Jalan Panjang
Jalan panjang, lurus dan tidak berliku begitulah terlintas di benak setiap orang bagaimana seharusnya hidup ini terjalani akan tetapi kenyataannya sungguh berbeda. Ada sesuatu hal yang harus disadari setiap orang-orang di dunia ini punya tugas, pekerjaan yang harus mereka lewati tanpa keluh kesah dengan hati senang gembira.
tetapi kadang kala sekeras apapun kita mencoba kejenuhan selalu menghampiri mengubah pola pikir kita yang tadi semangat sekarang menjadi bosan dan lesu. Pada fase ini timbullah pikiran yang arahnya negatif dimana kita menyalahkan akan kehidupan kita atau sebagainya diantaranya muncul pertanyaan apakah jalan hidupku seperti ini. perlahan tapi pasti pikiran negatif tersebut menggiring pada kehidupan yang tiada arti, banyak orang yang menyerah tapi banyak juga yang bisa melewatinya dan bangkit kembali.
sumber : google
Bangkit kembali, semangat ini yang diperlukan dan harus ditanamkan pada setiap orang. Terserah Jalannya mau lurus atau berliku tapi yang jelas jalannya tetap berliku akan tetapi kita dapat membuat jalan tersebut menjadi mulus dan mudah dilalui, yahh power itu yang masing-masing dimiliki oleh setiap orang dengan cara mereka sendiri. Asalkan mereka mau berusaha dan tetap teguh serta yakin untuk mengapai ujung jalan tersebut. Jangan kita memikirkan proses yang terlalu rumit mulailah dengan yang mudah dulu pelan-pelan namun pasti.
sumber : google
Proses, proses yang bagaimana?
kita perlu mengingat sewaktu lahir, dimana semua manusia yang baru lahir disebut bayi. Apa yang bisa dilakukan oleh bayi hanya menangis dan kembali menangis tapi seiring waktu pertumbuhan bayi tersebut yang menjadi lebih besar sampai anak-anak sampai remaja dan sampai dewasa. Disini tanpa kita sadari proses yang panjang telah terlewati begitulah proses yang seharusnya dijalani, mulai dari satu langkah kemudian langkah yang lain akan mengikuti. bukankah jalan panjang itu sangat jauh tanpa melangkah entah sampai kapan kita akan berada di tengah atau ujung jalan, jangan hiraukan waktu yang dihabiskan tanpa berbuat apa-apa waktu juga tetap berjalan jadi tetap bergerak dan bergerak....
sumber : google
Sekarang yang menjadi permasalahannya adalah waktu. Banyak waktu yang telah terbuang, waktu yang tidak bisa diajak kompromi, waktu yang tidak bisa diundur kembali Karena itu jika kita telah menyadarinya jangan salahkan waktu sebab dia juga melakukan tugasnya sendiri. Kitalah yang harus berpacu dengan waktu supaya tidak ketinggalan paculah sekuat tenaga agar kita semakin terdepan, dengan terkontrolnya waktu maka orang tersebut telah memiliki remote kehidupannya, fasilitas kendaraannya untuk berjuang dijalan yang panjang...
bukan sebagai loser but a winner.