Rambu Solo (Tana Toraja)

in #culture3 years ago (edited)

Salam sahabat stemians, Nama toraja pertama kali diberikan oleh sebuah suku yang bernama Sidendereng dan juga dari suku luwu. Suku Sidendreng memanggil penduduk daerah tersebut dengan sebutan To Riaja yang berarti (Orang yang berdiam di negeri atas atau pegunungan) sedangkan suku luwu memanggilnya dengan sebutan To Riajang yang memiliki arti (orang yang berdiam di sebelah barat). Seiring dengan perkembangan waktu sebutan itu berubah menjadi Toraja, penggunaan kata Tanapun ditambah yang memiliki arti sebuah negeri, sehingga saat ini daerah pemukiman suku toraja dikenal dengan nama Tana Toraja.

hello friend stemians, Toraja name was first given by a tribe named Sidendereng and from tribe luwu. Sidendreng tribe called the people of the area with the title To Riaja which means (People who dwell in the country or mountain) while the tribe luwu call him as To Riajang which has a meaning (people who dwell in the west). Along with the development of time the title was changed to Toraja, the use of the word plus Tanapun which has a meaning of a country, so that today Toraja tribal settlement region known as Tana Toraja.

DSC07050-730x486.jpg

"Upacara kematian Tana Toraja"(Rambu Solo)

Rambu Solo merupakan sebuah upacara adat kematian masyarakat di Toraja yang memiliki tujuan sebagai lambang penghormatan dan juga dianggap sebagai proses menghantarkan arwah ke dunia roh. Upacara ini juga dikenal dengan upacara untuk menyempurnakan sebuah kematian karena sang mayat akan dikatakan betul-betul meninggal setelah seluruh prosesi upacara selesai.

Apabila prosesi upacara kematian belum selesai maka orang yang meninggal hanya akan dilihat layaknya seperti orang sakit atau lemah, sehingga orang tersebut akan dilayani sama halnya seperti orang hidup normal, seperti tidur di tempat tidur dan akan disugukan hidangan makanan dan minuman termasuk juga berbicara.

"Tana Toraja death ceremony" (Rambu Solo)

Rambu Solo is a customary ceremony of community death in Toraja which has a purpose as a symbol of respect and also considered as the process of delivering spirit to the spirit world. The ceremony is also known as a ceremony to perfect a death because the corpse will be said to die after the whole ceremony procession is over.

If the procession of the death ceremony has not been completed then the deceased will only be seen as a sick or weak person, so that the person will be served as well as a normal living person, such as sleeping in bed and will be served food and drink as well as talking.

5 (1).jpg

Acara puncak dari upacara adat Rambu solo biasanya diadakan pada sebuah lapangan yang terkhusus. Didalam upacara tersebut terdapat beberapa ritual yang dilakukan, seperti pembungkusan jenazah, setelah itu proses selanjutnya adalah penurunan jenazah ke lumbung guna untuk disemayamkan, dan proses terakhir yaitu pengusungan jenazah ke tempat peristirahatan terakhir.

Terdapat satu hal yang menarik ni sahabat steemian di toraja, hampir semua masyarakat Toraja membawa orang meninggal ke sebuah tempat persemayaman terakhir yaitu Londa, londa merupakan sebuah kompleks kuburan kuno peninggalan leluhur masyarakat toraja yang berada di dalam gua. Pada bagian luar gua londa dapat kita temukan beberapa boneka-boneka kayu khas Tana Toraja. Boneka ini merupakan sebuah miniatur dari jasad yang dikuburkan di dalam gua londa tersebut.

The highlight of the traditional Rambu solo ceremony is usually held on a special field. In the ceremony there are several rituals performed, such as the wrapping of the corpse, after which the next process is the decline of the corpse into the granary to be buried, and the last process is pengusungan corpse to the final resting place.

There are interesting things ni steemian friend, almost all the people of Toraja bring the dead to a place last londa is Londa, londa is an ancient tomb complex ancestral relic Toraja community residing in the cave. On the outside of the cave londa we can find some wooden dolls typical of Tana Toraja. This doll is a miniature of the bodies buried in the cave londa.

Indonesia-Sulawesi-Lemo-is-cliffs-burial-site-in-Tana-Toraja.jpg

Hal menarik selanjutnya yang dmiliki toraja adalah, pembuatan miniatur jasad ini hanya khusus bagi bangsawan yang mempunyai kelas sosial tinggi, sementara bagi warga yang memiliki kelas sosial bawah mereka tidak diperbolehkan untuk membuat patung miniatur tersebut.

There is an interesting rule in Toraja, making miniature of this body only for high-class nobles, while for people who have lower social class they are not allowed to make the miniature statue.

Sahabat steemit yang saya hormati, somoga postingan ini dapat memberikan tambahan informasi dan ilmu yang bermamfaat bagi sahabat steemit semua sekian dari saya.

By @rajaraden

Dear friend steemit, hopefully this post can provide additional information and knowledge that benefits to my friend steemit all of me.

By @rajaraden

Sort:  

Congratulations! This post has been upvoted from the communal account, @minnowsupport, by raja from the Minnow Support Project. It's a witness project run by aggroed, ausbitbank, teamsteem, theprophet0, someguy123, neoxian, followbtcnews, and netuoso. The goal is to help Steemit grow by supporting Minnows. Please find us at the Peace, Abundance, and Liberty Network (PALnet) Discord Channel. It's a completely public and open space to all members of the Steemit community who voluntarily choose to be there.

If you would like to delegate to the Minnow Support Project you can do so by clicking on the following links: 50SP, 100SP, 250SP, 500SP, 1000SP, 5000SP.
Be sure to leave at least 50SP undelegated on your account.