Mengunjungi vitruvius ship
Faktanya, sebagai crew bekerja di kapal sangat membosankan, kontrak kerja yang saya jalani selama 6 bulan di kapal sangat melelahkan dengan penantian kapan tiba hari untuk pulang. Bahkan untuk turun ke darat saja (selama di panama) tak ada izin. Jadilah saya melenggang-lengang di dalam tumpukan besi tiga Puluh kali seratus lima puluh ini.
vitruvius escavator dredger ship
Pagi ini, saya sedikit dapat kabar bagus, lebih tepatnya ajakan untuk mengunjungi kapal vitruvius, masih satu perusahaan dengan kapal ibn battuta. Memang dalam beberapa hari ini lagi banyak kerjaan di kapal. Sangat melelahkan di tambah lagi panas matahari sangat terik, cukup membakar tubuh lelah ini.
"Ricky, you follow us to visit vitruvius? Tawarnya
Ok, why do we go there? Tanya saya
"Just visit"
Ya, saya langsung mengiyakan. Pun selama hampir 3 bulan saya belum pernah turun kedarat.
Jam 06 : 30 pagi service boat datang ke ibn. Battuta menjemput kami.
Saya fikir kapal ini alongside di pelabuhan dengan niat bisalah setidaknya menginjak darat di pelabuhan. Namun ternyata kapal vitruvius tidak alongside di pelabuhan.
Ya, setidaknya dapat penglihatan baru lah, tidak hanya monoton di kapal ibn. Battuta, sedikit menghirup udara segar di tempat yang berbeda.
Salam hangat dari panama
Colón, 27 january panama




Tambah ilmu lagi
Pap ku..hawa teuh. Sep hayue @ltha15..
Boh pane hayeuh, that-that meukraleup ulee ka, han meurumpok tron u darat.. Hahahah