THE DIARY GAME (07 OKTOBER 2020)
Hai teman steemit semua
Kembali lagi bersama saya @ikhsan01 di platform hebat ini, apa kabar kalian semua?
Saya harap anda baik-baik saja.
Rabu, 07 Oktober 2020.
Seperti hari-hari biasa saya setiap pagi bangun jam 06.00 wib. Hal yang paling terutama saya lakukan adalah membuka jendela kamar agar masuk sinar matahari kemudian saya membersihkan tempat tidur, terus meminum 1 gelas air putih. Udara hari ini pun sangat segar dan saya langsung siap-siap dengan pakaian olah raga, biasanya saya setiap pagi berlari tetapi tidak dengan hari ini, karena hari ini saya ingin mengantar keponakan (intat dara baro).
Pukul 06.20 wib.
Untuk menghemat waktu hari ini saya cuma melakukan beberapa gerakan senam di depan rumah saya sendiri supaya badan saya tidak kaku.
Pukul 07.00 wib
Setelah melakukan beberapa gerakan senam saya langsung melepas pakaian olahraga saya untuk mandi. Setelah selesai mandi saya sarapan pagi di temani satu gelas teh panas, setelah sarapan lalu saya memasuki kamar keponakan saya yang paling kecil untuk menciumnya beberapa kali, ini sudah seperti kewajiban bagi saya untuk menciumnya sebelum berangkat.
Pukul 08.00 wib.
Kami berangkat untuk mengantar keponakan saya yang bernama 'Mita' ke kota dingin Bener Meriah Pante Raya.
Saya pergi kesana dengan sepeda motor di temani oleh ibu angkat saya, sedangkan ibu kandung saya pergi dengan mobil.
Pukul 08.10 wib.
Saya dan ibu memasuki salah satu bengkel, yaitu bengkel 'Makmur' yang terletak di depan jalan raya Banda Aceh-Medan untuk mengganti oli sepeda motor kami, karena kami pergi ke tempat yang jauh jadi kami harus mempersiapkan dengan matang agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan di perjalanan nanti.
Setelah menggatikan oli sepeda motor kami melanjutkan perjalanan kami menuju kota dingin takengon, di jalan saya membawa sepeda motor dengan sangat hati-hati, karena bagi saya di saat pergi keselamatan lah yang paling utama.
Pukul 11.20 wib.
Kami melewati jalan Tajuk Enang Enang yang terletak di Simpang Lancang, Bener Meriah.
Lalu kami singgah di salah satu Caffe di sana untuk istirahat sejenak sambil meminum dan makan mie.
Kami memesan dua teh panas dan dua mie dengan harga Rp. 20.000,- atau setara dengan 8 Steem.
Istirahat sejenak sambil makan mie di caffe tajuk enang enang
Setelah makan kami melanjutkan perjalan kami menuju ke kota dingin takengon, sambil membawa sepeda motor saya dan ibu angkat saya menikmati udara segar yang dimana tidak pernah kita nikmati di desa kelahiran kita di kampung. Karena udara segar di Bener Meriah ini benar-benar sangat dingin, jadi kalau anda pergi ke tempat ini jangan lupa membawa jaket dan selimut tebal.
Pukul 12.50 wib
Kami semua berkumpul di Masjid Ilham Pante Raya, Bener Meriah, lalu melaksanakan Shalat Zhuhur berjama'ah bersama, setelah shalat kami melanjutkan perjalanan kami menuju ke rumah pesta yang kira-kira membutuhkan waktu 10 menit lagi.
Shalat Zhuhur di Masjid Ilham Pante Raya, Bener Meriah
Pukul 13.30 wib.
Kami sudah sampai di rumah pesta dalam rangka mengantar keponakan saya yang bernama 'Mita'.
Desa ini adalah Desa Cinta Damai Pante Raya, Mener Meriah.
Lalu kami menikmati makan siang kami di sini dengan menu yang berbeda dari makanan di tempat kami, walaupun beda makanan di sini enak-enak juga ternyata.
Setelah makan kami menuju ke Musalla desa ini dan di sana lah beberapa rombongan kami beristirahat sejenak.
Istirahat di Musalla desa Cinta Damai
Beberapa menit kemudian para rombongan kami pulang ke tempat asal kami sambil mengelilingi kota takengon untuk melihat Danau Laut Tawar yang sangat terkenal di Provensi Aceh ini. Dan keluarga besar saya pergi ke rumah saudara kami untuk beristirahat di sana.
Kami sudah tiba di rumah saudara kami
Lalu saya melihat pohon kopi yang sangat subur, baru kali ini saya melihat dengan mata kepala saya sendiri pohon kopi yang kecil yang sangat subur ini.
Lalu saya tidur sebentar karena hari ini saya sangat lelah sekali, tepatnya pukul 17.30 saya bangun dan melaksanakan shalat ashar setelah itu kami mengunjungi kolam air panas yang terletak di kota pante raya ini. Karena jika kita pergi ke kota dingin ini jika tidak mengunjungi kolam ini seolah-olah perjalanan kita ke sini tidak sempurna.
Begitu lah kira-kira sahabat steemian semua.
Pukul 18.50 wib.
Kami pulang ke rumah, setiba di rumah saya menunaikan shalat Magrib.
Setelah shalat saya melanjutkan makan malam bersama keluarga dan berbincang-bincang sedikit sambil menceritakan perjalanan kami tadi ke sini.
Pukul 20.00 wib.
Azan berkumandang yang terdengar dari toa masjid pertanda waktu Shalat Isya telah tiba, lalu saya Shalat.
Kemudian saya menulis buku harian untuk kegiatan hari ini serta membaca postingan beberapa steemian lainnya. Sekitar pukul 22.00 malam udara sangat dingin sekali, saya masuk ke kamar tidur setelah mendapatkan selimut tebal spesial yang telah di siapkan olah saudara kami dan saya langsung merebahkan tubuh di atas kasur dan tidur terlelap
Inilah cerita saya hari ini :
SEMUA GAMBAR SAYA AMBIL DENGAN SMARTPHONE GALAXI A7
Salam @ikhsan01
Saya ucapkan Terima kasih kepada @anroja yang telah mengajak saya untuk kembali aktif di Steemit dan mengajak berpartisipasi di The Diary Game.
Terimakasih juga kepada :
@steemcurator08, @ernaerningsih, @radjasalman, @muzack1, @inwi, @steem-indonesia, @puncakbukit, @nazarul, @green07, @herimukti dan komunitas Asia Tenggara.
Ingin mengenal saya lebih detail klik disini
Postingan ini telah dihargai oleh akun kurasi @steemcurator08 dengan dukungan dari Proyek Kurasi Komunitas Steem.
Selalu ikuti @steemitblog untuk mendapatkan info terbaru.
SELAMAT
Postingan anda telah mendapat kurasi secara manual dari akun komunitas @steemseacurator.
Terimakasih telah berpartisipasi dalam komunitas Steem SEA
Kami akan sangat berterimakasih jika anda bersedia mendelegasikan Steem Power (SP) anda untuk kemajuan komunitas Steem SEA ini
Salam hangat
Anroja
Link pintas untuk delegasi:
100SP 200SP 300SP 500SP 750SP
1000SP 2000SP 3000SP 4000SP 5000SP
Congratulations, your post has been upvoted by @dsc-r2cornell, which is the curating account for @R2cornell's Discord Community.
Seru sekali, rasanya ingin segera kesana. Teringat tempat kelahiran saya.