Menulis, Traveling dan Kamu

in indonesia •  11 months ago 

image

Sumber

Sebagai manusia normal tentu saja kita semua memiliki keinginan yang jumlahnya kelewat banyak. Maka tak sedikit yang menghayal "andai kantong ajaib doraemon itu ada..". Kerap kali kita memiliki kelewat banyak keinginan, sehingga sangat sulit mewujudkan semuanya.

Tetapi, saya punya tiga keinginan yang sampai kapanpun akan saya perjuangkan sekuatnya. Sehormatnya. Pertama adalah menulis. Bukan rahasia lagi pekerjaan yang satu itu adalah impian saya sejak kecil. Saya selalu bermimpi menjadi penulis yang tulisan-tulisan saya dapat menggerakkan kebaikan.

Atau minimal tulisan saya dapat membangkitkan semangat bagi orang-orang yang membacanya. Rasa-rasanya sangat luar biasa jika buah pikir yang kita tuangkan dalam tulisan dapat memberikan energi positif untuk orang lain. Sekecil apapun itu. Itulah sebabnya menjadi penulis baik-baik adalah salah satu keinginan saya.


image

Sumber

Kedua adalah traveling atau jalan-jalan. Perjalanan melihat-lihat sudut dunia yang lain sambil belajar langsung dari negara yang dituju adalah keinginan saya yang lain. Saya selalu bermimpi ke Istanbul dan melihat dari dekat Hagia Sophia. Perjalanan ke sana adalah mimpi yang terus akan saya rawat.

Selain itu, saya juga penasaran dengan bekas bangunan yang menandakan kejayaan Islam di Andalusia, Spanyol dalam wujud mahakarya istana merah atau Al-Hambra. Saya selalu ingin menginjakkan kaki di sini dan merekam segalam kebesaran Islam dalam tulisan langsung di dalam istana tersebut.

Bisa traveling ke tempat-tempat bersejarah macam itu tentu akan sangat luar biasa dan tak semua orang memiliki kesempatan. Oleh sebab itulah, saya selalu menjaga keinginan untuk traveling ke tempat-tempat tersebut dan menjadikannya sebagai titik fokus dan motivasi untuk terus bergerak dan berkarya.


image

Sumber

Keinginan saya selanjutnya adalah dia. Ya, kamu. Perempuan yang selama ini selalu menjadi alasan kenapa saya masih terus menulis tanpa bosan. Kerap kali dia membuat saya harus menulis dengan berbagai alasan. Katanya, "siapa yang akan menulis kisah kita jika kamu berhenti menulis?"

Dalam beberapa kesempatan, dia bahkan mencari beberapa kasus yang menurutnya perlu dan harus saya tulis. Ah, dia terlalu jauh masuk ke dalam semak-semak hidup saya yang kadang cukup sumpek dan sangat tidak jelas itu. Tapi dia betah di sana. Setidaknya sampai hari ini.

Itulah sebabnya saya menjadikannya sebagai sebuah keinginan yang harus termiliki dan tercapai di masa depan. Kadang kala kita harus memiliki beberapa keinginan agar hidup tak datar-datar saja. Karena pada titik dab derajat tertentu, keinginan tersebut menjelma menjadi pemompa semangat dan pemberi warna di dalam hidup kita. Saya menyakininya seperti itu.


image

Regards

@samymubarraq

Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!
Sort Order:  

Hi there,
I've just upvoted this post
A small contribution from me, to help the steem community to thrive ;)

Thanks for using eSteem!
Your post has been voted as a part of eSteem encouragement program. Keep up the good work! Install Android, iOS Mobile app or Windows, Mac, Linux Surfer app, if you haven't already!
Learn more: https://esteem.app
Join our discord: https://discord.gg/8eHupPq

Congratulations @samymubarraq! You have completed the following achievement on the Steem blockchain and have been rewarded with new badge(s) :

You published a post every day of the week

Click here to view your Board of Honor
If you no longer want to receive notifications, reply to this comment with the word STOP

To support your work, I also upvoted your post!

Support SteemitBoard's project! Vote for its witness and get one more award!