Membaca Dahulu, Menulis Kemudian

in indonesia •  last year  (edited)

image

Sumber

Seorang karib bertanya, rumus menulis yang baik itu bagaimana? Menulis dengan bantuan imajinasi? Atau membaca dulu baru kemudian menulis? Pertanyaan macam ini tentu bisa dijawab oleh penulis manapun. Jawabannya juga pasti beragam. Pasti.

Karena sang teman bertanya pertanyaan tersebut pada saya, yang, notabene bukan penulis profesional, maka saya menjawabnya, bahwa, seseorang yang ingin menulis sesuatu ia mesti melalui proses membaca sebelumnya. Bagi saya ini rumus baku untuk seseorang yang gemar menulis.


image

Sumber

Kenapa demikian? Seseorang bisa saja langsung menulis dengan mengandalkan imajinasi dan hayalan yang ia punya. Gak harus membaca. Benar. Seseorang bisa menulis tanpa membaca terlebih dahulu. Tapi percayalah, tulisan yang dihasilkan tanpa proses membaca sebelumnya akan nirmakna dan hampir bisa disebut bualan. Ingat, bualan itu benar-benar beda dengan tulisan.

Seorang penulis fiksi pun, yang merupakan jenis penulis yang paling banyak mengandalkan imajinasi dalam setiap karyanya dibandingkan jenis penulis lain, juga memerlukan bahan bacaan untuk mempertajam tulisannya. Ini membuktikan bahwa hampir tak ada penulis hebat yang malas membaca.


image

Sumber

Maka, jika ada orang-orang yang ingin sekali menulis dan tulisannya dibaca banyak orang, tetapi dia malas membaca, maka keinginannya tak ubah seperti si Pungguk yang merindukan bulan. Nol besar. Mustahil. Oleh sebab itulah, jika teman-teman ingin bisa menulis, membacalah dahulu. Hadirilah diskusi-diskusi mengenai metode menulis sesering mungkin. Itu adalah sebagian jalan yang harus ditempuh agar bisa menulis.

Maka pesan saya, terutama untuk diri sendiri dan juga teman-teman semua, pergunakanlah waktu senggang untuk belajar hal-hal yang kita gemari. Jika kamu seorang yang ingin menjadi penulis, pergunakanlah waktu senggang untuk membaca dan belajar menulis. Dan rumus yang benar untuk menjadi seorang penulis adalah, membaca dahulu, baru menulis kemudian. Semoga bermanfaat. Salam literasi.


image

Regards

@samymubarraq

Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!
Sort Order:  

Salam literasi, salam kenal dari saya, Kak @samymubarraq.

Memang benar sekali, tanpa membaca, tulisan kita seperti tubuh yang kehilangan ruhnya. 😅

Tepat sekali teman... Hehe

Thanks for using eSteem!
Your post has been voted as a part of eSteem encouragement program. Keep up the good work! Install Android, iOS Mobile app or Windows, Mac, Linux Surfer app, if you haven't already!
Learn more: https://esteem.app
Join our discord: https://discord.gg/8eHupPq