih parahnya, primata Kukang Jawa yang dipelihara terkadang gigi taringnya dipotong yang membuatnya cukup sulit untuk mencari makanan saat dilepasliarkan di alam liar.

Untuk itu lah agar populasi Kukang Jawa di alam liar tidak punah maka perlu menjaga kelestarian alam liar yang menjadi habitatnya dan pula tidak menjadi bagian dalam menangkap, memperdagangkan, ataupun membuatnya menjadi hewan peliharaan. Sebab sebenarnya Kukang Jawa yang memiliki bisa atau racun termasuk hewan ganas yang malah dapat membahayakan diri kita sendiri saat berada di dekatnya. Okey.

Oleh: Satria Dwi Saputro
(satriadwisaputro@ymail.com)

Sumber Tulisan:

Sumber Gambar:

  • https ://id.m.wikipedia.org/wiki/Berkas:Nycticebus_javanicus_002.jpg

Byteball tebar hadiah. Segera klaim airdrop anda!.

Voting bot @kakibukit: kirim 0.002 - 0.04 SBD + memo = URL, voting setiap 2.4 jam, min ROI 10%, max age 3.5 hari, jenis posting bukan komentar.

Pilih @puncakbukit Sebagai Witness Anda - setiap suara menentukan.

  • Akses halaman Witness Voting.
  • Scroll down sampai bawah.
  • Ketik "puncakbukit" di textbox berikut.
  • Klik tombol "VOTE".
  • Kami akan follow anda.. ;-)
  • My Witness Update

Lihat juga:

Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!
Sort Order:  

Calling @originalworks :)
img credz: pixabay.com
Nice, you got an awesome upgoat, thanks to @lerengbukit
BuildTeam wishes everyone a great Christmas and bullish Holidays
Want a boost? Minnowbooster's got your back!

Calling @originalworks :)
img credz: pixabay.com
Nice, you got an awesome upgoat, thanks to @lerengbukit
BuildTeam wishes everyone a great Christmas and bullish Holidays
Want a boost? Minnowbooster's got your back!

Calling @originalworks :)
img credz: pixabay.com
Nice, you got an awesome upgoat, thanks to @lerengbukit
BuildTeam wishes everyone a great Christmas and bullish Holidays
Want a boost? Minnowbooster's got your back!