Hati-Hati Dengan Doa Anak
Pagi semua steemian yang dirahmati Allah. Moga pagi ini adalah pagi yang indah untuk hari yang cemerlang untuk para steemian seluruh jagat raya. Lama sudah rasanya saya ingin menulis posting, selama ini cuma postingan gambar doang. Moga masih bisa ya.
Oya ide tulisan ini sebenarnya sudah lama. Ia lahir ketika pada suatu ketika saya membaca arti salah satu doa yang diajarkan oleh ayah umi atau sekolah play group sejak kita masih kecil lagi. Doa itu adalah..
Nah perhatikan kalimat terakhir terjemahan doa di atas kawan. "Dan kasihanilah/sayangilah mereka berdua sebagaimana mereka memelihara dan mendidik ku sejak kecil".
Buat kalian yang sudah punya anak, apa rasanya ketika membaca kalimat di atas. Kalau saya ada kerenyuhan yang mendalam, dalam sekali. Anak kita minta Allah menyayangi kita sebagaimana kita menyayangi mereka sejak kecil.
Bahwa kita wajib menghormati orang tua itu mutlak adanya. Tapi ternyata ada sistematika lain bahwa kita akan diperlakukan ketika tua seperti apa yang perlakukan mereka sejak kecil.
Ketika kita terlalu sibuk dengan dunia kita (selaku orang dewasa), lalu ketika tua anak-anak kita tak memberikan perhatian selayaknya dan kita menuduh mereka tidak berbakti ?.
Saya adalah orang yang percaya hukum sebab akibat. Jadi bila ingin mendapatkan keindahan hari tua bersama penerus kita maka mari kita rancang dari sekarang, mulai saat ini.
Dalam beberapa artikel parenting seringkali menekankan istilah "quality time". Artinya sisihkan waktu anda yang bersahaja dengan anak, tanpa baca koran, tanpa pegang hape, tanpa nonton sinetron apalagi main mobile legend. Ini maksud waktu yang berkualitas disini.Hingga anak kita benar-benar merasakan kehadiran orang tuanya.
Kadang saya kasihan pada rekan pada rekan yang hampir 18 jam waktu habis di warung kopi hanya untuk bercengkrama dengan sesama coffee lover. Andai saja ia bekerja di warkop seumpama trader , designer atau blogger, tentu ini tak masalah karena memang kewajiban kita menafkahi keluarga. Jangan lupa pula selain nafkah materi mereka jua butuh nafkah batin diantaranya perhatian dan kasih sayang kita.
Dari doa di atas, anak kita minta Allah menyayangi kita sebagaimana kita menyayangi mereka sejak kecil. Lalu bila kita menyia-nyiakan mereka sejak kecil, apa jadinya ?
Kawan, tulisan ini lebih saya maksudkan sebagai nasehat diri. Bila anda setuju, mari kita rancang hari tua yang indah mulai hari ini.
Allahumma aamiin.
You got a 75% upvote from @azwargolden!
Send at least 0.01 SBD - 0.02 SBD to participate in bid and get upvote of 0%-100% with full voting power.
Oo kajeeut 0.02 nyoe, Hana peugah2 lagoe
hahaha...
oy, kalheuh lon vote bunoe bg beh
Very nice a great post of world
Makasih sudah singgah
Semoga aku, dan mereka anak- anak yang lain menjadi anak selalu mendo'akan orNg tua.
Senang sekali kakak singgah
Benar @bangrully , permasalahan akhir zaman, kadang di rumah pun disibukkan dengan android dll..semoga kita semua dalam hidayah dan kebaikan.
Makasih buk ipah sudah singgah
Setuju bg...orang jaman skrg sering mnyebutnya dengan "karma", saya kurang setuju dengan karma, saya lebih setuju dengan hubungan sebab akibat atau cause & effect. Efek itu ditentukan oleh cause nya, oleh sebab itulah ada bab ikhtiyar..setuju sekali kang..heheh
Tingat teuh fisika glah 2 sma
Jino baro tingat bg..jameun guru2 fisika ta dhet haha
Sebagai bahan renungan bagi seorang ayah dan calon seorang ayah.
Makasih sudah singgah kakak
ini yang harus kita ajar kan kepada anak-anak supaya memudahkan datang rezeki buat kita yang sudah jadi bapak bapak.
Ya bang Joy, resesi kasih sayang
Terima Kasih @bangrully
Good Intuition :)
Motivasi yang sangat brat bermeumanfaat...
Watee ta Duk ta pike2, raya panyang but
Nyan keuh nyan but yang wajeb geutanyoe jalan-jalan kan...