Wisata Hutan Kota di Areal Bekas Tsunami

in #realityhubs3 years ago

Hutan dengan luas 6,75 hektar itu dibangun di bekas lahan sisa hempasan tsunami. Ditumbuhi 153 jenis pohon, ada hamper 4.000 pohon tumbuh di sana. Ekosistem baru terbentuk dengan ragam flaura dan fauna, di dalamnya juga ada penangkaran lebah. Kini menjadi salah satu destinasi wisata di pinggiran Kota Banda Aceh.

Setiap hari, apalagi hari libur dan akhir pekan, hutan Kota Banda Aceh di Gampong Tibang, Kecamatan Syiah Kuala ramai dikunjungi warga. Letaknya yang berada di pinggiran jalan utama Banda Aceh menuju ke Pelabuhan Krueng Raya, Aceh Besar membuat hutan itu sangat mudah dijangkau. Lokasi persisnya berada di kawasan timur di sisi utara Kota Banda Aceh, di tikungan ujung jembatan menuju Alue Naga.

taman kota jembatan masuk.jpg
Jembatan di pintu masuk taman hutan kota Tibang foto

Pesona hutan kota itu bisa dinikmati secara cuma-cuma alias gtaris. Satu-satunya biaya yang Anda keluarkan untuk masuk ke sana hanyalah biaya parkir kenderaan di sisi kanan pintu masuk. Areal parkir yang luas mampu menampung banyak kenderaan, baik roda dua maupun roda empat.

Dari areal parkir kita bisa langsung masuk ke dalam kawasan hutan. Di pintu masuk ada kolam selebar 25 meter yang di atanya membentang sebuah jembatan yang dibangun oleh sebuah bank milik pemerintah, di bawah jembatan itu kita juga bisa melihat kawanan ikan air tawar berenang bergerombolan.

Turun dari jembatan kita masuk ke kawasan terbuka, berisi beragam informasi tentang taman hutan kota tersebut. Kawasan terbuka itu berupa plaza berlantai marmer dengan penunjuk arah mata angin, dan beragam informasi lainnya. Salah satunya adala prasasti berisi informasi tentang awal mula hutan itu dibangun.

Kawasan itu awalnya adalah areal bekas hantaman gelombang tsunami 24 Desember 2004 silam. Setelah musibah trunami yang maha dahsyat itu, lokasi pinggiran utara Desa Tibang itu menjadi tanah gersang. Atas inisiatif Wali Kota Banda Aceh saat itu, Mawardy Nurdin, kawasan tersebut dibangun menjadi hutan kota. Pembangunan kawasan hutan kota itu berhasil dilakukan kerja sama Bank Negara Indonesia (BNI) dengan Pemerintah Kota Banda Aceh.

taman kota laranga.jpg
Rambu-rambu larangan di sisi utara plaza marmer foto

Peresmian Hutan Kota itu dilakukan pada 29 November 2010 oleh Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Di plaza sebelum masuk ke hutan itu kita juga bisa melihat foto-foto saat Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono dan istrinya Any Yudhoyono melakukan penanaman pohon trembesi saat peresmian taman tersebut.

Saat peresmian taman itu, bersama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono juga hadir para wali kota dari seluruh Indonesia. Masing-masing wali kota menanam sebatang pohon di sisi utara hutan yang dinamai kawasan Taman Nusantara. Setiap pohon di kawasan itu diberi keterangan nama-nama pohon dan wali kota yang menanamnya. Ada 99 jenis pohon khas dari berbagai daerah di Nusantara yang ditanam oleh setiap wali kota di kawasan itu.

Di sisi utara plaza marmer itu juga terdapat lapangan basket dan lapangan voly untuk mereka yang suka berolahraga. Sementara di sisi baratnya ada shelter yang menjual berbagai ragam souvenir (Souvenir shop). Ke barat lagi semakin kedalam hutan kita bisa melihat tempat pembibitan berbagai jenis tanaman, pengelolaan souvenir shop dan tempat pembibitan tanaman itu dilakukan dengan melibatkan masyarakat setempat. Tak jauh dari situ di bagian sebelah barat juga ada mushala dan toilet.

taman kota joging track.jpg
Jogging track di tengah hutan kota Tibang foto

Anda tak perlu khawatir untuk masuk ke dalam kawasan hutan kota itu, karena ada path and jogging track yang dibangun sebagai jalur pejalan kaki. Jalur ini dibangun dalam tiga model, jalur darat sepanjang 500 meter, jalur udara (ramp) dengan ketinggian lima sampai enam meter, serta jalur air berupa jembatan di atas kolam hutan bakau.

Tapi jembatan jalur udara (ramp) kondisinya kini sudah rusak, pengunjung tidak diizinkan lagi naik ke sana, sebelum dilakukan perbaikan. Jembatan tajuk panjangnya sekitar 170 meter, dulu sebelum rusak, pengunjung bisa menikmati pemandangan hutan kota itu kita bisa menikmati bebagi pemandangan sekitar hutan yang dipenuhi areal rawa dan hutan bakau di sisi utaranya. Pada turunan jembatan itu kita juga bisa melihat pemandangan ke arah pantai Alue Naga, bahkan bisa melihat Pulau Weh, Sabang yang bagai gunung menjulang dari dalam laut ujung barat Selat Malaka.

