Tidak disiplin dan amburadulnya kinerja pihak Rumah Sakit

in indonesia •  19 days ago

image

Sudah kebiasaan saya, seminggu sekali saya datang kerumahnya sakit umum untuk mengambil obat adik saya yang terjangkit epelipsi sejak lama. Dan sudah menjadi kebiasaan pula, kami, kelaurga pasien dibuat menunggu hingga berjam-jam lamanya untuk mendapatkan beberapa butir obat. Karena ini telah menjadi kebutuhan, kami terpaksa menunggu, meski terkadang datang di pagi hari, pulang saat hampir azan dikumandangkan.

Hari ini saya cukup kesal dengan pelayanan yang diberikan pihak rumah sakit. Bahkan bukan hanya saya, banyak keluarga pasien lain yang juga kesal karena tidak ada kepastian meski kami telah menunggu berjam-jam. Pasalnya dokter yang bertugas di di salah satu poli klinik tidak datang, namun tidak ada kepastian apakah ada dokter yang menangani atau tidak.

Sementara, diluar sana Ada banyak pasien yang menunggu. Namun petugas di sana tidak begitu merespon bahkan mereka sempat menyuruh setiap pasien untuk pulang karena tidak ada dokter yang bertugas hari ini katanya dengan mudah.

Terakhir mereka menyuruh seluruh pasina yang telah dari pagi menunggu untuk pulang, hanya karena alasan bahwa dokter spesialis atau dokter umum tidak ada yang masuk. Saya cukup geram atas perlakuan mereka yang saya anggap tidak begitu peduli, sehingga saya memprotes mereka untuk bagaimana dokter harus masuk. Karena mengingat ada banyak pasien yang datang dari jauh-jauh dan telah menunggu lama sejak pagi.

Adik saya seharipun dia tidak boleh absen minum obat. Sehingga bagaimanapun saya harus berusaha keras untuk mendapatkan obat itu. Petugas kembali mengarahkan saya kepolisian THT, untuk meminta tolong pada dokter yang bersangkutan supaya bersedia menulis resep obat itu. Tetapi apa yang terjadi setelah saya menemui sang dokter.

Dia tidak bersedia menolong, karena secara prosedur tugas dia tidak bertugas di poli saraf, jadi dia menolak mentah-mentah dan berkilah tidak mau tahu. Butuh obatkah atau tidak. Sehingga terpaksa saya kelaur dengan raut wajah yang mengecewakan. Ini bukan peristiwa pertama kalinya di RSU itu.

image

Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!