Do'a Memilih Jodoh

in life •  19 days ago

image


Source

"Apa ada do'a untuk meyakinkan kita dalam memilih pasangan hidup" ?

Nah, sahabat Steemian, itu tadi pertanyaan dari salah satu teman saya, dia menanyakan soal jodoh, ntah apa sebabnya tiba-tiba dia menanyakan tentang jodoh, padahal status kami sama. Yaitu masih sama-sama lajang, Tapi saya tetap menjawab, walaupun saya menjawabnya iseng-iseng, alias asal jawab. Dan saya jawab kayak gini, nah ini do'a, kalau dari saya sih gini kalau mau do'a

"Ya Allah, ya Tuhanku, kalau dia memang jodohku, dekatkan lah dia di sampingku, kalau dia bukan jodohku, dekatkan lah dia di sampingmu"😁

Mohon ma'af, tapi jangan di tiru kalau yang itu ya. Sebenarnya do'a mengenai memilih jodoh dalam Islam itu ada, dari mulai keluar rumah, ada do'anya, naik mobil ada do'anya, mobil mulai bergerak ada do'anya, mobil turun ada do'anya, mobil naik, ada turun, eh ma'af, maksud saya ada do'anya. Bahkan mencet jerawat ada do'anya, seperti ini do'anya, "Ya Allah yang Maha membesarkan, yang Maha mengecilkan sesuatu, maka kecilkan lah", sambil di baca, sambil di pencet.

Jadi prinsipnya ada tiga, ya Allah jadikan lah dia kalau jodohku, kalau dia baik. Jangan maksa kayak tadi, misalnya "Kalau saya nggak bisa jadi suaminya, pastikan dia jadi istri saya", nah itu sama aja kalau gitu, ya kan. Jadi intinya baik untuk agama, dan jangan pernah menikah kalau itu tidak baik untuk agama, itu yang pertama. Nah yang kedua, baik untuk kehidupan dunia. Yang ketiga pilihkan lah sesuatu yang baik menurut Allah, karena kalau menurut Allah baik, itu sudah pasti baik untuk kita.


image
Source

Nah inikan pembahasannya berkaitan dengan jodoh, kita kan pasti punya keinginan, contoh, "Aduhh, pengennya pasangan hidup kita yang seperti a, b, c, d, e, f, g dan seterusnya". Maksudnya kita pasti punya impian, bahwa pasangan hidup kita akan seperti yang kita inginkan. Tapi pada kenyataannya berbeda, misalnya sama yang laki-laki, bekerja di mana, segala macam, profesinya apa, gitu kan. Tapi ternyata pas di kasih, di dekatkan, yang tidak kita sukai itu, malah ada pada dia.

Menurut saya itu sih yang namanya jodoh, tapi prinsipnya memang yang namanya jodoh itu tidak terlalu, gimana ya jelasinnya ? karena gini, mindset kita yang namanya jodoh itu, apa yang terlihat di mimpi. Tidak ! Bukan begitu, ubah pola pikir anda, sebenarnya yaitu kemantapan di hati, kalau itu tidak mantap di hati, atas pertimbangan-pertimbangan tadi.


image
Source

Maka jangan kan pertimbangkan agama, pertimbangan kekayaan, nasab, dan segala macam tadi memang belum jodoh. Walaupun dia setiap hari lewat di depan rumah kita, itu belum tentu jodoh kita.

Balik lagi, ini kalau berbicara soal, katakan lah kita sudah menikah, boleh di katakan sebagai sebuah jodoh. Lalu kemudian dalam sebuah pernikahan itu banyak sekali hal-hal, "Ternyata nggak cocok nih, aduh aku nggak suka ini". Terus terjadi lah pengorbanan, dan toleransi dari kedua belah pihak, katakan lah seperti itu. Mereka mempertahankan sebuah perkawinan, tapi kemudian sebetulnya mereka sendiri dalam kategori tidak bahagia, katakan lah berdasarkan "Ya sudah lah terima aja".

Jadi dalam sebuah perkawinan, pertama aturannya sederhana, yaitu menikah itu menggabungkan antara sesuatu yang berbeda. Asalkan itu bisa membahagiakan, silahkan atas dasar agama. Misalnya memang dalam perkawinan ada pengorbanan, karena apa yang kita mau, belum tentu sama dengan yang kita dapatkan.

Ada orang cantik, tapi borosnya luar biasa, ada orang yang jelek tapi malah sabar. Ada orang yang jelek tapi sangat setia, nggak pernah selingkuh, jelek kan nggak ada yang mau.

Maka yang harus di perjuangkan adalah, merekatkan atas nama agama. Perekatan atas agama itu maksudnya yang penting ada pengorbanan-pengorbanan yang memungkinkan nanti mencapai kedua-duanya kembali kebahagiaan. Tidak ada orang yang sempurna di dunia ini, pasti ada kekurangan dan kelebihan, saling menerima.


image
Source

Dalam Islam perceraian kan realistis, kalau memang nggak cocok, boleh cerai. Tapi ingat, usahakan betul, jangan sampai ada perceraian. Kalau memang nggak cocok, bukan berarti dua-duanya jelek, karena baik dengan baik, belum tentu itu jadi baik. Misalnya sate itu enak, es krim juga enak, tapi kalau di campur malah nggak enak, ya kan ?

Saya sudah pernah coba itu, rasanya nggak karuan, pahit asin, pokoknya nggak enak banget. Bahkan nggak enak dengan enggak enak, jadi enak, tong itu nggak enak, seng itu nggak enak, tapi jadi tongseng, malah jadi enak, ya kan. Nah, makanya, hidup itu simpel sebenarnya, tergantung bagaimana kita menjalaninya, pokoknya di enak-enakin aja. Meski di tengah badai, semangat tidak boleh pudar, terus lah berkarya. Moga-moga ada manfa'at yang di dapat, Salam Steemian Indonesia.

~Keep Writing~

image

Salam Sahabat Inspiratif

Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!