Penyebab-Penyebab Orang Tua Sulit Berkumpul dengan Anak

in pendidikananak •  6 months ago

Sebagai orang tua, apakah kita sering berkumpul bersama dengan anak? Misalnya, sering berkumpul saat makan malam? Pada zaman modern saat ini, tak sedikit orang tua yang tak memiliki banyak waktu untuk berkumpul bersama anak. Padahal, dengan berkumpul bersama sang anak, kita dapat mengajarkan banyak hal kepadanya. “Menghabiskan banyak waktu bersama dengan anak membuat anak belajar banyak hal”, tutur Neha Taharia, seorang psikolog dilansir dari situs flintobox.com Selain itu, dengan sering berkumpul dengan anak, akan lebih merekatkan dan memperkuat hubungan kita dengannya.


Gambar 1. Berkumpul Bersama Anak Menjadi Hal Penting

Berikut beberapa hal, menurut suatu penelitian, yang menyebabkan orang tua sulit berkumpul dengan anak.

Orang Tua Bekerja Terlalu Lama dalam Sehari.

Baik ayah, ibu, ataupun keduanya, memang mesti bekerja untuk menghidupi keluarga. Namun, bila bekerja terlalu lama, akan mengurangi waktu berkumpul bersama dengan anak. Padahal, seperti yang sudah dijelaskan, waktu berkumpul bersama dengan anak menjadi hal penting. Bahkan, di Inggris, menurut suatu penelitian, orang tua hanya memiliki waktu efektif kurang dari satu jam untuk berkumpul dengan anak dalam sehari. Waktu tersebut tentunya sangat singkat.

Orang Tua Sibuk Bekerja Mengurus Rumah.

Apakah kita terlalu sibuk mengurus rumah? Misalnya, terlalu sibuk mencuci pakaian, mengepel lantai, dan sebagainya? Bila terlalu sibuk mengurus rumah, tak tertutup kemungkinan membuat kita sulit berkumpul dengan sang anak. Terlebih, bagi seorang ibu. Mengurus rumah biasanya menjadi aktivitas yang melelahkan. Karenanya, setelah selesai mengurus rumah, tubuh akan terasa letih sehingga membutuhkan istirahat. Padahal, waktu tersebut dapat kita gunakan untuk berkumpul bersama anak.

Anak Lebih Banyak Menghabiskan Waktu Untuk Mengikuti Pendidikan.

Pendidikan memang penting dalam perkembangan anak. Namun, bila anak terlalu banyak menghabiskan waktu untuk mengikuti pendidikan, tentunya akan mengurangi waktu untuk berkumpul dengannya. Misalnya, anak begitu sibuk dengan aktivitas sekolahnya hingga pulang sore hari. Begitu tiba di rumah, anak langsung istirahat. Saat malam, anak sibuk mengerjakan pekerjaan rumahnya. Tak ada waktu bagi orang tua untuk berkumpul bersama dengan anak.

Anak ataupun Orang Tua Lebih Senang Menonton Televisi.

Televisi pun sebenarnya dapat menjadi penghalang. Bila kita ataupun sang anak lebih senang menonton televisi, tentunya akan mengurangi ‘jatah’ waktu berkumpul. Kita ataupun sang akan pun akan lebih fokus menonton tayangan televisi dibandingkan untuk berbagi.

Anak Pada Masa Usia Tak Ingin Berkumpul dengan Keluarga.

Memang, ada saatnya anak lebih senang menghabiskan waktu di luar rumah dibanding berkumpul dengan orang tuanya. Misalnya, anak lebih senang berkumpul bersama teman-teman sebayanya. Bila anak kita pada masa usia tersebut, kita pun sebenarnya tak bisa menghalanginya untuk tak menghabiskan waktu di luar rumah. Tentu saja, selama sang anak tak melupakan berkumpul bersama keluarga.

Demikian, beberapa hal yang dapat cenderung menyebabkan sulitnya orang tua berkumpul dengan anak. Nah, apakah kita merasakan satu ataukah lebih hal tersebut? Bila ya, tak ada salahnya kita mencoba mengatasinya. Misalnya, bila kita begitu sibuk bekerja hingga larut malam dalam sehari, dapat memanfaatkan hari libur sebaik-baiknya untuk berkumpul dan bermain-bersama dengan anak. Sebagai hal penting, rumah menjadi pendidikan pertama bagi sang anak…

Oleh: Rahadian
(mas_rahadian@yahoo.co.id)

Referensi:

  1. https://flintobox.com/blog/parenting/7-way-to-spend-time-with-your-kid-parenting
  2. http://www.dailymail.co.uk/news/article-2363193/No-time-family-You-Parents-children-spend-hour-day-modern-demands.html

Sumber Gambar:
https ://pixabay.com/en/kids-parents-nursery-snake-grinder-1219331/

Pilih Kami Sebagai Witness Anda - setiap suara menentukan.

  • Akses halaman Witness Voting.
  • Scroll down sampai bawah.
  • Ketik "puncakbukit" di textbox berikut.
  • Klik tombol "VOTE".
  • Kami akan follow anda.. ;-)
  • My Witness Update

Lihat juga:

Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!
Sort Order:  

Berdasarkan penelusuran dari artikel ini menambah informasi bagi kita sebenarnya apa yang dirasakan orang tua.

Orang tua lebih sering bersentuhan dengan Handphone sehingga anak kurang perhatian orang tua.

Terima kasih @puncakbukit telah mengirimkan sebuah artikel yang bisa menjadi pencerahan bagi kami, salam hangat dari dataran tinggi Gayo.

You got a 31.25% upvote from @upyou courtesy of @puncakbukit!

Tolong diupvote balik ya trms..

Tulisan yang sangat menginspirasi.

·

Thank you yaa..

Artikel yang menarik cukup bermamfaat.. 😉 salam sukses selalu bersama Steemit Community... Salam sukses selalu daripada @atjehsteemit

Postingan yang bagus.....

Semoga dengan tulisan yang sangat bermanfaat ini dapat menyadarkan para orang tua terhadap anak dan lebih memperhatikan terhadap perkembangan anak.

artikel menarik di baca bagi para orang tua

Komunikasi yang baik, waktu dan kebersamaan menjadi kunci suksesnya keharmonisan orang tua dan anak, thank for sharing @puncakbukit