Sentra Kupi Lambhuk
SENTRA kopi bukan tempat produksi kopi. Tapi ini sebuah nama warung kopi yang cukup banyak didatangi orang. Dia memang menjadi sentra tempat berteduk banyak orang di tengah hiruk-pikuk aktivitas. Sentra Kopi seakan menjadi oase pertemuan dan santapan yang menggoda selera.
Sentra kopi ini memang beda dengan warung lain. Dia berdiri megah dan posisi terbuka. Seingat saya ini warung kopi kedua di Banda Aceh yang mengusung konsep luas, terbuka dan lebar. Sebelumnya ada Atta Kopi di kawasan Blower, Banda Aceh. Sekarang, warung kopi dengan konsep seperti ini makin menjamur.
Akibatnya, banyak yang menjadi pusat kuliner yang hidup di berbagai sudut kota. Kondisi ini menunjukkan warung kopi tidak lagi kaku. Semua tamu akan merasak hangat dengan aroma kopi dan makanan tradisional menguar dari sudut-sudutnya. Kondisinya makin asyik dan menarik.
Sentra Kopi memang berada di kawasan strategis. Boleh dikatakan ada di antara persimpangan. Dekat dengan komplek rumah sakit dan kantor swasta. Juga dekat dengan pertokoan dan sekolah.
Kondisi Sentra
Luas dan terbuka lebar
Sebagai sebuah warung kekinian, Sentra memang sangat terbuka dan lebar. Deretan kursi plastik cokelat menjadi ciri khasnya. Di sinilah para pengunjung dari berbagai latar: pekerja kantoran, pegawai pemerintah, hingga keluarga yang membawa serta anak-anak mereka.
Pada saat tertentu, di meja terdepan, puluhan nasi bungkus dari daun pisang tersusun rapi. Mereka bilang ini bu prang, alias nasi perang. Makanan ini bukan cuma menawarkan rasa, tapi juga pengalaman, mengingatkan pada masa kecil dan warisan kuliner yang akrab.
Masing-masing bungkusan terselip manis sebuah sendok plastik putih di antara lipatan daun. Siap mengantar setiap suapan ke lidah yang menggoda selera.
Bu prang yang menggugah selera pengunjung
Pada sisi lain, di balik kesederhanaannya, Sentra Kopi memadukan modernitas dan tradisi. Di dinding terpampang iklan produk kekinian, dari motor canggih hingga air mineral dalam kemasan ramping. Namun, di atas meja, rasa nostalgia tetap menjadi bintang utama.
Di sini, waktu seperti berjalan lebih lambat. Obrolan mengalir, gelas kopi berbunyi pelan saat diletakkan, dan perut kenyang tak hanya karena makanan, tetapi juga karena suasana yang ramah dan hangat. Barangkali sehangat makanan-makanan yang dipesan pengungjung.
Ini dapur kopi, tempat para barista menyaring selera
Kasir pun sangat siap menunggu tamu yang membayar minuman pesanannya
Ragam Selera
Salah satu keunggulan Sentra Kopi ini adalah tentang kulinernya. Boleh dikatakan cukup lengkap. Ini bisa kita lihat dari deretan rak yang tampak seperti area kuliner semi-terbuka yang menampung banyak pedagang makanan dengan konsep food court.
Memang secara keseluruhan, Sentra Kupi ini memadukan aneka menu Nusantara, mulai dari kuliner Aceh, Medan, Padang, Sunda, hingga makanan ringan kekinian seperti dimsum, kebab dan lainnya. Semua tinggal pesan saja.
Deretan rak yang penempatannya di sisi luar bangunan
Menu Makanan
- Mie Jamur Jasa Dua Saudara: Menyajikan olahan mie jamur. Warna dominan hijau dan merah muda.
- Minang Sayo: Menawarkan makanan khas Minang, seperti rendang atau nasi Padang.
- Bung (Indomie Bangladesh): Menjual variasi Indomie unik, seperti Mie Geng Esa dan Mie Setan.
- Bubur Ijo & Ketan Hitam: “Bubur Ketan Hitam”.
- Kebab Abui: Menjual kebab dan burger omelet.
- Bubur Ayam, Siomay, Batagor: Menyajikan camilan khas Indonesia.
- Mie Kocok & Mie Sop: Mie ala Sunda atau Medan.
- Nasi Bebek Bang Amal: Menyediakan bebek gulai, ayam goreng panas, dll.
