Fenomena Dugem

in indonesia •  18 days ago

Baiklah ! Dugem atau dunia gemerlap. Untuk mengenal dugem ini, kalau menurut saya itukan salah satu cara orang menghabiskan uang, berkenaan dengaan masalah dugem, pasti segala sesuatu ada efek negatif, efek positif, atau netral.
![image]()
[Source]( whatsnewindonesia.com/jakarta/12-jakartas-best-clubbing-and-party-places)

Sebelum membahas lebih jauh tentang dugem, saya mau nanya sama semua di sini, karena ini ada hubungannya dengan tema yang akan saya bahas hari ini. Tau kah anda awal clubbing ? Jadi begini, saya yakin anda tau, sebelum anda menjawab. Kalau anda bilang awal clubbing dari rumah dulu atau pulang kantor, itu salah total. Clubbing jelas awalnya C, kemudian L, U, dobel B, I, N, dan G. Clubbing dari manakah asalnya, dan kenapa di sebut clubbing ? Karena dia club. Kalau di lapangan mungkin sebutannya clupping, kalau di halaman atau di taman mungkin parking, kalau di sekolah mungkin schooling, jadi itu.

Clubbing ini berkembang akhir 80-an di Eropa. Mulai ya akhir 80-an di Eropa, kemudian menyebar di beberapa negara. Tapi Amerika ini termasuk negara yang tidak begitu saja menerima, begitu saja menerima clubbing, kalau di Indonesia itu pertengahan 90-an. Jadi Belanda dulu tahun pertengahan 90 itu ada yang namanya "Samora club", ala Batavia. Kalau di sana dulu club-club di sana dulu, club-club itu isinya orang yang menikmati minum, kalau pertengahan 90-an. Jadi isinya orang teler, happy-happy, dengan clubbing yang baru ini.


image
Source

Nah budaya itu masuk ke Indonesia, karena kita sangat erat budaya pertalian kita dengan Belanda, itu 350 tahun di jajah, jadi itu memudahkan budaya itu masuk ke kita. Ini seorang doktor di Amerika, melakukan penelitian, apa yang gampang terjangkit ini efek dari clubbing, paru-paru ternyata. Sakit paru-paru di tempat clubbing itu rawan, karena di situ sirkulasi udara belum tentu bagus. Dan jelas di situ banyak perokok, orang yang tidak merokok pun kalau masuk ke situ, belum tentu merokok, tapi di situ banyak perokok. Akhirnya dia bisa menghirup asap rokok, jadi perokok pasif.

Jadi saran saya, kalau tidak merokok, jaga pom bensin aja. Balik lagi ke pembahasan tadi, nah itu dari asap rokok, belum dari konsumsi minuman beralkohol. Anda tau nggak efek dari minuman beralkohol ? Pahit ! Pahit Itu, panas. Ini saya punya banyak contoh, hal-hal yang bisa terjadi, salah satunya ini orang kenak pengaruh alkohol, itu biasanya kesadarannya menurun, ini efek-efek yang terjadi. Ada yang mencuri gara-gara pengen dugem, itu saking ketagihan dugem, barang anaknya pun di curi. owalahhh si bapak, ada-ada aja kelakuannya 😂


image
Source

Nah ini di tangkap nih, ini gara-gara pengen dugem, dia nggak punya uang, nggak punya modal, akhirnya nyuri. Ini ada yang paling ironis sebenarnya, ini anak ingin ingin jadi anak dugem, ini pemuda bobol rumah tetangganya. Yang lucu sebenarnya ini rumah tetangga yang di bobol, tetangganya lagi dugen, kenapa dia nggak ngikut aja ya, pakek bobol, karena kalau ikut, di ajak malah, ini yang ironis, karena kurang kesadaran itu.

