Melepas KSI Chapter Jakarta
Sejak awal, memang tidak ada penunjukkan khusus terkait Ketua KSI Chapter Jakarta. Ide membentuk KSI Jakarta ini muncul setelah saya diajak Pak Mustafa Ismail (@musismail) bergabung di Steemit dalam sebuah kongkow sederhana di pojok Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat.
Awalnya, saya tidak begitu tertarik juga untuk join. Sebab saat itu saya sudah memiliki banyak media sosial sejenis seperti Fcebook, Twitter, Instagram, Blog dan malah tidak terurus. Namun, anehnya, Pak @musismail saat itu bersama Mbak @willyana terus saja mendesak saya untuk bergabung hingga akhirnya saya ditarik ke grup @steemitbudaya yang sudah lebih dulu dibentuk.
Katanya, steemit berbeda dengan media sosial lain. Kita bisa mendapatkan banyak pengetahuan di sana. Membangun jejaring. Dan tentu saja, saat menulis di steemit, kita akan mendapatkan reward, bonus yang tak pernah didapatkan seorang pengguna media sosial lainnya, dan ini hanya terjadi jika kita join di steemit.
Beberapa hari lewat, akhirnya saya membuat juga akun karena penasaran. Setelah membuat akun di steemit, saya dan pak @musismail menjadi lebih sering berkomunikasi. Sometime, saya menghubungi Pak @musismail untuk menanyakan beberapa hal remeh, termasuk ketika saya sudah mendapatkan password tapi saya lupa menyimpannya. Akun awal saya adalah @pilopoly dan tidak bisa dipakai.
Beberapa malam berikutnya, kami bertemu di TIM. Pak @musismail saat itu menyarankan saya untuk membuat akun baru. Akhirnya, di lesehan TIM, malam itu saya kembali mendaftar lagi dengan email dan nomor hp lain. Jadilah @apilopoly.
Sejak saat itu, saya jadi sering memposting di steemit. Lebih giat berkujung ke berbagai akun untuk berinteraksi dengan berbagai orang guna mendapatkan feed back untuk diri sendiri. Misalnya, jika kita sering berinteraksi dengan akun lain, mereka juga tidak segan mengunjungi wall kita untuk memberikan komentar dan voting pada postingan yang kita unggah. Karena bagaimana pun, kita tidak akan mendapatkan apa-apa jika formula ini dijalankan.
Dari sana, seiring seringnya saya membuat postingan, seiring itu pula membuldak anggota @steemitbudaya. Sebab Pak @musimail terus saja mempromosikan steemit kepada kalangan seniman. Banyak sastrawan yang bergabung saat itu. Mulai dari Pak @ahmadunyh, @imansembada, @blogiwank, hingga Pak Ngarto Februana (@ngartof), salah satu staf Ahli Riset PDAT/Redaktur Koran Tempo.
Menanggapi menggeliatnya anggota grup, saya saat itu punya inisiatif untuk membentuk grup yang lebih spesifik, yakni grup yang dapat mengakomodir kawan-kawan di Jakarta. Tak menunggu lama, saya mengutarakan ide itu kepada Pak @musimail untuk membuat grup KSI Chapter Jakarta (@steemitjakarta). Tercatat, hingga saat ini sudah ada sekitar 40an anggota di grup ini, yang sebagiannya juga berasal dari anggota @steemitbudaya.
Terhitung sejak bergabung, tentu saja ada banyak orang baru yang masuk dalam kehidupan saya. Meskipun belum pernah bertemu, tapi rasanya pondasi yang terbangun di steemit menjadi begitu kuat dan menggairahkan. Dari pertemuan di media sosial ini, kami jadi saling menguatkan juga saling menyarankan agar membuat postingan yang membangun dan berguna bagi orang lain.
Seiring dengan bertambahnya pula anggota baik di @steemitbudaya dan @steemitjakarta, saya, Pak @musismail, Mbak @willyana, dan @andrianhabibi terus mengajak teman-teman dekat kami untuk join. Asal ada kesempatan, kami bersama-sama terus mempromo steemit dengan cara masing-masing.
Puncaknya, kami berhasil menggelar dua kali Steemit Meetup yang menghadirkan pemateri handal yakni @razack-pulo dan @ayijufridar. Terakhir, kami menyelenggarakan lagi Steemit Meetup di tempat yabg sama. Kali itu, kami berhasil mengundang @dokter-purnama untuk menjadi panelis kami. Ini tentu saja dua gebrakan besar yang kami lakukan di Jakarta. Sebab, kami membuat kegiatan ini tanpa sponsor sama sekali. Hanya modal saling mendukung dan bekerja sesuai tupoksi masing-masing.
Melepas KSI Jakarta
Bagi saya ini adalah pilihan berat. Sebab, KSI Chapter Jakarta yang saya inisiasi beberapa waktu lalu harus saya lepas. Pun demikian, bagaimana pun, ini semacam pembuktian bagi diri saya sendiri bahwa saya tidak rakus dengan posisi. Awalnya saya berniat membuat KSI Chapter Jakarta untuk mengakomodir kawan-kawan lain. Biar gampang mengontrol saja, tak lebih.
Jika saat ini KSI Chapter Jakarta sudah lebih baik dan berkembang, tentu pula ini kebanggaan bagi saya. Tidak ada hal yang lebih saya harapkan kecuali KSI Chapter Jakarta berjalan dengan baik dengan berbagai agendanya kedepan.
Saya sudah memikirkan keputusan ini jauh-jauh hari ketika saya mendapatkan sebuah statemen dari seseorang terkait Ketua KSI Chapter Jakarta harus dipilih kembali. "Ini adalah negara demokrasi. Kita tidak bisa menunjuk orang untuk menjadi ketua tanpa ada persetujuan dari anggota," kata statemen itu.
