Sampai Juga Dipertengahan Jalan #Masih dalam momen Bulan Suci Ramadhan 9

in poetry •  last year  (edited)

Wahai malam, wahai Bintang, wahai rembulan
Tak terasa sudah waktu berjalan
Umpama roda kendaraan yang dikendalikan dan tak terasa sudah berada di tujuan
Sehingga kami semakin kuat di hadapan Bintang dan rembulan malam

Wahai matahari
Tak peduli engkau menyinari kami dengan terik mu yang sungguh panas
Sehingga kami sadar bahwa terik mu belum seberapa dengan panasnya Jahanam
Dan kami ucapkan terimakasih atas gambaran yang engkau berikan sehingga kami tersadar

Diantara kami sejatinya sudah membelah waktu
Sehingga tanpa sadar sudah pertengahan jalan kami berjuang
Ini akan terasa berat untuk pandangan serta langkah kedepan
Namun ini tidak akan berhenti, sehingga kami mendapatkan hari kemenangan

Dimana waktu yang di tuju sungguhlah bersinar terang
Namun tidaklah silau saat akan dipandang
Saat hari kemengan tiba, seolah setiap pintu terbuka seakan tanpa ada yang menjaga
Ternyata rumah tersebut tidaklah haram bagi umat yang sudah menang

Saat ini kami sedang melanjutkan perjalanan
Semoga terdengar seruan angin yang mendorong kuat sehingga kami lekas sampai
Akan ada pohon yang sedikit memberikan bisikan sehingga tersadar akan hasutan iblis
Kemudian akan ada sambutan dari setiap umat (Takbir) yang menandakan kita telah sampai

Irhas Apra
Jum'at, 01 Juni 2018

DSC_2699-01.jpeg

Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!