Samudra
Sebuah puisi yang saya buat khusus untuk ibu saya tercinta. Sebagai ungkapan terima kasih yang tak terhingga atas kasih sayang sejatinya terhadap saya putri bungsunya. Puisi ini juga pernah di muat di koran Banjarmasin Post.

Willy Ana
SAMUDRA
Ibu
Jika rengek menjadi hujan
Tak lelah kau mengayunkan malam
Hingga seluas samudra
Matamu sayu
Meniti waktu
Melepas petang dengan senandung nina bobok
Pada bintang-bintangnya
Gemerlap di rembang senja
Cahaya matamu tak padam
Menembus jantung malam
Pundakmu tak pernah lebam
Menggotong batu-batu hitam
Kau tuntun langkah itu
Pada embun di rumput pagi hari
Hingga jejak kaki ini makin jauh
Melewati titian bara
Kau tiupkan mantra-mantra
Pada pohon-pohon di halaman
Agar tumbuh menjadi mutiara
Ibu
Depok, 6 Maret 2018
Salam sastra penuh cinta
Willy Ana | @willyana


As a follower of @followforupvotes this post has been randomly selected and upvoted! Enjoy your upvote and have a great day!
ok soon i follow. thank you very much for choosing my post. regards
ibu adalah tempat mengalirkan segala gelisah.
ini puisi saya tentang ibu
Ia, benar ibu adalah tempat mengadu segala suka dan duka. Semoga alamarhumah ibunda tercinta bang Mus ditempatkan dalam surganya Allah SWT. Dan untuk ibuku tercinta, semoga sehat, bahagia, dan berkah dalam umur yang panjang. Amin
Keren puisinya dimuat di media cetak. Dikumpulin aja kak, dijadiin buku.
Terima kasih. Jika berkenan menikmati puisi-puisi saya ada dalam kumpulan buku antalogi puisi tunggal saya. Kebetulan saya sudah punya 3 buku. Dan terbaru berjudul Petuah Kampung
Saya banyak. Mengangkat tradisi lokal saya dalam puisi-puisi saya.
Makin oke saja puisimu, Willyana. Itu puisi seorang anak salehah utk ibu yg salehah pula. Menyentuh sekali.
Alhamdulillah Pak. Berkat belajar dan selalu belajar dengan para suhunya, termasuk Pak Ahmadun. Amin, amin, ya robbal alamin. Terima kasih Pak. Salam hangat.
Semoga ibu di rumah sehat2 aja ya kak😍
Amin ya Robb. Terima kasih ya mba. Salam hangat.
Jadi kangen ibunda nih yaaaaahhh galau deh gue kak.
Ia Andrian, terkadang rasa kangen itu tak tertahan.