Belajar Dari Rasulullah

in #steempresslast year


Keinginan untuk disanjung, dimuliakan dan perlakukan speacial adalah sebuah sifat yang didasarkan oleh sebuah nafsu. Barang kali, kita akan tersinggung jika kita tidak diperlakukan demikian. Apalagi kita seorang pejabat, seorang y berilmu seseorang yang terpandang. Namun, seketika saya teringat pada sebuah pesan Rasulullah SAW kepada para sahabat untuk tidak memperlakukannya diatas kewajaran bahkan Rasulullah berpesan untuk tidak menyambutnya dengan berdiri layaknya disambutnya para raja Romawi dan Persia di saat itu. Kita juga akan diingatkan kepada Umar Bin Abdul Aziz ketika anaknya diperlakukan special d t4 anaknya menuntut ilmu, Khalifah Umar Bin Abdul Aziz memarahi dan menasehati anaknya bahwa ia adalah sama dengan y lainnya sebagai salah satu dari hamba Allah tidak spesial sama sekali. Padahal, anaknya khalifah Umar Bin Abdul Aziz hanya diberikan satu kamar mandi oleh pimpinan t4 nya bekerja dimana murid lain tidak boleh memasuki kamar mandi tersebut kecuali dia. Betapa, nafsu telah mematikan akal pikiran kita. Betapa nafsu telah membuat kita lupa bahwa kita adalah salah satu hamba yang Allah akan meminta pertanggung jawaban atas apa yang kita lakukan. Menjadi orang besar orang berilmu menambah satu ujian besar y membuat kita luput akan ujian yang kita dapatkan.



Posted from my blog with Steempresshttps://asrusteem.000webhostapp.com/2019/01/belajar-dari-rasulullah