Bukan Diriku Yang Dulu
Aku hanya potongan dari diriku yang dulu, terlalu banyak air mata kepahitan yang menetes dari diriku. Aku jauh dari rumah ...
Dan telah lama kuhadapi semua ini sendiri, aku merasa tak ada seorangpun yang berkata kebenaran padaku. Tentang tumbuh dan perjuangan yang harus di hadapi.
Dalam pikiran kusutku. Aku sudah melihat ke belakang untuk temukan di mana letak kesalahanku. Terlalu banyak cinta akan membunuhmu, jika kau tak bisa membuat keputusan terbagi antara cinta dan rumah yang kau tinggalkan.
Aku menuju malapetaka karena aku tak pernah membaca petanda. Aku hanya banyangan dari diriku yang dulu dan tampaknya tidak ada jalan keluar dari keadaan ini.
Dulu kubawakan engkau cahaya mentari, kini semua yang kulakukan hanya akan membuat dirimu kecewa. Bagaimana bila engkau coba rasa apa yang kurasa. Tak bisakah kau lihat bahwa tak mungkin untuk memilih.
Tak ada yang membuatnya mengerti, kemanapun aku pergi aku akan selalu terikat kekalahan. Bila kau yakin itu tidak ada sama sekali itu akan menguras semua tenagamu. Membuat dirimu memohon, berteriak dan merangkak serta rasa sakit yang akan membuat dirimu gila.
Engkau korban dari kejahatanmu....