Budidaya jernang
Banyak orang tergiur harga jernang yang fantastis, per kg nya. Harga tinggi menjadi bumerang, banyak perambah menebang kerabat rotan itu. Menebang jernang menjadi jalan pintas memperoleh laba besar. Jernang tumbuh merambat hingga ketinggian 25 meter. Untuk mendapatkan buah di pucuk, memang bukan hal mudah. Oleh karena itu, ‘Jernang terancam punah,’ kata Drs Yana Sumarna MSi, periset di Pusat Penelitian Hutan dan Konservasi Alam, Bogor, Jawa Barat.
Getah Jernang merupakan hasil hutan sejenis rotan (bukan kayu) yang diambil getah dari kulit buahnya untuk keperluan tertentu. Buahnya seperti buah rotan, bulat kecil-kecil berkumpul seperti buah salak. Jernang merupakan tumbuhan merambat pada pepohonan di sekitarnya.
Di dalam getah jernang mengandung senyawa dracoresen (11%), draco resinolanol (56 %), draco alban (2,5 %) sisanya asam benzoate dan asam bensolaktat. Getah jernang biasa digunakan sebagai campuran obat diare, disentri dan pembeku darah akibat luka, sebagai bahan baku pewarna porselen, pewarna marmer, bahan penyamakan kulit, bahan baku lipstick dan lain-lain.
Hal ini sangat diperlukan oleh nagara Cina, Thailand, Singapura, Hongkong dimana mereka memerlukan getah jernang lebih dari 400 ton pertahun. Indonesia saat ini dapat mengeksport getah jernang hanya 27 ton pertahun itupun sebagian hasil pencarian buah jernang dari dalam hutan. Penyebaran jernang di Indonesia berada di hutan pulau Sumatera ( Aceh, Jambi, pedalaman Riau) dan Kalimantann (Pontianak)
Kini kita sudah menyediakan bibit jernang yang unggul
Yang masa panen nya malai dari di tanam 2/3 tahun hinggah 3 tahun



Congratulations @akhyasad! You have completed some achievement on Steemit and have been rewarded with new badge(s) :
Click on any badge to view your own Board of Honor on SteemitBoard.
For more information about SteemitBoard, click here
If you no longer want to receive notifications, reply to this comment with the word
STOP