- Lontong Medan Mbak Fit: Menyajikan lontong khas Medan.
- Tahu Goreng Bang Alfian: Menu tahu isi, tahu lontong, dan gorengan lainnya.
- Pempek & Tekwan: Menyajikan pempek kapal selam, lenjer, dan tekwan.
- Cut Bang: Menjual masakan Aceh seperti kuah beulangong, sie reuboh, daging balado, dan keumamah.
Di samping kiri ada penjual buah atau minuman segar. Deretan rak lainnya menjual berbagai menu seperti bakso, mie ayam, soto, hingga dimsum. Ada juga Waroeng Dapur VD yang menjual pempek khas Palembang.
Sambil memikirkan semua jenis makanan itu, saya kedatangan seorang kolega. Dia anggota kepolisian yang membidangi kehumasan. Kami sudah saling akrab. Waktu singkat ini saya memperkenalkan secara singkat Steemit. Apalagi dia melihat saya mengambil foto dari berbagai sisi.
Saya bersama seorang anggota kepolisian bidang kehumasan, ikut memperkenalkan steemit
Kali ini saya tidak banyak memesan makanan atau minuman. Tapi, untuk harganya sudah sangat standar di banyak warung kopi; seperti terlihat di daftar harga di bawah ini:
| Nomor | Jenis | Harga Rupiah | Harga @Steem |
|---|---|---|---|
| 1 | Teh Dingin | 7.000 | 2, |
| 2 | Sanger | 7.000 | 2 |
| 3 | Bu Prang | 8.000 | 3 |
| 4 | Mie Bangladesh | 12.000 | 4 |
| 5 | Nasi Padang | 18.000 | 7 |
Harga Steem per 7 Mei 2025 diakses lewat coinmarketcap
Bebas Parkir
Keunggulan lain menyesap kopi di sini adalah area parkirnya yang cukup luas. Tidak ada sistem parkir elektronik atau ada petugas yang mengutip iuran saat anda keluar. Sejauh ini terlihat cukup aman dan tak ada keluhan macam-macam. Kita bisa melihat suasananya yang cukup elegan.
Pemilik Sentra Kupi cukup memberi kenyamanan untuk pengunjungnya. Kondisi ini membuat banyak tamu betah. Saya pun mengabadikan beberapa sisi area parkir di warung ini. Mulai dari sisi depan warung yang bersisian dengan jalan utama. Di sini kiri dengan Lorong Jambe Kleng.
Lorong Jambe Kleng menjadi pertanda sudah alamat Sentra Kopi
Area ini khusus untuk parkir roda dua
Bagian yang menjadi tempat parkir roda empat, cukup luas
Saya memang tidak rutin datang ke sini. Terkadang dalam seminggu satu kali. Itupun karena menjadi tempat transit sambil menunggu anak pulang les. Pilihan paling logis adalah menunggu di sini. Apalagi saat perut sudah minta diisi alias keroncongon. Terkadang, saya melimpir ke Kantor KONI Aceh, sekalian teken absen. Terima kasih sudah membaca postingan saya.
Informasi
Lokasi di peta:
- 🗺️Steem Atlas [//]:# (!steematlas 5.5587873 lat 95.3400571 long Sentra Kupi Lambhuk d3scr)
- 📌GoogleMaps
- 📫Alamat: H85Q+4RG, Jalan Dr. T Jl. Dr. Syarif Thayeb No.12A, Lambhuk, Kec. Ulee Kareng, Kota Banda Aceh, Aceh 23118
- 🕰️Jam buka: 24 jam
- 📅 Waktu berkunjung: Kamis 24 April 2025
- 📷 Media sosial: Instagram
✅ Pin locations have been checked and verified, congratulations your post has been added to Steem Atlas.
✅ Supporting the growth of the steem atlas project.
Read the guidelines below to help you create better posts for Steem Atlas.
Join one of the contests below and win more prizes.
Notes :
Verified by @damithudaya, Team1
Thank you for posting this on Steem Atlas.
To help improve your posts on Steem Atlas, and increase your chances of winning in the Atlas Challenge, check out these 21 Tips...
Thank you for setting a beneficiary to @steem-atlas, it will help the project grow.
Thank you so much @damithudaya and Team1 for verifying and supporting my post. 🙏
Glad to be part of this growing community, and happy to support @steem-atlas through the beneficiary setting. Looking forward to learning more and contributing better!