Menyelami Keganasan Ikan Hias Toman

in ikanhias •  29 days ago

Bila ditanyakan tentang ikan Toman mungkin sebagian besar dari para pembaca sudah mengenal ataupun bahkan melihatnya secara langsung di perairan sungai. Hal ini dirasa wajar sebab keberadaan jenis ikan Toman cukup banyak di perairan kita dan tersebar merata di berbagai daerah. Hanya saja, kebanyakan orang-orang yang mengenalnya dikarenakan sering dikonsumsi dan diolah ke berbagai jenis makanan. Padahal jenis ikan Toman juga terkadang dijadikan sebagai ikan peliharaan dalam akuarium dan kolam. Untuk itu pada artikel ini coba menguliknya lebih jauh lagi agar semakin banyak yang mengenalnya.

Ikan Toman merupakan salah satu jenis ikan predator air tawar yang masih satu keluarga dengan ikan Gabus yakni keluarga Channidae. Keberadaan ikan Toman di Indonesia tersebar hanya di beberapa pulau besar saja seperti Sumatera, Kalimantan, dan pulau-pulau disekitarnya. Tapi ikan ini juga telah diintroduksi ke berbagai daerah lainnya di pulau Jawa dengan ditaruh di sungai dan danau. Di luar negeri, ikan ini pun diketahui terdapat di perairan tawar negara Malaysia, Thailand, Laos, India, Myanmar, dan India.


Gambar: Ikan Toman di dalam akuarium

Ukuran fisik ikan yang bernama latin Channa Micropeltes ini tergolong cukup besar dengan panjang dapat mencapai satu meter. Tubuhnya sekilas mirip ikan Gabus yang tampak besar dengan bentuk memanjang. Dibagian atas punggungnya terdapat sirip yang dapat ditegakkan dan terbentang hingga ke area pangkal ekornya. Dibelakang insangnya terdapat sirip utama yang berukuran sedang dan tidak terlalu lebar. Di area bawah perut juga terdapat sepasang sirip yang berukuran kecil. Dan dibelakang sepasang sirip kecil tersebut juga terlihat sirip yang berukuran sedang dan terbentang hingga pangkal ekor. Lalu ekornya mirip ikan Cupang yang berukuran cukup lebar.

Disamping itu juga, bentuk kepalanya agak lebar dengan mata yang besar dan mulut lebar serta dilengkapi gigi kecil yang tajam. Sekujur tubuhnya diselimuti sisik yang berukuran kecil dan terlihat jelas saat terkena cahaya. Corak warna tubuhnya tergolong agak beragam mulai dari hitam, putih, hijau, dan cokelat. Warna hitam terlihat di bagian kepala, sirip, ekor, dan badannya. Warna putih terdapat dibagian bawah badannya baik di area dagu, perut, hingga ke pangkal ekornya. Warna hijau tampak dibagian atas kepala dan punggungnya. Lalu warna cokelat terlihat di bagian sisi wajah belakang mata dan badannya.

Karakter atau sifat ikan Toman dikenal sangat agresif yang bahkan tidak segan menyerang binatang besar dan manusia yang berada dekat dengan nya. Biasanya sifat agresif ini muncul saat anaknya sedang berada dalam ancaman atau merasa terganggu sehingga sang indukan bertindak agresif dengan mencoba menggigit siapapun yang mengancam anak-anaknya. Selain itu juga, ikan Toman tergolong ikan predator yang menyantap ikan-ikan berukuran kecil, katak, dan serangga. Begitu agresif dan predatornya jenis ikan Toman ini sampai bisa mengancam kelestarian jenis ikan lain yang berada di sungai atau danau yang ditinggalinya. Hal ini pun terbukti dari adanya kampanye agar tidak melepasliarkan bibit atau indukan ikan Toman di perairan sungai dan danau di Pulau Jawa. Selain itu juga, ikan Toman termasuk kedalam daftar hitam yang dilarang keberadaannya di Inggris dan Amerika Serikat karena telah mengancam kelangsungan hidup ikan lokal yang berada di sungai dan danau.

Walaupun ikan Toman memiliki ukuran raksasa dan agresif tapi tidak mengurangi minat orang-orang untuk memeliharanya dalam akuarium ataupun kolam. Hal ini dikarenakan corak warna tubuhnya tergolong indah dan termasuk cukup tenang saat berenang di akuarium. Selain itu, harga ikan Toman di pasaran terbilang lumayan tinggi yang mencapai di atas ratusan ribu rupiah yang disesuaikan dari keindahan corak warna dan ukuran tubuhnya. Hanya saja, mengingat ikan Toman sangat agresif dan mampu mengancam keselamatan maka ada baiknya bertanya terlebih dahulu bagi yang sudah pernah memelihara agar tidak salah saat merawatnya dalam akuarium. Okey.

Oleh: Satria Dwi Saputro
(satriadwisaputro@ymail.com)

Sumber Tulisan:

Sumber Gambar:

  • https ://commons.wikimedia.org/wiki/File:Channa_micropeltes_2012_G1.jpg

Byteball tebar hadiah. Segera klaim airdrop anda!.

Voting bot @kakibukit: kirim 0.002 - 0.04 SBD + memo = URL, voting setiap 2.4 jam, min ROI 10%, max age 3.5 hari, jenis posting bukan komentar.

Pilih @puncakbukit Sebagai Witness Anda - setiap suara menentukan.

  • Akses halaman Witness Voting.
  • Scroll down sampai bawah.
  • Ketik "puncakbukit" di textbox berikut.
  • Klik tombol "VOTE".
  • Kami akan follow anda.. ;-)
  • My Witness Update

Lihat juga:

Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!