Oase Ramadan #16: Rujak dan Keajaiban Hidup

in life •  21 days ago

OASE RAMADAN.jpg
Design by @hayatullahpasee


Saat melewati pasar Peunayong sore kemarin, mendadak saya jadi kepingin rujak gara-gara melihat pedagang rujak. Kepinginnya pakai banget. Tetapi tidak memungkinkan untuk membelinya karena saya sedang menuju ke rumah teman untuk buka puasa bersama. Selain, di lokasi itu sedang macet-macetnya.

Rujak memang salah satu kudapan favorit saya, apa pun bentuknya, saya suka. Cuma jeruk nipis dicocol garam pun saya suka, apalagi rujak serut yang manis dan segar itu. Saya jadi berhalusinasi, seandainya ada yang ketuk pintu rumah saya dan mengantarkan sebungkus rujak, ugh, betapa nikmatnya.

Setengah jam kemudian kami tiba di Kompleks Villa Asri, Ulee Kareng, di rumah ketua komunitas kami, komunitas sepeda gunung. Karena datang lebih awal, kami pun turut bantu-bantu sekadarnya. Membantu memotong buah, mengatur gelas, menuang minuman, menghidangkan kue, sebisa yang kami bantu karena semuanya memang sudah siap saji.


IMG20180603191648.jpg
Rujak serut manis segar


Menjelang berbuka, saat kami sedang duduk santai sambil bertukar cerita, saya melihat seorang ibu-ibu berpakaian syar'i datang. Ia menenteng sebuah wadah berbahan plastik. Tak lama kemudian isi wadah itu dituangkan dalam mangkuk kaca dan diletakkan di meja, bersisian dengan aneka hidangan lain.

Dan, betapa terkejutnya saya saat melihat isi mangkuk itu ternyata rujak serut. Aroma buah kuini yang segar dan harum langsung merangsek indra penciuman saya. Membuat saya ingin segera melahapnya. Dalam hati berulang-ulang saya berucap syukur. Terharu. Betapa cepatnya Allah mengabulkan keinginan saya. Bahkan sisa rujak itu saya ambil sedikit untuk dibawa pulang.

Saya sering mengalami hal seperti itu, teman-teman pun saya yakin pernah. Saya selalu merasa takjub pada apa yang terjadi dalam hidup saya. Banyak keinginan-keinginan yang terwujud dengan cara-cara yang ajaib dan unik. Bahkan ada yang terkesan tiba-tiba, tetapi sebenarnya tidak, semua sudah diatur oleh Allah. Bukankah Allah Maha Mengetahui dan Maha Mendengar doa-doa tersembunyi dari yang paling rapat sekalipun di hati kita?


IMG20180603183227.jpg
Hidangan berbuka


Saya selalu yakin bahwa Allah akan memenuhi segala kebutuhan hamba-Nya, tinggal bagaimana kita mengikhtiarkannya. Bahwa Allah sesuai dengan persangkaan hamba-Nya, dengan itu kita akan mudah melihat kekuasaan dan keajaiban-keajaiban yang diberikan Allah, dengan itu kita tidak akan merasa sombong karena sombong adalah jubah Allah Swt. Dan dengan itu pula kita selalu mawas diri, sadar diri sebagai makhluk yang kerdil dan karenanya Allah lah satu-satunya tempat bergantung dan berlindung.[]

Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!
Sort Order:  

Tak terduga ya Kak, rujaknya langsung datang menghampiri. Ada namboh gak Kak?

·

namboh, kan bawa pulang lagi hahahha

Kak ra juga pernah gituuu.. Allah Maha Tahu..
Hmm, dekat rumah kk ra di Banda loh, kalau di Ulee Kareng.. 😊

·

di mananya di UK? kalau ihan tinggal di Peulanggahan...

·
·

Lamgapang han..

luar biasa kak. Nindi jadi teringat kata-kata dalam novel Sang Pemimpi

Bermimpilah, karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpimu

Jadi apa saja yang tersirat dalam batin kita, Allah maha mengetahui

·

Iya betul, selalu afirmasi diri dengan hal2 positif, karena kebiasaan positif itu pasti akan berdampak positif pula.

Adakna apam keubeu, bek rujak :D

·

Not my fav nyan hahaaaa

Kalau rezeki memang tak ke mana. Bahkan ia datang tanpa kita mengungkapkannya kepada siapapun, namun Allah Mahamengetahui.

·

Iya betup.... Maka jangan takut meminta kepada pemilik segala, ya kan?

Terimakasih telah menggunakan #ramadan-tkf, ditunggu artikel berikutnya, segala yang berkaitan dengan Ramadhan

Salam hangat dari Kanada,