Di ujung turunan jembatan itu, juga ada sebuah ruang terbuka dengan sarana permainan anak-anak (playground). Ini menjadi salah satu kawasan favorit pengunjung, karena setelah kelelahan menyusuri areal hutan bisa istirahat sambil menikmati makanan ringan (tapi makanan bawa sendiri) dan menjaga anak-anak bermain di playground tersebut.

taman kota jembatan tajuk.jpg
Jembatan tajuk (ramp) yang sudah rusak foto

Playground ini terletak di sudut barat sisi utara hutan, dari sana kita bisa melanjutkan perjalanan ke sisi timur, berjalan di atas jembatan mangrove yang membentang di atas kolam (tambak) yang di dalamnya terdapat berbagai jenis ikan, mulai dari nila, bandeng, mujair, kepiting dan beragam ikan dan biota air lainnya lainnya, tapi Anda dilarang memancing di kawasan tersebut. Jembatan mangrove ini terbuat dari papan kayu dan akar pohon.

Di sisi utara di luar kawasan hutan itu juga terdapat rimbunan pohon mangrove yang mengelilingi setiap petak tambak milik warga setempat. Setiap sore kita bisa melihat ribuan bangau betengger di pucuknya, burung-burung berwarna putih itu juga sering singgah di kawasan hutan untuk mencari makan. Semakin ke timur, setelah melewati jembatan mangrove kita kembali menjelajah hutan melalui jalan setapak. Di sisi jalan kita sering mejumpai papan informasi tentang berbagai jenis flaura dan fauna yang hidup di dalam hutan kota tersebut.

Hutan kota ini bukan hanya berisi tanahan pohon saja, tapi juga di dalamnya terdapat berbagai jenis tanaman buah dan aneka jenis bunga, tapi pengunjung dilarang memetik buah dan bunga dalam kawasan hutan tersebut. Selain itu kita juga dilarang mengambil telur burung di sarang-sarang yang di atas pohon, sarang alami yang dibuat oleh kawanan burung itu sendiri.

Salah satu jenis burung yang bersarang di kawasan hutan itu adalah Merbak Cerucuk (Pycnonotus goaiavier), burung berukuran sedang yang bagian atasnya berwarna coklat kelabu gelap, dan berwarna putih kusam di bagian bawahnya. Burung ini sering bertengger di dahan pohon secara berkelompok, kawanan burung ini juga memakan berbagai jenis buah yang tumbuh di dalam hutan itu.

taman kota jembatan manggrove.jpg
Jembatan manggrove di areal tambak foto

Dalam hutan kota itu ada juga burung Cicak Kutilang (Pycnonotus aurigaster), sepanjang perjalanan di jalan setapak dalam hutan itu kita bisa mendengar kicauannya. Di tempat-tempat tertentu kita juga bisa melihat kawasan kupu-kupu yang hinggap pada bunga-bunga yang mekar. Tapi pengunjung juga dilarang menangkap kupu-kupu tersebut.

Dari jalan setepak itu kita bisa terus berjalan ke arah selatan hingga kemudian tiba kembali ke areal plaza dan jembatan di pintu masuk untuk keluar ke areal parkir. Di areal parkir ini berbagai kegiatan, konser dan kampanye pengelolaan hutan pernah dilakukan oleh berbagai komunitas pecinta lingkungan.

Ekosistem dengan berama flaura dan fauna yang terbentuk di kawasan Hutan Kota Tibang itu juga telah menjadi taman edukasi bagi pelajar, mulai dari murid taman kanank-kanak, hingga penelitian terhadap berbagai biota didalamnya oleh kalangan akademisi. Anda tidak akan rugi jika berkunjung ke Huta Kota di Gampong Tibang tersebut.

Hutan Kota di Gampong Tibang ini juga merupakan salah satu Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang dibangun Pemerintah Kota Banda Aceh sebagai paru-paru kota. Idealnya sebuah kota memiliki RTH sebesar 40 persen dari luas wilayah kota tersebut. Kini, hutan kota Tibang itu bukan hanya sebatas sarana penghijauan lingungan, tapi juga sebagai pelindung habitat tertentu dari ekosistem yang terbentuk di sana.


Posted on RealityHubs - Rewarding Reviewers
Sort:  

Hello, @isnorman. This is another great and intresting review. Consider using the format I suggested on your previouse review. I look forward to your next review.

Cheers

RealityHubs Mod


Posted on RealityHubs - Rewarding Reviewers

Ok thank you so much @knowledges

View or trade BEER at steem-engine.



Hey @isnorman, here is a bit BEER for you. Enjoy it!

Coin Marketplace

STEEM 0.25
TRX 0.07
JST 0.031
BTC 22817.05
ETH 1820.62
USDT 1.00
SBD 3.07