Gojek Akuisisi Startup Blockchain

in #blockchain7 years ago


Source

Pada awal 2019 lalu, kita dikejutkan oleh kabar bahwa Gojek mengakuisisi Coins.ph, sebuah startup fintech berbasis blockchain yang berbasis di Filipina. Perusahaan fintech ini memiliki platform trading mata uang kripto seperti bitcoin dan lain-lain.

Wah, apakah ini artinya Gojek akan melebarkan bisnisnya hingga ke dunia kripto? Yuk kita simak ulasannya.

Sebuah Startup Fintech Filipina

Coins.ph didirikan pada tahun 2014 oleh Ron Hose, pengusaha Silicon Valley. Startup ini memberikan layanan untuk membeli dan menjual mata uang kripto dan pembayaran digital. Ada tiga bisnis besar yang dimilikinya, yaitu mobile payment, uang digital, dan sistem pembayaran untuk kalangan usaha.

Saat ini, Coins.ph memiliki platform dagang bitcoin, bitcoin cash, dan ethereum yang diperjualbelikan dengan mata uang peso. Para pembeli dan penjual tidak harus memiliki rekening bank untuk melakukan trading. Hingga saat ini, terdapat lebih dari 5 juta pelanggan dan setiap bulannya platform ini memproses lebih dari 6 juta transaksi.

Demi Dampak Sosial yang Positif

Menurut keterangan resmi Gojek, startup berbagi tumpangan ini akan bekerjasama dengan Coin.ph dalam pembayaran nontunai. Dikutip dari TechCrunch, akuisisi Gojek ke Coins.ph ini bernilai sebesar 72 juta dollar atau sekitar 1 triliun rupiah, yang merupakan akuisisi terbesar yang pernah dilakukan Gojek.

Nadiem Makarim, pendiri dan CEO Gojek mengatakan bahwa pengumuman akuisisi ini menandai dimulainya komitmen jangka panjang Gojek di Filipina dan kelanjutan misinya untuk menggunakan teknologi demi meningkatkan kehidupan sehari-hari dan dampak sosial yang positif.

Jalan Gojek Tidak Akan Mulus

Sayangnya, jalan Gojek merambah pasar ke Filipina mungkin tidak akan mulus karena Otoritas Transportasi Filipina, The Land Transportation Franchising and Regulatory Board (LTFRB) menolak masuknya Gojek ke Filipina karena alasan kepemilikan asing.

Regulasi ini baru diatur pada akhir tahun 2018 lalu, tepatnya 20 Desember 2018, sekitar satu bulan sebelum Gojek mengumumkan akuisisinya terhadap Coins.ph. Unit usaha milik Gojek, Velox Technology Philippines Inc, tidak memenuhi syarat kewarganegaraan karena menurut konstitusi Filipina, kemitraan dalam publik utilitas harus diberikan pada masyarakat Filipina dengan kepemilikan minimal 60% dari modal.

Jangan Lupa Bahagia

follow_levycore.gif

U5ds6u_Gk12k_NSPX6232_EYv_Ursf12_ADY_1680x8400

Sort:  

info yang menarik gan.. share link beritanya dong gan...

Pelan-pelan, mata uang kripto mulai di lirik dan diterima di berbagai profesi. Gojek ini contohnya, mereka mulai akrab dengan coin dari sistem blockchain.

Sampai jumpa di informasi berikutnya bang @levycore, salam ksi 😊

wah sebuah langkah yang sangat bagus yang dilakukan oelh Gojek semoga saja nanti bisa di terima disana.
dan juga semoga itu bisa menjadi wawasan dan pertimbangan bagi kita ketika banyak dari kita yang berteriak anti asing. karean akan sangat sakit dan sedih sekali ketika hal yang sama terjadi kepada perusahaan asal indonesia yang ingin berekspansi keluar.

kalau semua jelas regualasi dan keuntungan buat masyarakat luas, maka kita harus mulai menghilagnkan kata anti asing seperti itu. menurut saya.

Coin Marketplace

STEEM 0.05
TRX 0.32
JST 0.083
BTC 65205.67
ETH 1760.94
USDT 1.00
SBD 0.42