Review Film : 300
Membahas film 300 seperti menceritakan kembali kisah lama tentang kehebatan sosok Leonidas dengan 300 pasukan Sparta ketika menghadapi Persia yang mencapai 170 ribu orang. kemudian berlindung di daerah yang cukup sempit, para pasukan Sparta yang berani mati ini mampu menahan serangan Persia selama tiga hari dan membunuh kurag lebih hingga dari 70 ribu prajurit.
Meskipun akhirnya Leonidas harus tewas karena terbantai bersama 300 pasukannya, tetapi kisah mereka tetap dikenang sebagai salah satu bentuk kesetiaan kepada negara.
Film 300 ini diadaptasi dari novel grafis karya Frank Miller, dan disutradarai Zack Snyder mencoba menyajikan sebuah pertempuran tersebut kedalam film layar lebar. Dan hasilnya, melalui banyaknya penguatan karakter serta tampilan darah yang disajikan secara berlebihan, film tersebut mampu meraup angka hingga USD 45 juta dari budget yang tadinya hanya mencapai USD 65 juta.
Jadi tidak heran, menanggapi kesuksesan fim ini yang bisa dibilang sangat luar biasa. Selain itu, pihak Warner Bros dan Legendary Pictures juga memutuskan untuk membuat film keduanya lewat tajuk 'Rise of an Empire'.
Tidak ingin membuat suasana sedih saat Leonidas hilang, dalam film Rise of an Empire menampilkan angle berbeda melalui perjuangan komando perang Themistocles (Sullivan Stapleton) dari Yunani untuk mengalahkan pasukan Persia.
Film ini kembali membawa resep yang hampir mirip seperti film pendahulunya, film tersebut berusaha tampil semaksimal mungkin dengan suasana pertempuran di atas laut serta menyajikan ambisi Xerxes (Rodrigo Santoro) yang berkarakter gagah dan setangguh dahulu.
Sangat disayangkan, film itu berbeda dengan kisah Leonidas yang cukup banyak meninggalkan kesan, Themistocles justru hanya hadir sebatas pemuas rindu. Terutama, jika berbicara tentang alur ceritanya, apa yang ditampilkan dalam film Rise of an Empire juga termasuk jauh dari klimaks.
Menyimak kisahnya, cerita Rise of an Empire dimulai saat Leonidas (Gerard Butler) bersama 300 pasukannya turun ke medan perang untuk menggempur kekuatan Persia. Dikisahkan dari sisi yang berbeda, Themistocles yang membunuh Raja Darius I (Yigal Naor ) juga ikut berjuang untuk mengalahkan Artemisia (Eva Green) yang ternyata merupakan tangan kanan Xerxes.

kestaria yang setia, pemberani menegakan keberanaran dan loyal sangat sulit dicari saat ini. Film ini layak di tonton para caleg jelang Pemilu seperti sekarang ini. Hahahahaha
Best movie ever
Posted using Partiko iOS
Postingan yang menarik, salam KSI dari dataran tinggi.
Posted using Partiko Android
Alur ceritanya membawa imajinasi kita kembali pada tempoe dulu, saya terbayang akan kisah kerajaan Romawi , dari kostumnya juga. Intinya film ini layak di tonton, dan sayang bila di lewatkan.
Memang tulisan dan ulasan @levycore sangat mantap
Congratulations @levycore! You have completed the following achievement on the Steem blockchain and have been rewarded with new badge(s) :
Click here to view your Board
If you no longer want to receive notifications, reply to this comment with the word
STOPDo not miss the last post from @steemitboard: