Mengunjungi teman yang sakit
Beberapa hari yang lalu dalam bulan April saya pergi mengunjungi teman saya yang sakit di rumah sakit Sakinah yang berlokasi di desa Kampung Jawa kota Lhokseumawe. Karena saya ada tugas mengajar pada hati tersebut maka saya memutuskan untuk berkunjung sepulang sekolah saja berhubung saya ada jam mengajar di jam terakhir maka sus memutuskan untuk melaksanakan ibadah shalat Zuhur di sekolah saja.
Seperti kita ketahui di dalam agama Islam sangat disunnahkan untuk menjenguk orang sakit. Hal ini bertujuan agar kita dapat selalu mengingat bahwa sebagai manusia yang diciptakan oleh Allah SWT, kita bersifat fana yaitu segala sesuatu tidak ada yang abadi di dunia ini. Hari ini badan kita sehat namun bisa jadi besok tubuh kita sakit. Begitu juga dengan kekayaan bisa jadi besok kita menjadi miskin. Oleh karena itu kita tidak boleh berjalan di muka bumi ini dengan sikap sombong karena sifat tersebut sangat dibenci oleh Allah SWT.
Selesai melaksanakan tugas di sekolah saya segera bergerak menuju ke titik lokasi yang saya tuju. Walau perut saya sudah keroncongan karena sudah waktunya untuk makan siang dan perut harus diisi untuk energi namun saya tetap pergi kesana dulu daripada pulang kerumah terlebih dahulu. Karena jika saya sudah sampai ke rumah entah mengapa saya sangat malas untuk keluar lagi. Apalagi akhir-akhir ini cuaca di kota Lhokseumawe sangat panas di siang hari. Entah mengapa saya sangat suka berdiam diri di rumah daripada pergi kemana mana. Bagi saya "rumahku adalah surgaku" atau dalam bahasa Arab disebut dengan istilah "Baiti jannati".
Sampai di rumah sakit ternyata kondisi kesehatan teman saya sudah membaik dan besoknya sudah diizinkan pulang. Teman saya tersebut menderita penyakit darah tinggi akut yaitu tekanan darahnya berkisar di atas angka dua ratusan.
Menurut saya hal ini sangat wajar dikarenakan teman saya itu sangat suka makan tanpa ada pantangan. Mungkin karena teman saya berbadan agak gemuk maka beliau suka jajan dan ngemil setiap saat. Memang benar kata Rasulullah bahwa semua penyakit berasalndari perut oleh karena itu kita harus menjaga lambung kita agar tidak penuh dengan makanan yang akan menyebabkan timbulnya berbagai penyakit. Sebaiknya kita mengisi lambung kita sepertiga dengan makanan dan sepertiga dengan air. Sepertiga lagi sebaiknya biarkan kosong atau isi dengan udara.
Kebetulan ketika saya tiba disana , ruangan juga dipenuhi oleh keluarga mertua teman saya yang terdiri dari ibu mertua beliau dan adik ipar beliau berserta dengan anak anaknya.
Para anak -anak terlihat sedang tertidur di lantai dan ada anak yang sedang bermain game di handphone. Saya disuguhi minuman teh botol dan sekedar camilan kue kering dan Alhamdulillah perut saya sudah tidak keroncongan lagi karena ada makanan yang masuk.
Selesai berbincang bincang sejenak sekitar lima belas menitan sayapun segera pamit mohon diri. Saya segera melakukan salam tempel dengan teman saya setelah itu saya juga pamit pada keluarga beliau. Setelah itu saya segera pulang ke rumah. Sekian.
Upvoted! Thank you for supporting witness @jswit.
Blessings to you and the friend.
🍀♥️
Thank you, @wakeupkitty ♥️