Cara Berdamai dengan Resiko Terburuk Ketika Traveling

in steempress •  2 months ago


Bagi yang suka jalan-jalan pastinya sudah paham tentang perlengkapan wajib yang harus dibawa ketika melakukan perjalanan. Bahkan perlengkapan wajib ini alangkah baiknya dimiliki oleh masing-masing individu karena diri sendirilah yang paling mengerti hal apa yang paling dibutuhkan nantinya.

Biasanya, ketika ingin melakukan perjalanan jauh yang memakan waktu hampir satu bulan, saya selalu mempersiapkan segala sesuatunya minimal dua minggu sebelum keberangkatan, baik itu ketika melakukan perjalanan di dalam maupun di luar negeri. Bahkan saya pun sering membuat daftar resiko apa saja yang akan dihadapi nantinya. Bagi saya dengan membuat daftar resiko, perjalanan akan lebih nyaman karena kita sudah mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan.

Berhubung saya lebih memilih jalan-jalan ke negara Asia lainnya bila dibandingkan jalan-jalan di Indonesia, jadi daftar resiko yang saya tulis pastinya tidak jauh-jauh dari masalah administrasi, makanan dan perlengkapan yang diperlukan disana.

Bukannya tidak ingin mengelilingi Indonesia, namun saat ini masalah biaya masih menjadi penghambat hal tersebut bisa terwujud, sementara kalau berkeliling negara Asia biaya yang harus dikeluarkan masih dalam batas wajar dan tidak perlu menghabiskan waktu yang lama diperjalanan. Namun, kalau pun sudah sangat ingin berkeliling Indonesia, satu-satunya cara yang akan saya lakukan adalah mengorbankan lebih banyak waktu agar biaya perjalanan tersebut menjadi murah serta mencari pekerjaan sebagai seorang freelance agar bisa berhemat.

 

Daftar Resiko

Pada tulisan kali ini, saya akan berbagi daftar resiko yang biasanya selalu saya persiapkan ketika ingin melakukan perjalanan, dan bagaimana cara mengatasinya bila masalah tersebut kita hadapi.

Kehilangan tiket pada saat check in

Namanya juga manusia, pastinya ada saja yang lupa untuk dipersiapkan, apalagi kalau sedang buru-buru karena sebelumnya ada pekerjaan yang harus diselesaikan di tempat kerja. Biasanya kalau saya melakukan perjalanan dengan memiliki tiket yang banyak, saya selalu memilah-milah tiket pergi dan pulang pada satu tempat di dalam tas kecil yang bisa saya bawa kemana-mana. Karena nantinya kita akan menggunakan alat transportasi yang berbeda beberapa kali, pastinya akan banyak tiket yang kita miliki dan akan membutuhkan waktu lama mencarinya kalau tiket tersebut hanya ditumpuk asal-asalan.

Lalu bagaimana bila tiket tersebut hilang? Sebisa mungkin beberapa hari sebelum berangkat, screenshot tiket tersebut dan simpan pada satu folder di handphone android, email, google drive bahkan sebisa mungkin bawalah flashdish untuk menyimpan data-data penting disitu, setidaknya kalaupun tiket hilang kita bisa meminta bantuan pegawai di counternya untuk mencetak kembali tiket kita.

Kalau semua file nya terhapus bagaimana? Hal yang paling wajib diingat adalah alamat email dan pasword kita, serta kode booking pesawat. Karena dengan mengingat hal tersebut, maka perjalanan kita akan terselamatkan, namun kalau itu pun terlupakan, ya sudah lah, ada baiknya kita ngangon sapi saja di padang rumput, itung-itung refreshing.

Kehilangan passport

Kita tak akan pernah tahu kapan masalah menghampiri, bisa jadi hari itu kita akan ketiban sial. Makanya dalam hal ini ketenangan dan kehati-hatian sangat diperlukan. Tidak ada salahnya memperbanyak foto copy-an passport dan pas photo, hal ini sebagai alternatif bila passport asli yang kita miliki hilang nantinya, serta jangan lupa pula menyimpan file passport dan pas photo tadi pada tempat yang mudah diakses seperti email atau cloud. Walaupun ujung-ujungnya akan di deportasi atau pergerakan kita akan sangat dibatasi oleh pihak imigrasi.



 

Diintrograsi oleh pihak imigrasi

Biasanya untuk menghindari intrograsi yang panjang oleh pihak imigrasi, saya selalu menyelipkan tiket pulang dan pergi di pasport yang akan saya serahkan pada mereka untuk diperiksa, yang paling penting adalah kita harus selalu ingat nama sebuah hotel dan alamatnya pada negara yang kita kunjungi, walaupun belum tentu akan menginap disana. Apabila yang melakukan perjalanan adalah rombongan, sebaiknya catat alamat dan nama hotel tersebut, lalu selipkan saja di dalam passport.

