Gudeg Khas Semarang
Haloo Steemians, postingan kali ini aku mau mereview salah satu kuliner legendaris dari Semarang. Apa itu??
Thats right...gudeg...
Selama ini kita mengenal gudeg adalah salah satu makanan khas Jogja, tapi siapa sangka di Semarang ada satu gudeg yang cukup populer yaitu Gudeg Abimanyu.
Berada di Jalan Abimanyu, Gudeg milik Bu Lasmi ini sudah ada sejak tahun 1960-an secara turun temurun. Kendati berlokasi di sebuah gang yang kecil keberadaan gudeg ini mudah ditemukan karena lokasinya yang tak terlalu jauh dari pusat kota.
Gudeg Abimanyu ini buka mulai pagi hari sampai siang, kemudian sore hingga malam hari. Saat weekend tiba biasanya pengunjung akan naik 2x dari hari biasa, jadi jangan heran jika kita harus sedikit mengantri demi mencicipi gudeg ini.
Gudeg Abimanyu secara umum hampir sama dengan Jogja, hanya saja yang membedakan cita rasa Gudeg Abimanyu tak terlalu manis seperti Gudeg Jogja. Begitu juga dari segi tampilan, selama ini kita sering melihat jika olahan gudeg itu kering tapi jika Gudeg Abimanyu ini adalah tipe gudeg basah.
Begitu juga dalam hal penyajian, Gudeg Abimanyu ini disajikan bersama dengan daun singkong, sayur kol rebus, sambal goreng krecek, telur bulat, serundeng basah lalu disiram dengan kuah berwarna putih kental yang gurih.
Untuk menikmati Gudeg Abimanyu kita bisa menambahkan beberapa lauk yang tersedia seperti opor, ayam, aneka sate dan juga kerupuk udang. Satu porsi gudeg dihargai sebesar Rp 18.000,00, tentu harga ini sebanding dengan cita rasa gudeg yang menggoyang lidah. Kalau kata Pak Bondan, maknyus...
Oh iya Gudeg Abimanyu ini ternyata sudah cukup tersohor lho, hal ini terbukti dari beberapa pengunjung yang berhasil diabadikan dalam sebuah bingkai yang tertata di dinding. Tukul Arwana, Anne Avantie, Purwacara, dan beberapa Youtuber pernah makan di tempat ini.
Penasaran seperti apa Gudeg Abimanyu ini?? So, pastikan memasukkan kuliner ini ke dalam list saat hendak travelling ke Semarang.
Sekian dulu ya postingan kali ini, see you next post...
Postingan ini telah dibagikan pada kanal #Bahasa-Indonesia di Curation Collective Discord community, sebuah komunitas untuk kurator, dan akan di-upvote dan di-resteem oleh akun komunitas @C-Squared setelah direview secara manual.
This post was shared in the #Bahasa-Indonesia channel in the Curation Collective Discord community for curators, and upvoted and resteemed by the @c-squared community account after manual review.
@c-squared runs a community witness. Please consider using one of your witness votes on us here
Terima kasih...
Nyaaam! Duuuh, jadi pengen ke semaraang 😁
Ayok ke main ke Semarang..Banyak wisata baru lho
Kalau ke Yogya, saya terkadang mencoba gudeg. Rasa makanan ini memang tidak cocok dengan lidah saya. Tapi nggak ada salahnya kalau mencoba gudeg semarang, Mbak @patriciadian.
Karena rasa gudeg yang terlalu manis ya Bang @ayijufridar?hehehe...Kalo gudeg di Semarang nggak terlalu populer sih, masih lebih populer nasi ayam,hehehe
Kalau gitu, saya makan nasi ayam saja kalau ke Semarang lagi. Benar sekali Mbak Dian, gudeg yogya terlalu manis, semanis kenangan yang ada di sana, hehehe...
Eaaaaa....Jogja memang selalu memiliki cerita manis,hihihihi