Sisi lain Steemit - Apakah komunitas dalam Steemit penting?

in #steemit4 years ago (edited)

image

Pixabay

Mari kita berbicara soal komunitas. Pandangan pribadi saya, komunitas dalam Steemit itu memang penting. Semua Steemian bebas berkomunitas tanpa ada paksaan dari pihak mana pun.

Bagi saya, Steemit itu sendiri adalah komunitas. Ia adalah komunitas global bagi Steemian di bawah logo yang sama. Saya kurang sepakat jika ada orang-orang yang mengajak Steemian lain untuk bergabung dalam sebuah komunitas. Di mana komunitas tersebut memiliki nama atau logonya sendiri.

Sejak bergabung bersama Steemit, saya tidak ingin berafiliasi ke dalam komunitas mana pun. Bagi saya, duduk satu meja sambil menikmati kopi dengan sesama Steemian lain juga bagian dari sebuah komunitas. Kita bisa saling mendukung dan berbagi informasi secara terbuka, belajar bersama, dan sama-sama berpikir bagaimana kita dapat mengembangkan akun sendiri. Itu pernah saya alami secara pribadi dengan beberapa Steemian. Kami saling belajar dan berbagi pengalaman.

Apa yang terjadi kemudian - ketika para Steemian membentuk sebuah komunitas di bawah embel-embel dan logo tertentu - ternyata seperti yang saya duga. Beberapa Steemian yang saya tanyai malah memilih untuk tidak membahas hal tersebut. Terlalu banyak drama di sana. Hukum alam berlaku. Sepanjang-panjang lidah yang dijulurkan, ternyata ada lidah yang lebih panjang lagi.

Lalu, apa yang harus dilakukan? Steemit tidak seperti yang kita bayangkan. Kita tidak bisa kaya dalam sekejap. Ada baiknya kita memberikan pemahaman yang benar tentang Steemit kepada pendatang baru. Pemahaman yang benar tentang postingan, tentang komunitas, atau tentang penggunaan tag.

Kembali lagi ke komunitas dan tak perlu muluk-muluk. Jika Anda ingin berkembang di sini, maka komunitas meja kopi yang Anda bentuk juga akan dapat berkembang jika Anda memiliki visi yang sama, dibandingkan jika Anda bergabung dalam sebuah komunitas besar yang terlalu diatur dengan aturan-aturan yang membingungkan.

Jika Anda terlalu berharap datangnya kurator untuk melirik postingan Anda, maka Anda akan siap-siap untuk kecewa. Apalagi jika Anda orang baru dan tidak memahami jejak-jejak kurasi. Satu hal lagi, janganlah terlalu membandingkan reward yang Anda dapatkan dengan postingan orang lain. Semua membutuhkan proses yang panjang.

Steemit adalah komunitas yang global. Kualitas postingan bukanlah hal yang utama dalam teknologi ini. Tapi jangan juga Anda membuat postingan asal-asalan. Ini juga akan merusak reputasi Anda. Bukankah sebaik-baik perkara adalah pada pertengahan?

Postingan ini saya tulis ala kadarnya setelah berjumpa dengan seorang Steemian baru. Postingan ini bukanlah kebenaran yang mutlak! Sebagai orang muda tentu saya banyak kesalahan. Ambil yang baik dan buanglah yang buruk menurut Anda.

Sort:  

Kita bisa saling mendukung dan berbagi informasi secara terbuka, belajar bersama, dan sama-sama berpikir bagaimana kita dapat mengembangkan akun sendiri. Itu pernah saya alami secara pribadi dengan beberapa Steemian. Kami saling belajar dan berbagi pengalaman.

That what makes STEEMIT beautiful.. 😍😘

Sepakat dengan @teukumukhlis...seharusnya kehadiran steemit membuat kita bertambah teman, bukan malah menjadi terkotak kotak. Banyak hal yang ada di media sosial ini, dan itu dapat bersama didiskusikan.
Terlebih seperti kami yang baru berselancar di steemit. Namun prinsip saya hanya satu, gunakan steemit dengan bijak dengan mempost hal hal yang berguna dan menarik. Ini akan mendorong minat dan motivasi kita untuk menulis dan membiasakan menggunakan medsos secara benar. Saleum @agustiarismail

Terima kasih, Bang. Semoga sukses. Hehehe, sang peurlee tameusaba meu sithon.

