Politik MLM Prt I

in #steempress2 years ago (edited)

Multi Level Marketing (MLM) sudah sering kita dengar, sistem ini menawarkan kekayaan secepat kilat dengan jalan super dekat, melalui usaha seminimal mungkin dengan hasil semaksimal mungkin. Malas juga mempelajari apa dan bagaimana sesungguhnya wujud dari sistem ini, yang jelas polanya nyaris selalu sama yaitu mengajak orang lain bergabung menjadi "Kaki-kaki ajaib" dan kemudian tinggal tunggu masa panen. Pun kalau ada perbedaanya hanya pada investasi dan jual product saja, selebihnya tidak jauh berbeda.

Jujur saja, aku secara pribadi tidak menafikan orang sukses dari jalur MLM, aku juga bukan salah seorang yang setuju banget dengan adanya orang sukses di sini. Alasannya banyak guys, kutuliskan saja beberapa yang kuingat pada postingan kali ini.

1. Dari semua bukti yang dipresentasikan saat meeting itu selalu berupa riwayat harta orang lain (bukan salah satu dari mereka yang ada di dalam ruangan meeting), jika pun ada maka pastilah dikatakan "beliau sedang menanjak" dan belum kaya.

2. Hanya Allah yang tahu apakah yang bersangkutan kaya karena MLM atau memang dasar kebun/sawah orangtuanya yang luas, siapa tau dia sudah kaya dari sononya.

3. Selama hidup, ada banyak kawan yang sempat bergabung dengan beberapa MLM, dan coba tebak guys, tidak ada seorang pun yang berhasil, ujung-ujungnya jadi timses angkut-angkut spanduk (keluar hutan masuk rimba).

Sekali lagi, aku bukanlah pihak pro ataupun kontra dalam hal ini, maksudnya aku tidak mau ambil pusing tentang ada atau tidaknya yang berhasil dari aktifitas MLM, karena menurutku yang paling berpotensi berhasil hanya "orang atas semata", sedangkan kaki-kakinya itu sudah pasti didominasi oleh tulang kering atau "tuleung gasien" dalam bahasa Aceh, bukan "tuleung kaya".

Perintis MLM lah yang paling mungkin untuk meraup keuntungan, dan selanjutnya setelah balik modal mereka pun kabur entah kemana, tinggallah kaki-kaki kecil yang kesulitan mencari korban selanjutnya.

Beranjak dari pengalaman, akhirnya aku berkesimpulan bahwa "TIDAK ADA JALAN MUDAH UNTUK KAYA, SEANDAINYA ADA, KALAU BUKAN MENYALAHI ATURAN AGAMA YA PASTI MENYALAHI ATURAN NEGARA". karena yang dilarang pasti beresiko, dan yang berani menanggung resiko wajib dibayar mahal. Ingat,..!! steemit pernah booming dengan iming-iming uang tanpa harus jadi buruh kasar, tetapi baru ada angin kaya saja sudah ada pro dan kontra nya, bayangkan kalau beneran cepat kaya. Sebaliknya disaat harga steem anjlok, pro kontra pun lenyap. Dan percayalah jika suatu saat harga steem kembali mahal, pro kontra pun kembali muncul.

20181114_220022.png

.....Bersambung.....

Posted from my blog with : https://rizal-sahabat.000webhostapp.com/2018/11/politik-mlm-prt-i


Sort:  

Pe ka ne mulai MLM lawet nyo?

Posted using Partiko Android

Ka payah talake meuah mnye MLM.....heheh