Keude Kupi Sentral Point Baru
Di Aceh, keude kupi (Coffee Shop) bukan sekedar tempat untuk minum kopi atau teh. Keude kopi jauh lebih dahsyat fungsinya sebagai pusat informasi, pusat pertemuan orang-orang dan pusat bisnis.
Suasana keude kupi di Aceh nyaris seperti di pasar pagi dimana bertemu orang-orang dengan berbagai latar belakang.
Suasana keude kupi di Aceh saat ini sebagiannya sudah pindah ke Jakarta, dimana pengusaha Aceh banyak membuka usahanya di Jakarta.
Tercatat antara lain Jambo Kupi dan Kupi 88 di Pasar Minggu, Fakultas Kopi di Setia Budi, The Atjeh Connection di Sarinah, SCBD dan jalan Sabang, Cangkir Sembilan di Kalibata City.
Pada Kamis pekan lalu, saya bertemu orang-orang ini di Cangkir Sembilan. Setelah sekian lama tak bertemu dan kami pun mengabadikan dalam sebuah gambar ini.
Islamuddin Ismady, Morenk Beladro, Helmi N Hakim dan Benny Poelem.
Asyik
Pasti asik apalagi ketemu Islamuddin hehe
Tasty
Revolusi kopi
Revulusi dari hati🌹
Salam ngopi dari Jambi, Pak
Kopi Jambi juga asik kalau Dinikmati seteko rame rame 😅
Potret ekspansi mungkin juga migrasi. Nyan van. Bereh bro
Semua boleh mau ambil tapi jangan kau rampas Kopi dari tanganku😅
Ha ha ha, tinggal secangkir! Betol?
Hayeu that ngon hehe
Saleum
Kalau gak menulis ntar dianggap sudah mati ngon 😅
Selamat ngopi. Aku baru nyoba Jambo Kopi. Mantap tuh
Sesekali ke Cangkir Sembilan kami @musismail @willyana dan @elfinarachmi sering ngopi disitu
Salam ngopi.....
Semoga sukses
Aamiin
Sayangnya Ana tidak suka Kopi. Yang bedjuang keras memaksa Ana nyobain kopi bang @musismail.
Mustafa Ismail @musismail itu memang otorites suka memaksa orang. Tetapi sepanjang pengetahuanku, ia selalu memaksa melakukan kebaikan. Jadi dalam istilah barunya Pemaksa Kebaikan.