Berdagang dengan Allah

source
Seorang lelaki tua sedang berjalan di depan sebuah toko sedang melihat-lihat toko mana yang menjual selimut, karena sebentar lagi akan memasuki musim dingin, dengan baju yang compang-camping dia masuk ke sebuah toko yang sangat megah, maklum saja karena lelaki tersebut merupakan orang yang fakir. Para pengunjung lain yang sedang berbelanja merasa heran melihat lelaki tua masuk ke toko yang kebanyakan berbelanja disitu orang-orang berkelas, tetapi pemilik toko menyambut dengan baik dan ramah.
Pemilik toko :Bapak mau cari apa? bisa saya bantu...
Pak Tua: Saya mau cari selimut karena sebentar lagi musim dingin akan tiba, tapi........
Pemilik toko : Tapi, kenapa Pak?
Pak Tua : Saya takut tidak cukup uang karena saya cuma mempunyai uang 100 ribu. sedangkan saya membutuhkan 5 helai selimut, tidak perlu yang mahal yang penting bisa mengusir hawa dingin dari tubuh kami.
Pemilik toko: Oh Segitu cukup lah Pak, itu ada selimut yang bagus baru sampai, saya pesan dari Mesir. Harganya untuk bapak saya kasih 20 ribu saja.
Pak Tua tersebut sangat gembira mendengar selimut harganya cuma 20 ribu saja. Setelah di bungkus dengan rapi oleh pemilik toko, lalu pak tua itupun memberikan uangnya, dan selimut pun diambil untuk dibawa pulang.
Seorang pelanggan toko tersebut yang dari tadi pemperhatikan, bertanya kepada pemilik toko : Saya dengar tadi kamu jual selimut 20 ribu sedangkan kemarin untuk saya kamu jual 200 ribu padal selimutnya sama, apakah tidak salah itu?
Pemilik Toko :Memang benar harga selimut itu harganya 200 ribu, kemarin saya berdagang dengan manusia. Sedangkan hari ini saya berdagang dengan Allah. Sebenarnya saya ingin memberikan gratis selimut itu kepada bapak tua tadi. Tetapi saya ingin menjaga harga diri bapak tua tersebut maka saya mau menerima berapapun uang yang di berikan untuk membeli selimut tadi, agar dia tidak menganggap menerima sedekah dari saya, takut membuatnya malu.
Sesungguhnya saya menginginkan pak tua itu terhindar dari musim dingin yang sebentar lagi akan tiba. Semoga Allah SWT menerima sedekah saya tadi, serta menjaukan kami sekeluarga dari panasnya api neraka.
SEMOGA BERMANFAAT
Sungguh, sangat diperlukan sebuah cara dalam beramal atau memberi sedekah supaya tidak membuat orang yang kita beri merasa malu.
@bangjuh berkesan dengan cerita singkatnya
Terima kasih telah berkunjung salam sukses selalu untuk @fatany
Tulisan yang menarik dan menginspirasi @bangjuh 👍
Terima kasih @santiintan