You are viewing a single comment's thread from:

RE: Nilai Moral

in Hot News Communitylast year

Izinkan saya mengungkapkan apa yang terfikir dalam benak saya terkait tema diatas.
Sebagai manusia kita tentu jauh dari kata sempurna. Bahkan makna Insan atau manusia secara etimologis adalah harmonis, lemah lembut, tampak atau pelupa.
Jadi sudah bisa difahami bahwa kita memiliki banyak kekurangan dalam hidup ini.
Tugas kita adalah selalu memperbaiki diri dan berusaha melakukan hal-hal yang baik dan berguna serta berusaha untuk tidak menyakiti atau menzalimi orang lain.
Dalam perspektif agama bahkan hanya dengan memindahkan duri kecil di jalan, itu bisa sebagai jalan turunnya ridha Allah SWT dan dengan demikian mendapatkan ganjaran syurga. Aamiin..

Hal-hal baik atau buruk yang dilakukan mencerminkan akhlak seseorang, baik bagi dirinya sendiri, keluarga maupun orang banyak. Dan terkait standar akhlak baik atau buruk tentu dipengaruhi oleh banyak hal, seperti pengalaman, pengetahuan dan pemahaman kita terhadap agama serta nilai-nilai moral. Tetapi secara umum kita dapat menilai "Jika kehadiran kita dalam suatu komunitas itu bisa menyenangkan atau membahagiakan orang banyak maka itu artinya kita sudah berakhlak baik, begitu juga sebaliknya jika kehadiran kita menyusahkan orang banyak, itu artinya ada yang salah dengan perilaku dan akhlak kita."

Moral atau akhlak tentu dimulai dari fikiran dan perasaan kita yang kemudian diwujudkan dalam bentuk tingkah laku kita terhadap sesama.

Pada faktanya, banyak kita temukan orang yang "tersesat" dan terjebak dengan perilaku dan akhlak yang buruk, sementara yang bersangkutan tidak menyadarinya.

Mereka terkadang menghalalkan segala cara untuk mendapatkan benefit bagi pribadinya sendiri tanpa mempertimbangkan dampaknya bagi orang lain.

Langkah yang bijak tentu dengan menjauhi orang-orang yang "toxic" seperti itu karena biasanya mereka susah untuk diberi pemahaman dan merasa benar sendiri.
Jadi daripada membuang-buang energi kita atau bahkan berdampak buruk bagi kita, lebih baik menjauh darinya.

Kita nggak usah khawatir bahwa yang bersangkutan akan kehilangan teman, karena mengutip kata-kata orang tua : Leumo akan bersama-sama ngon Leumo, keubeu akan bersama-sama ngon keubeu sehingga kita menilai seseorang dari temannya atau circle nya.
Sebagai manusia sangatlah dhoif jika kita menilai diri kita adalah orang yang bertaqwa, karena itu adalah hak prerogatif dari Allah SWT.
Yang bisa kita usahakan adalah berusaha melaksanakan amar makruf nahi mungkar, dan itu tidaklah mudah. Dan kita hanya berusaha mewariskan nilai-nilai baik kepada penerus kita sesuai dengan pemahaman dan ketentuan dalam agama kita.

Diluar hal tersebut, kita berharap dan berdoa semoga Allah SWT menuntun jalan kita agar mendapatkan ridho dari-Nya.

Sort:  
 last year 

Aamiin...Aamiin...

Terima kasih telah memberikan saya pencerahan yang luar biasa ini Pak @alee75.

Tidak ada satu paragraf pun yang harus saya pertanyakan, kematangan berpikir serta kebijaksanaan dalam menyikapi banyak hal, membuat saya belajar dari komentar panjang yang anda tulis.

Sisi terbaiknya anda merupakan teman saya, walau berbeda generasi. Di situlah saya dapat belajar bagaimana generasi anda menilai sesuatu dari sudut pandang yang berbeda dari generasi saya. Sehingga saya dapat belajar banyak hal baik, dari apa yang saya dengan dan saya lihat.

Leumo akan bersama-sama ngon Leumo, keubeu akan bersama-sama ngon keubeu. 😁 Istilah atau majas yang membuat saya tertawa.

Terima kasih Pak, semoga harapan anda pada bagian akhir komentar, dapat kita peroleh bersama-sama.

 last year 

Leumo akan bersama-sama ngon Leumo, keubeu akan bersama-sama ngon keubeu. 😁 Istilah atau majas yang membuat saya tertawa.

Kalau anak sekarang, simplifikasinya "Satu Circle" artinya beberapa orang mempunyai kecenderungan untuk berada dalam satu komunitas yang memiliki banyak kesamaan. Bisa karakter, hobby, idealisme dan lain sebagainya.

Man ureung tanyoe Aceh kan punya kekhasan dalam mengungkapkan sesuatu seperti lewat Haba peu antok dan lain-lain. Tetapi dibalik itu semua ada hal dan pesan moral yang ingin disampaikan.

Dalam perspektif agama di kenal istilah orang baik akan bertemu dengan orang baik yang merujuk pada hadist Rasulullah SAW: "Engkau akan bersama dengan orang yang engkau cintai", yang menyiratkan dan menekankan betapa pentingnya memilih teman yang baik, karena pertemanan dapat mempengaruhi perilaku dan akhlak seseorang.

Coin Marketplace

STEEM 0.04
TRX 0.32
JST 0.075
BTC 64404.10
ETH 1675.44
USDT 1.00
SBD 0.42