Demi anak
Hai sahabat stemians semuanya, selamat datang di blog saya @suryati1 semogadi kabarnya pada sehat dan bahagia semuanya ya, Alhamdulillah saya juga sehat.
Sudah 2 hari aku tidak masuk sekolah karena anak ku sakit, dan aku juga sudah meminta izin untuk tidak hadir dan pekerjaan ku juga ada yang mengantikan, anakku yang bungsu tiba-tiba demam setelah kami pulang sekolah, dia mengatakan pada saya bahwa kepalanya sedikit pusing.
Saya pun memberikan obat Bodrexin untuknya, siang ini dia tidak pergi mengaji dan tidur di rumah bersama saya sementara Abangnya sudah berangkat sejak pukul 14.30 wib, awal badannya tidak panas sama sekali, namun setelah bangun dari tidur siangnya saat saya meraba dahinya sudah sedikit hangat.
Saya pun memberikannya makan supaya bisa minum obat kembali, dan biasanya obat yang ada di rumah selalu manjur, dan suhu badannya sudah turun, tidak lupa saya juga membaluri badannya dengan minyak urut, berharap besok dia sudah sehat kembali, akan tetapi harapan saya sirna ketika tengah malam demamnya naik lagi.
Rasanya pagi pun sangat lama hingga saya tidak bisa tidur lelap malam ini dan terus berjaga, kalau minyaknya sudah kering, saya baluri kembali sampai ke kepalanya, menjelang pagi tiba saya pun langsung mencari obat lain di rumah bidan dan Alhamdulillah orangnya juga ada di rumah.
Setelah saya membelikan obat, gegas saya pulang kerumah, memasak juga sudah selesai sejak subuh tadi, sementara Aqil hari ini pergi sekolah di antar oleh ayahnya karena si bungsu tidak mau jauh dari saya, setelah saya memberikan sarapan pagi dan dia pun minum obat, tak lama kemudian dia tertidur kembali.
Saya tidak boleh kemana-mana karena sebentar-sebentar dia terbangun dan memanggang saya untuk memijat kepalanya yang sakit, mengompres dahinya juga supaya panasnya cepat turun, di samping rumah ayam-ayam saya menjerit seperti di kejar hewan lain dan saya pun melihat keluar untuk memastikan ada apa sebenarnya, dan ternyata ayam yang besar mematuk anak ayam yang masih kecil.
Ada-ada saja itu hewan.... padahal sesama hewan di larang saling menyakiti....begitu seharusnya hihihihi.... kalau saja dia paham akan hal itu.... namanya juga hewan mana dia ngerti apa yang kita katakan padanya. Pas saya lihat anak saya sudah tertidur kembali bersama kucing kami si mo ikut tidur bersama anakku.
Kucing kami si mo kalau di ajak tidur dia malah paling senang dan akan , tidur sepanjang hari kalau dia tidak lapar, bahkan sudah beberapa kali saya memindahkan ke tempat lain dia tetap balik lagi dan tidur di samping anak saya,
memang kucing saya si mo sangat manja dengan anak saya yang bungsu.
Menjelang sore hari suami saya pulang dan membawa beberapa bibit sawit yang akan di tanam di pematang kerambak di belakang rumah kami, sekarang sudah punya tambak sendiri jadi lahan pematang kami gunakan untuk menanam bibit sawit dan dan bibit kelapa.
Sementara anak saya masih tertidur kucing-kucing ku sedang bersenda gurau dengan kembarannya, malam hari pun tiba karena malam Jum'at anak-anak yang mengaji di rumah saya libur jadi saya bisa mengaji lebih lama di malam ini, anak saya aqil sudah berangkat ke balai pengkajian sejak sore tadi.
Kucing sedang bermain kejar-kejaran
Malam hari kami beristirahat setelah anak saya pulang dari pengajian, sikecil pun sudah mulai turun panasnya namun badannya masih lemas dan tidak akan memungkinkan untuknya masuk sekolah esok hari.
sebuah lagu yang menceritakan tentang anak, apapun akan di lakukan oleh orang tuanya.
Sekian postingan saya hari ini, terimakasih sudah singgah dan meluangkan waktu untuk membacanya, wassalam.
Upvoted! Thank you for supporting witness @jswit.
Semoga si adek cepat sembuh ya Bu.
Amin.... terimakasih buk atas doa terbaiknya
Apakabar Bu? Oia nanti tgl 30 ada acara meetup, ibu ikut ngak?