Maka, kata statemen itu lagi, lebih baik KSI Chapter Jakarta segera memilih ketua agar tidak terkesan ditunjuk sendiri.
Tentu saja kalimat ini benar. Saya memang merasa bahwa saya belum pantas untuk menjadi ketua KSI Chapter Jakarta. Masih banyak orang lain yang lebih pintar membuat mapping kepemimpinan. Oleh karena itu, dengan rendah hati, saya kembalikan KSI Chapter Jakarta kepada tiga orang yang pernah saya diskusikan untuk membentuk komunitas ini.
Mereka adalah Pak @musismail, Mbak @willyana dan @andrianhabibi agar mendiskusikan kembali siapa yang pantas dan cocok untuk menjadi ketua KSI Chapter Jakarta.
Saya juga mengucapkan selamat memilih ketua baru agar KSI Chapter Jakarta berkembang dan semakin mendapatkan banyak anggota.
Regard.
Pilo Poly
NOTE
Pengumuman kontes tetap akan saya informasikan besok, Senin, 23 April 2018.
Saya doakan yang terbaik untuk KSI Chapter Jakarta. Kawan-kawan disana, tentunya punya cara sendiri yang elegan dan inklusif menyelesaikan segala persoalan.
Kalian semua steemian-steemian keren, yang dibutuhkan Jakarta dan Indonesia..
Keep steem on...
Terima kasih semangatnya bang
Di bawa tenang dulu bang. Perkataan kemarin kan karena ada proses yang panjang juga. Saya engga pernah dengar ada kawan-kawan yang menggantikan abang. Bahkan, kawan-kawan menunggu abang.
Kalau abang mundur juga, saya ikutan mundur dari posisi sekretaris. Komentar ini juga sebagai pengumuman agar sebelum meetup keempat bersama bang @bahagia-arbi, KSI Chapter Jakarta musyawarah saja. Kita nerima kekeluargaan ini.
Semoga musyawarahnya berjalan dengan baik. Salah satu agenda yang harus di bahas yang menurut saya penting adalah program mendirikan Sekolah Steem/it Indonesia di Jakarta.
nyimak
Horeee... Ka jeut ta peugot KSI Chapter Pamulang mantong, kiban?
Memang harus puget hai dek @cicisaja, droe nuh ketua beh..lon jak watei meet up..hehehehe..kiban sagoe nyan...na can?
Hana can sagai... Iloeng beu si pilo ketua jih, tugaih loen peugot kue ngon kupi
Saya tidak trlalu mengerti, yang pasti semoga teman-teman Steemian yg ada di Jakarta bisa musyawarah dan segera menyelesaikan masalah ini dgn bijak.
Kita harus mencegah terjadinya perpecahan.
hmm
Menurut saya, janganlah serius kali seperti sebuah partai politik atau organisasi lainnya. KSI juga tidak memiliki AD ART atau code of conduct dalam proses mengelola organisasi. Di Aceh juga banyak yang main tunjuk dan sejauh ini tidak ada masalah. Bahwa ada perbedaan pendapat dan gesekan di sana sini, saya pikir itu wajar dalam sebuah organisasi.
Semoga @apilopoly tetap aktif di Steemit. Kalau saya ke Jakarta nanti, jumpa yaaa...?
Saya akan jadi Jurkam utk @apilopoly, bagi saya seorang @apilopoly sangat pantas memimpin Jakarta (KSI Chapter Jakarta). Semangat dong..ingat kami..droe nuh bereh! Bek jak cok lei gob nyan.
ada apa ini ??
Saya terkejut dengan ini semua. Terkejut jika ada yang mempersoalkan posisi Ketua KSI Jakarta. Pasti yang mempersoalkan adalah orang yang tidak tahu sejarah berdirinya KSI Jakarta. Dari hanya kami berempat (@apilopoly, bang @musismail, @andrianhabibi dan saya). Anggota pertama memang berempat. Dari situ, kita bermusyawarah agar KSI Jakarta punya pengurus kecil -- agar bisa bergerak dinamis. Kita berempat pun sepakat @apilopoly jadi ketua, @andrianhabibi sekretaris dan saya @willyana bendahara. Sementara bang @musismail kita sepakati sabagai penasehat bersama bang @blogiwank dan pak @ahmadun. Dari sini, kami masing-masing terus mengajak teman-teman terdekat untuk bergabung di KSI Chapter Jakarta ini. Kalaupun sekarang anggotanya sudah bertambah banyak itu harapan kita semua. Saya pribadi dan teman- teman yang tergabung dalam tim pengurus tidak ada maksud untuk memiliki grup ini. Tapi kami hanya membantu mengakomodir grup agar dinamis. Jadi pemilihan kepengurusan itu dilakukan secara demokratis hasil musyarawah berempat karena waktu itu memang baru kita berempat anggotanya. Makanya saya heran masalahnya di mana? Tidak demokratis bagaimana? Semoga teman-teman yang baru bergabung di kemudian hari paham kondisi ini.
Saya kira mungkin kita berempat perlu duduk mengobrolkan lagi hal ini. Bukan cuma sebagai pengurus, juga sebagai pendiri dan penggerak awal. Semoga ada solusi yang baik dan sejuk. Salam.
Iya kak. Kita harus duduk bareng dan bermusyawarah ulang. Saya juga sepakat kalau kedepan ada generasi baru yang mengemban amanah ini. Semoha KSI Chapter Jakarta akan lebih gesit dan berkembang. Sehingga kita melihat kebesaran KSI Chapter Jakarta.