Terus ada, selain itu gangguan audio di tempat dugem itu. Kalau anda tau suara yang di keluarkan itu di atas seratus desibel, sedangkan telinga kita yang normal itu delapan puluh ke bawah. Anda pasti berpikir, bagaimana kita bisa mau goyang kalau misalnya BPM nya di bawah seratus. Nah itukan sebenarnya bagaimana cara kita mengakali, atau menstimulasi otak kita.

Anda kalau lihat di tempat clubbing itu, orang kalau mau bicara dengan orang sebelahnya teriak-teriak, kalau nggak di pepetin ke telinga, udah gitu dia nggak dengar. Makanya banyak efek, walaupun yang saya sebutkan ini hal yang negatif, walaupun ada juga yang positif. Jadi dugem itu kalau di lakukan dengan cara yang benar dan waktu yang tepat, dia bisa menjadi baik. Misalnya cara dengan setiap Minggu pagi jam 6 sampai jam 8, menggunakan musik disco, tapi dengan gerakan-gerakan aerobik.


image
Source

Saya sebenarnya prihatin dengan anak-anak muda jaman sekarang, pemuda jaman dulu itu mati di pelukan senjata, sementara pemuda sekarang mati di pelukan narkoba. Bicara masalah dugem, seiring perkembangan jaman, dugem itu berkembang jadi dunia gemerlap. Tempat dugem pindah, dari satu cafe pindah ke diskotik. Meski orang menyebutnya dunia gemerlap, tapi saya lebih suka menyebutnya dunia gelap. Jadi menurut saya lebih banyak melihatnya negatifnya, karena memang efek negatifnya sangat besar atas adanya dunia gemerlap itu.

Jadi seharusnya menurut saya tutup saja, di ganti dengan panti pijat atau apa gitu kan kalau misalnya ada dunia gemerlap, kemudian minum-minuman keras, kemudian minum yang namanya pil-pil yang berbahaya itu, saya jelas tidak setuju. Ini masalah menyangkut generasi bangsa, menyangkut masa depan bangsa. Terkait masalah anak, menurut saya, kalau orang tua itu harus bijak. Anak apapun memang harus tau, tapi semua ada cara dan waktu yang tepat untuk memberitahu. Maksud saya gini, yang jelek, yang buruk, yang baik, yang boleh, yang nggak boleh, itu semua anak harus tau. Cuma cara memberitahunya dan waktunya nggak boleh sembarangan, seperti misalnya dugem ini.

Apa yang terjadi di sana, apa yang baik, apa yang nggak baik, harus tau. Tapi sebelum dia tau, modal yang kita berikan yang penting, maksudnya kita memberikan contoh yang baik. Orang tua tetap harus bertanggung jawab terhadap anak, karena anak ini bisa jadi korban lingkungan. Itu dia terbawa pengaruh lingkungan yang tidak benar, ketika modal anak itu sudah kuat, lingkungan sejelek apapun, dia akan minim terpengaruh, bisa memfilter, itu yang penting.

Kalau godaan di simbolkan dalam bentuk setan, atau iblis, maka keduanya bersimaharaja dan merajalela di mana saja, dan kapan saja. Tak hanya di kala malam, dan tak hanya di saat dugem. Dan yang terbaik dalam hal apapun adalah orang-orang yang tau batas, yang tau mengawali dan kapan berhenti. Dan ingat, jangan jadikan hiburan sebagai jalan menuju sakit, dan jalan liburan menuju liburan panjang di balik liburan penjara. Jadi kita kembalikan lagi ke masyarakat, tetapi kalau kita lihat efeknya terlalu buruk, lebih baik kita hindari... Ya moga-moga hari ini banyak manfa'at yang kita dapat, Salam Steemian Indonesia.

~Keep Writing~

image

Salam Sahabat Inspiratif

Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!
Sort Order:  

Thanks for using eSteem!
Your post has been voted as a part of eSteem encouragement program. Keep up the good work! Install Android, iOS Mobile app or Windows, Mac, Linux Surfer app, if you haven't already!
Learn more: https://esteem.app
Join our discord: https://discord.gg/8eHupPq