Nyan keuh nyan... Ureung saba luah lampoh hahahaha

Loen ikit bie nilai keudroneuh @agustiarismail

penting bagi saya karena bisa berbagi ilmu terutama yang bermanfaat.

Sukak bacanya, jelas gag bertele tele.. 👍

Thanks. Mencoba untuk menguraikan tali-tali kusut.

Saya tertarik dg statement ini
"Kualitas postingan bukanlah hal yang utama dalam teknologi ini. Tapi jangan juga Anda membuat postingan asal-asalan. Ini juga akan merusak reputasi Anda. Bukankah sebaik-baik perkara adalah pada pertengahan?"
Jika saya justru menulis suka2 hati jaa (bukan bhs indo yg baik dn benar)
Toh yg baca juga org indo.
Hanya saja masih terjebak dg "tag" yg sok2an Inggris 😅
Terimakasih Krn postingan ini kereeen
Kalau d Lhok meet Skali Napa🔪🔪🔪🔪
Wa 082368677767

Takut saya, karena bawa 🔪🔪🔪

Setuju, ulasannya bagus, cukup dibawah satu logo, makin banyak komunitas malah jadi semakin terkotak-kotak

Congratulations! This post has been upvoted from the communal account, @minnowsupport, by teukumukhlis from the Minnow Support Project. It's a witness project run by aggroed, ausbitbank, teamsteem, theprophet0, someguy123, neoxian, followbtcnews, and netuoso. The goal is to help Steemit grow by supporting Minnows. Please find us at the Peace, Abundance, and Liberty Network (PALnet) Discord Channel. It's a completely public and open space to all members of the Steemit community who voluntarily choose to be there.

If you would like to delegate to the Minnow Support Project you can do so by clicking on the following links: 50SP, 100SP, 250SP, 500SP, 1000SP, 5000SP.
Be sure to leave at least 50SP undelegated on your account.

Bagi saya pribadi steemit adalah salah satu komunitas yang berguna.
Bisa kita analisa selama ada steemit para pemuda pemuda yang biasanya hanya nongkrong doang dikedai kopi. tapi sekarang mereka berbeda dan sudah ada perubahan dengan pola pikiran yang jernih untuk memekirkan sebuah postingan yang bermanfaat untuk postingkan keakun steemit mereka.
Dan saya ucapkan terima kasih atas postingan anda yang bermanfaat bagi kami @teukumukhlis

Tapi jangan terlalu serius, jangan sampai tak ada waktu untuk berdiskusi secara nyata.

Mantap @teukumukhlis. Komunitas ujung ujungnya ditakutkan Steemian menjadi terkotak kotak. Ah sudahlah haha biarlah saya menjadi Steemian yang merdeka saja. Haha

Pilihan yang bagus. Merdeka dan bebas tanpa doktrin tertentu.

Bergabung dalam komunitas dengan nama tertentu kadang seperti membatasi diri dari luasnya dunia Steemit ini sendiri.

Saya merasakan hal yang sama, bang. Sejak aktif dan bergabung dalam salah satu komunitas open source, saya kadang merasa seperti orang asing pada saat menulis komentar tentang event-event yang diadakan oleh komunitas lain, padahal itu cuma pikiran saya saja, apalagi kalau komentarnya tidak ada balasan atau jawaban, tapi ya begitulah. Sudah seharusnya kita tidak membatasi diri dalam komunitas tertentu saja.

Kita hanya apa-lah, kita bukan siapa-siapa di mata mereka. Tapi jangan macam-macam dengan si apa, meunan kira-kira.

Hahahan, jangan macam-macam dengan si apa ini dalam betul maksud dan tujuannya.

"Satu hal lagi, janganlah terlalu membandingkan reward yang Anda dapatkan dengan postingan orang lain." Nah, kalimat ini harus dibold biar kita tak suka crosslining sama orang lain....

Bandingkan saja dengan reward yang lebih rendah, hehe

Iya betul, bang. Melihat ke bawah kadang bisa membuat kita lebih banyak bersyukur dari pada harus melihat ke atas dan merasa rendah diri dan tidak bersyukur.

Benar bang. Terlalu banyak drama disana. Bagi kami pemula dan tak termasuk komunitas ya jgn harap divote.

Buat komunitas sendiri. Tak perlu pakai nama. Saya butuh waktu kurang lebih 1 tahun untuk membesarkan akun ini. Proses memang lama. Kata orang-orang, proses tidak akan mengkhianati hasil.

