Nikmatnya Bukber di Masjid Glumpang Tujoh Matangkuli

in #esteem3 years ago

image

image

Kegiatan safari Ramadhan Pemkab Aceh Utara pada hari kelima, Senin (28/5), yang dipimpin oleh Bupati H Muhammad Thaib berlokasi di Masjid Babussalam Gampong Geulumpang Tujuh Kecamatan Matangkuli.

Kehadiran Bupati H Muhammad Thaib bersama anggota tim disambut antusias oleh masyarakat setempat yang telah menunggu sejak sore hari seraya menyiapkan sajian makanan untuk berbuka puasa. Dalam rombongan ini juga ikut hadir Ketua KPA Wilayah Pase Tgk Zulkarnaini Hamzah, guru tilawah Tgk Faisal Amsa, SSos, dan penceramah Tgk H Mustahafa Thaib (Abi Peurupok) dari Rabithah Aceh Utara.

Buka puasa bersama yang digelar di pelataran masjid turut diramaikan oleh jajaran Muspika Matangkuli, para tokoh masyarakat,  pimpinan dayah dan balai pengajian, serta puluhan warga masyarakat. Seusai shalat magrib dan isya berjamaah, kemudian dilanjutkan shalat tarawih, serta siraman rohani yang disampaikan oleh Abi Peurupok.

Pada kesempatan itu, Bupati H Muhammad Thaib mengatakan kedatangannya ke Glumpang Tujuh semata-mata untuk bersilaturahmi dengan warga masyarakat. Pihaknya menitip pesan agar masyarakat terus menjaga suasana damai di Aceh Utara, jangan pernah ada dalam pikiran untuk melakukan kekacauan, apalagi melakukan bom bunuh diri seperti yang pernah terjadi di daerah lain.

Menurut Cek Mad, sapaan akrab Bupati, bunuh diri tidak pernah diajarkan dalam Islam walau untuk tujuan apapun. Warga Aceh Utara tidak boleh ada yang punya rencana melakukan hal-hal seperti itu. “Jangankan masuk surga, bahkan matipun di luar agama Islam, alias mati kafir,” kata Cek Mad di hadapan jamaah.

Siraman rohani yang disampaikan oleh Abi Peurupok di antaranya membahas selain bom bunuh diri yang dapat mematikan pelaku dan orang lain, ada bom lain yang sangat berbahaya bagi masyarakat Aceh karena juga dapat membuat binasa dan mematikan. Bom itu adalah narkotika dan obat-obatan terlarang. Bom ini malah lebih mengerikan karena matinya pelan-pelan, setelah orangnya mabuk, teler dan gila karena seluruh jairngan otak dan urat tubuhnya telah rusak binasa.
Oleh karena itu, pada kesempatan itu Abi Peurupok mengajak para jamaah menjaga diri, anak-anak serta seluruh generasi Aceh dari bom tersebut. Bom itu sudah masuk hingga pelosok kampung dan kian meraja lela di tengah masyarakat, tersebab itu perlu kewaspadaan dari semua pihak. Kita waspadai bersama, kalau kita harapkan pak polisi atau Pemda saja tentu tidak sanggup melakukan itu.