Setapak Sunyi di Bawah Langit
Di bawah langit biru yang membentang luas,
Awan-awan putih berarak tanpa bergegas,
Aku berdiri di jalan setapak yang sunyi,
Membawa rindu yang kian lama kian menyelimuti.
Dua pohon tinggi menjulang bagai penjaga,
Berdiri kokoh namun tampak begitu sepi di sana,
Sama sepertiku yang terpaku dalam lamunan,
Merindukan hadirmu di setiap jengkal kenangan.
Ada bangku kosong di tepi jalan yang senyap,
Tempat yang pas untuk merajut cerita yang kerap menyergap,
Namun kini ia sendiri ditemani lampu taman yang bisu,
Menanti kita kembali duduk dan melepas pilu.
Rumput-rumput hijau berbisik ditiup angin sore,
Menanyakan kabarmu yang kini berada di seberang sore,
Jalan setapak ini masih setia menanti langkahmu,
Sama seperti hatiku, yang tak pernah lelah merindukanmu.
Dibantu oleh https://gemini.google.com/.
Lihat juga:
- Dengan menghilangkan downvote, Blurt memastikan pengguna diberi penghargaan berdasarkan konsensus positif, bukan melalui hukuman para whales. Silakan bergabung melalui tautan ini atau tautan ini dengan kode undangan "puncakbukit".
- 🌀 SteemTwist — Steem with a Twist
- 🧬 Introducing SteemBiota — Raise, Breed & Evolve Creatures on the Steem Blockchain!
- 🎮 Reversteem — Play Reversi on the Steem Blockchain!
- @steem.amal: Amal Di Ujung Jari Anda
- Maximize curation rewards: follow our trail! Maksimalkan reward kurasi: ikuti trail kami! トレイルをフォローし、キユレーション報酬を最大化!
Upvoted! Thank you for supporting witness @jswit.