Bisa jadi pihak imigrasi melakukan hal tersebut karena mereka takut nantinya kita akan menjadi pendatang ilegal dan menjadi gembel di negaranya.

Kecopetan

Saya pernah punya pengalaman kecopetan beberapa kali ketika menaiki bus antar kota. Walaupun mengalami kerugian, namun masih bisa survive untuk beberapa hari sampai akhirnya dikirim uang tambahan oleh orang tua atau kerabat terdekat.

Saran saya kalau melakukan perjalanan jauh, uang yang kita miliki ada baiknya disimpan pada tempat-tempat terpisah, kalau di tempat yang satunya hilang, kita masih punya simpanan di tempat lain. Namun yang paling penting diingat adalah segala macam kartu ATM maupun kartu kredit jangan pernah diletakkan di dompet biasa, namun letakkan pada dompet pinggang yang bisa kita selipkan dibalik baju, akan lebih aman nanti.

Tapi kalau surat cinta bolehlah diletakkan di dompet secara asal, tapi jangan juga dompetnya diletakkan asal-asalan, nanti kalau dibaca orang, malunya itu tak bisa diungkap dengan kata-kata, dan itu pernah kejadian sama saya.

Menyelamatkan diri saat menghadapi resiko terburuk

Hal yang paling wajib dipersiapkan adalah alamat KBRI di semua tempat yang akan kita kunjungi. Kita tidak tahu keadaan apa yang akan dihadapi kedepannya. Dengan memiliki alamat dan nomor kontak KBRI, ketika kita terjebak dalam satu masalah akan ada perlindungan yang kita dapatkan oleh pihak KBRI.

Di Thailand sendiri, saat saya mengunjungi tempat tersebut, sudah ada fasilitas untuk mengisi formulir secara online yang difasilitasi oleh KBRI, jadi saya sebagai pelancong merasa lebih aman dan terdaftar di database KBRI tersebut. Apalagi kalau kita mengunjungi negara dengan tindak kejahatan yang tinggi.


Tidak hanya itu, kalau kita mengunjungi suatu negara pada saat perayaan hari-hari besar, biasanya KBRI melakukan open house, jadi bagi siapapun orang Indonesia bisa datang kesana untuk bersilaturrahim. Lumayan kan untuk perbaikan gizi.

 

Semua yang telah saya sebutkan di atas merupakan hal wajib yang harus saya persiapkan jauh hari sebelum keberangkatan, ya.. semacam ritual kecil lah biar nantinya tidak syok ketika salah satu dari beberapa daftar tersebut terjadi.

Setiap orang pasti punya caranya masing-masing untuk bertahan hidup ketika melakukan perjalanan jauh. Ada baiknya kita sudah mempersiapkan segala sesuatunya, dan bagi saya ini salah satu cara untuk berdamai dengan resiko terburuk.

Semoga bermanfaat.

 

Salam,

@fararizky


Posted from my blog with SteemPress : https://fararizky.com/2018/07/12/cara-berdamai-dengan-resiko-terburuk-ketika-traveling/

Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!
Sort Order:  

Info keren, kaaakk. Resikonya serem-serem semuaa tapinyaaa.. apalagi klo solo travelling 😆

·

Ya begitu lah kalau sedang travelling.. Harus dipikirkan resiko terburuknya

Sepakat dengan semua tipsnya, Far. Masuk jadi pengingat nih agar ga kelupaan utnuk bersiap diri dan berhati-hati saat traveling. Trims for the tips!

·

Iya kak sama2. Karena resiko ini yang sering terjadi, kita sering meremehkan sih ya.. Tapi sebenarnya resiko yang remeh spt ini yang sebenarnya paling serem

Halo @fararizky, terima kasih telah menulis konten yang kreatif! Garuda telah menghampiri tulisanmu dan diberi penghargaan oleh @the-garuda. The Garuda adalah semua tentang konten kreatif di blockchain seperti yang kamu posting. Gunakan tag indonesia dan garudakita untuk memudahkan kami menemukan tulisanmu.Tetap menghadirkan konten kreatif ya, Steem On!

Noted! Thanks Faraa

·

Sama2 kakak.. Semoga bermanfaat

Congratulations! This post has been upvoted from the communal account, @minnowsupport, by fararizky from the Minnow Support Project. It's a witness project run by aggroed, ausbitbank, teamsteem, theprophet0, someguy123, neoxian, followbtcnews, and netuoso. The goal is to help Steemit grow by supporting Minnows. Please find us at the Peace, Abundance, and Liberty Network (PALnet) Discord Channel. It's a completely public and open space to all members of the Steemit community who voluntarily choose to be there.

If you would like to delegate to the Minnow Support Project you can do so by clicking on the following links: 50SP, 100SP, 250SP, 500SP, 1000SP, 5000SP.
Be sure to leave at least 50SP undelegated on your account.