Mukasyafah.
Assalamualaikum sahabat steemit, pembahasan saya kali ini berkaitan dengan Mukasyafah. Pengertian Mukasyafah dapat dibagi dua, yaitu :
Mukasyafah Rububiyah, yaitu terbuka tirai ke-Tuhanan.
Mukasyafah Ghaibiyah, yaitu terbuka tirai ke-Ghaiban.

Namun sahabat steemit pembahasan kita merupakan Mukasyafah Ke-Tuhanan.

Mukasyafah ke-tuhanan hanya dapat dicapai dengan penalaran akal paling tinggi pada batas titik maksimal yang kemudian bisa menurun kembali. Sedang ilmu Mukasyafah Ke-Tuhanan tidak mungkin dicapai oleh akal, kita hanya dapat mencapainya dengan Nur dari Yang Maha Mencipta Akal, yaitu Allah SWT.




Hadis Riwayat Bukhary dari Abu Hurairah :
"Dari Abi Hurairah r.anhu, sesungguhnya orang-orang(para sahabat) bertanya ; ya Rasullulah, apakah kita bisa melihat Tuhan kita di hari kiamat ? Maka Rasullulah menjawab : sulitkan kamu melihat bulan di malam bulan purnama ? Para Sahabat menjawab : tidak ya Rasullulah. Rasullulah berkata lagi :" Apakah kamu sulit melihat matahari di waktu tanpa awan ?" "Sesungguhnya kamu akan melihat Tuhan seperti itu".






