Dalam Bahasa Makassar, roko artinya bungkus, sedangkan roko-roko berarti kue yang dibungkus daun pisang. Roko-roko cangkuning menggunakan adonan tepung beras dan santan yang diberi isi kelapa parut yang dicampur gula merah. Kue ini biasanya dibungkus bentuk piramida.