Trep cit ta peurayek akun geuntanyo. payah ta mulai dari komunitas kecil. hanjuet ta meurap divote. inti jih maen drama cit, sang. :)

Siap. Masukan yang bermakna buat saya. Thanks bg👍

Brat trep. Tameusaba dan tajaga marwah. Santai mantong.

Meunyo lagenyan neupeugah nyan payah papah lon nyak meuphom sbg proses, biar lama asal ada hasil Ampon Mukhlis

Dari jameuen ka tapakat. Adak meudeh ka rayeuk sit droe neuh.

Kami sudah upvote..

assalamualakum aduen lon @teukumukhlis....
mantap that postingan droneuh.....aduen tlg bantu lon siat,lon baroe meurunoe steem nyoe....tlg neubantu ngon neupeurunoe lon siat aduen beh, lon mohon bak droeneuh......wassalam

Post yg lage nyo taharapkan, sya dapat merasakan kejujuran penulis dalam mengeluarkan isi hatinya, karena melihat banyak komunitas yang dibentuk untuk sebuah kepentingan orang-orang tertentu.
Terimakasih bg, tulisan anda sesuai dengan pemikiran saya. Lon sambong bacut yg meukaet ngon hb droneh bg.
"PEUGAH U BE BUT, PU BUT LAGE NA,
ATRA BAK LIDAH BEUTIMANG NGON LAM HATE"

kita memang adalah merupakan anggota komunitas steemit global. Nikmati saja perjalanannya, karena semua membutuhkan proses, tidak ada yang hasil yang datang tiba-tiba tanpa usaha.
saya mendukung semua komunitas, yangcmau memajukan nama Indonesia. 😃

Santai dan menyenangkan. Tak dapat reward pun bukan persoalan. Saya jadikan Steemit ini sebagai pengisi waktu luang. Hehe

Dengan bergabung di steemit, sebenarnya kita sudah bagian dari komunitas steemit global, hanya saja tidak saling kenal... Steemit menjadi rambu bagi seluruh anggotanya untuk menjadi original...

Benar begitu, sepakat.

fenomena komunitas yang dibentuk di tempat saya saat ini sudah seperti MLM, ada leader dan kaki-kakinya
masing-masing anggota yang baru bergabung terpaksa harus memanjangkan lidahnya kepada leader-leader dikomunitas tersebut dan bukan saja yang muda, bahkan yang tua juga demikian
faktanya hanya leader saja yang diuntungkan dalam kondisi seperti ini
bagaimana dengan komunitas yang ada di tempat @teukumukhlis apakah sama seperti yang ada ditempat saya?

Mari kita beri pemahaman yang lurus saja kepada Steemian baru.

Selamat siang dan terimakasih untuk upvotenya mas

Sama-sama. Selamat berkarya.

Ok makasih mas

Sangat setuju dengan @teukumukhlis saya harap anda bisa berteman dengan saya juga :)
download.jpg

"Sepanjang-panjang lidah yang dijulurkan, ternyata ada lidah yang lebih panjang lagi"

ini sangat menggelitik, saya harus mengulang baca sampai tiga kali untuk menyelami makna yang diisyaratkan oleh penulis.

Beukah abah tulesan droeneuh aduen.

Penting sangat, komunitas untuk saling menjaga kebersamaan di steemit dan di dunia nyata. Sukses selalu @teukumukhlis

Komunitas kecil tanpa embel-embel dan terus melakukan promo tanpa terlalu berlebihan. Hehe

Siap, saya masih baru di sini dan masih butuh petuah2 dari para senior. Thanks bang atas arahannya. Salam sukses

Emang bereh analisa droneuh teukumukhlis, sangat setuju lon dengan tulisan droneuh.

Pue tujuan neu flag @kontol...
Aci neujok ju alasan bak @kontol

Sukses juga bang @teukumukhlis ... setuju dengan tulisan di atas bang.. Istilahnya kita harusnya menjadi lintas komunitas tidak hanya satu komunitas #lintaskomunitas 😁

Komunitas tanpa nama juga bagian dari komunitas, hehe

Saya memang pendatang baru. Tapi saya sangat menikmati steemit. Disini banyak hal yang postif dan orang orang yang kreatif. Tulisan @teukumukhlis sangat membantu saya dalam hal menulis. Trims

Memang luar biasa bermakna postingan pak @teukumukhlis , hayeu that , Hana bantah 👍👍 salam senior 🙌 dari junior 😅

Senang bisa membaca artikel bernas dan mencerahkan seperti ini. Setidaknya bisa lebih meyakinkan diri untuk tidak melulu terpaku di ruang-ruang tertentu atau yang itu-itu saja. Saleum dan tabik.

