Bunga Tapak Dara

Bunga Tapak dara adalah jenis bunga yang tumbuh liar di sekitar kita kadang di jadikan tanaman hias. Sejarah bunga tapak dara ini berasal Amerika Tengah. Bunga tapak darah mempuyai nama ilmiah Catharanthus roseus L. G. Don . Tanaman bunga tapak dara memliki 3 jenis warna bunga mulai dari bunga tapak dara putih, bunga tapak dara merah, dan bunga tapak dara ungu. Budidaya bunga tapak dara ini dengan cara menyemai biji, setek batang, atau akar. Fungsi bunga tapak dara tidak hanya untuk tanaman hias saja, namun kegunaan bunga tapak dara ini bisa juga digunakan sebagai tanaman obat herbal alami bagi tubuh.

Tinggi tanaman bisa mencapai 0,2-1 meter. Memiliki batang yang berbentuk bulat dengan diameter berukuran kecil,berkayu, beruas, dan bercabang serta berambut. Daunnya berbentuk bulat telur, berwarna hijau, tersusun menyirip berselingan dan diklasifikasikan berdaun tunggal. Panjang daun sekitar 2-6 cm, lebar 1-3 cm, dan tangkai daunnya sangat pendek.
Bunganya aksial (muncul dari ketiak daun). Kelopak bunga kecil, berbentuk paku. Mahkota bunga berbentuk terompet dengan permukaan berbulu halus, ujungnya melebar, berwarna putih, biru, merah jambu atau ungu tergantung kultivarnya. Buahnya berbentuk silinder, ujung lancip, berambut, panjang sekitar 1,5 - 2,5 cm, dan memiliki banyak biji.