puisi
TIRAI KERINDUAN
Bulan dan bintang enggan bersinar di malam hari,
mentari pagi tak semerbak bunga mewangi
siang hari haus akan pancaran sinar matahari
senja sorepun malu menyinari bumi
kala kerinduan menghampiri
tak ada satupun burung bernyanyi
semerdu alunan simponi
Lelah langkah kaki
mengikuti alunan syair harmoni
terbayang jiwa yang teriris sepi
menyambut raga yang tersipu mati
ketika paras mu hadir dalam mimpi
merasuk kedalam halusinasi
merusak dinding-dinding emosi
Waktu telah mengiringi jalan kita bersama
Ada senyum yang tercanda
Ada tangis yang beriring air mata
Semua adalah kenang terindah hidupku
Tentangmu,
Aku mencintaimu.
Jika tulisan ini mengganggumu,
Hapuslah
Jika puisi ini mengusikmu,
Sirnakanlah
Tapi jika dapat kuungkap rasa hatiku
Yang meski sering kupendam karena luka
Tapi, kini,
Ijinkan aku berkata “I Love you”
Jadilah kekasihku,
Teruntuk Seseorang yang kunanti
Maafkanlah sang hina ini mengungkapkan rasa
diantara ketakutan dan kecemasan
Tentang cinta yang kutitipkan pada sang putri
Engkau, Putri impianku
Jadilah kekasih halalku di dunia
Lalu bersama, jadilah bidadariku
Disurga, di alam keabadian cinta
#### **
Your voting will force your voice to give me strength.
thanks.

Congratulations! This post has been upvoted from the communal account, @minnowsupport, by safina from the Minnow Support Project. It's a witness project run by aggroed, ausbitbank, teamsteem, theprophet0, someguy123, neoxian, followbtcnews, and netuoso. The goal is to help Steemit grow by supporting Minnows. Please find us at the Peace, Abundance, and Liberty Network (PALnet) Discord Channel. It's a completely public and open space to all members of the Steemit community who voluntarily choose to be there.
If you would like to delegate to the Minnow Support Project you can do so by clicking on the following links: 50SP, 100SP, 250SP, 500SP, 1000SP, 5000SP.
Be sure to leave at least 50SP undelegated on your account.