Benar sekali @teukumukhlis, saya sepakat dengan @teukumukhlis. Komunitas kita yang sebenarnya adalah steemit itu sendiri. Lalu bagaimana dengan komunitas lain yang juga sama2 berselancar di steemit. kita tidak dapat memungkiri bahwa ada begitu banyak komunitas steemit di Indonesia ini, juga dengan berbagai dinamika yang ada dengan segala kesalahpahaman yang memberi Gap diantara mereka. Barangkali, sebagai steemian kita harus bijak dan cerdas melihat dinamika ini agar tidak terjebak dalam kesalahpahaman antar komunitas. Yang terpenting adalah kita akan terus berkarya menggunakan steemit sebagai media. Membangun sebuah komunitas itu memang penting, tapi lebih penting lagi adalah menjaga komunitas itu untuk terus berkontribusi bagi anggota dan tentu juga mampu bermitra dengan komunitas steemit lainnya bukan malah bersiteru dengan mengadu persfektif. Semua kita meski berbeda komunitas adalah saudara.Kita tidak boleh berhenti berkarya hanya karena bereda.

Tanpa embel-embel atau chapter-chapter komunitas, kita pun masih bisa bertahan di Steemit. Komunitas dengan embel-embel barangkali hanya menguntungkan para pendiri dan kawan-kawannya. Para pion hanya tumbal!

Smua butuh proses, sambil tunggu proses bekerja juga meski sabar. Yg terpenting tetap smangat walau cuma dpt vote nol koma hehehehe. Salam kenal bang @teukumukhlis, klw ada waktu mohon kunjungi blog saya ya.

Bettul banget.....!!!!
Sepakat setuju dengan postingan @teukumukhlis
Salam kenal dari saya dipulau garam

Terima kasih atas pemahamannya, Bang. Saya baru sebulan di steemit, dan sedang mengumpulkan puzzle-puzzle ttg steemit. Pemahaman ini sangat melegakan saya yang selama ini merasa aneh dengan tingkah polah beberapa steemian di komunitas.

Ambil yang baik saja dan buang yang buruk.

Yop. Mantap that. Semoga postingan ini mencerahkan.

Hello @teukumukhlis! Selamat! Artikel anda masuk peringkat 6 kategori Tulisan Dengan Komentar Terbanyak, di 10 Besar Tulisan Hari Ini di https://steemit.com/peringkat/@puncakbukit/10-besar-tulisan-hari-ini-minggu-18-februari-2018 .. 😀

saling berbagi adalah kunci, dengan berbagi tdk akan mengurangi apa yang kita punya. Nyoe meunan ampon?

Nyoe, hana dawa.

This post has received gratitude of 2.48 % from @appreciator thanks to: @teukumukhlis.

hahahaaa, betoi nyan gure... dikamo perte engkot bace steemit.
#bertahan karena sudah tercapai harapan. menyudahi dikarenakan keputusasaan..

yang penting terus mengasah ide untuk berkarya merangkai kata, atau melukis dengan cahaya dengan segala angle nya, dan votelah yang berbicara..... saleum..

Nulis asal asalan tapi banyak benar nya. Tapi saya yakin tidak semua pribadi di dalam atau di luar sana seperti itu, masih ada yang peduli kok untuk pemula. Contoh nya abang sendiri.
Hehe

Menariknya steemit bagi 90% kalangan karena penghasilannya, kebanyakan ingin hasil maksimal seperti orang lain tampa melihat bagaimana proses orang tersebut mendapatkannya.

Mungkin terlalu naif juga kalau main steemit tidak mengharap penghasilan. Tapi lebih baik menekannkan info berguna dalam sebuah tulisan yang disajikan.

Benar sekali bg, secara tidak langsung komunitas Steemit chapter A chapter B telah membentuk gap-gapnya sendiri. Pada akhirnya Steemit bukan kita tapi antara saya dan mereka.
Ah entahlah..haha

Ajak anak-anak ini. Sambil ngopi bisa ngebahas Steemit sama-sama. Ngumpul-ngumpul juga meetup.

Benar juga pendapat anda, tapi bagi para pemula berkomunitas juga penting untuk dapat berbagi trik dan teknik menulis yang baik. Salam @syafiqali

terima kasih bg