Fotografer vs Radiografer?

in #realityhubs7 years ago (edited)

IMG_20190818_015415.png

Mungkin anda bingung dengan judul yang saya sematkan di atas. Apa maksud dari judul yang saya berikan tersebut. Well, Saya bukanlah seorang penulis yang terbiasa mengupas sesuatu dengan baik dan teratur. Tapi sebagai penulis awam saya akan mencoba mengupas sedikit tentang judul diatas sebatas pengetahuan saya.

Sebagian besar orang pasti sangat familiar dengan profesi fotografer. Fotografer adalah seseorang yang ahli dalam dunia fotografi sehingga dengan ketrampilannya dapat menghasilkan fotografi yang mumpuni dan artistik. Ahli yang saya maksud adalah dia mengenal dengan sangat baik kamera yang digunakan dan teknik dalam pengambilan gambar sehingga hasil fotografi menghasilkan gambar yang berkualitas.

Nah, radiografer? Apa maksudnya?

Bukan, mereka bukan yang ahli dalam mengambil gambar radio. Anda salah besar mengartikan sesederhana itu. Radiografer merupakan sebuah profesi yang berkecimpung dalam dunia kesehatan khususnya radiologi. Tepatnya radiografer adalah tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi dengan tugas, wewenang dan tanggung jawab untuk melakukan kegiatan radiografi, imejing, kedokteran nuklir dan radioterapi di pelayanan kesehatan dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan. Itu pengertian yang saya kutip undang-undang tenaga kesehatan. Pengertian yang sederhana, radiografer merupakan orang yang ahli dalam melakukan pemeriksaan radiografi sehingga dapat menghasilkan gambar radiografi dengan kualitas tinggi sehingga dapat menegakkan diagnosa terhadap pasien.

Ternyata masih bingung juga ya? hehehe.
Penjelasan paling sederhana akan saya jelaskan dibawah ini.

Anda pernah di foto rontgen (baca: ronsen)?

Nah, radiografer itu adalah orang yang salah satu tugas dan wewenangnya adalah melakukan foto rontgen tersebut. Rontgen tersebut merupakan nama penemu sinar-X (sinar yang tidak terlihat dengan kasat mata), dia berasal dari Jerman dan merupakan ahli fisika. Nama lengkapnya adalah Wilhelm Conrad Rontgen. Beliau menemukan sinar-X secara tidak sengaja hasil dari eksperimennya pada tahun 1895. Dengan penemuannya ini beliau berhasil mendapatkan Nobel.

Kenapa di sebut sinar-X?

Sinar ini waktu ditemukan pertama kali belum ada nama sehingga di identifikasi dengan X. Belakangan untuk menghormati sang penemu, sinar-X di sebut juga dengan sinar Rontgen. Lain kali saya akan membahas lebih detil tentang sinar-X ini.

Kita kembali ke topik judul di atas. Dari sedikit penjelasan saya di atas anda sekarang sudah bisa membedakan antara fotografer dan radiografer kan?
Jelas dong, memang beda banget,,,hehehe.
Kalau anda sudah mengerti perbedaan tersebut pada postingan selanjutnya saya akan membahas tentang perbedaan antara fotografi dengan radiografi.

Bersambung...

Sort:  

To listen to the audio version of this article click on the play image.

Brought to you by @tts. If you find it useful please consider upvoting this reply.

Thank you very much

Kami reblog ke ribuan follower yaa.. :-3 Terima kasih sudah memilih @puncakbukit sebagai witness anda.

Terima kasih atas dedikasi anda dalam membantu steemians semuanya.

Coin Marketplace

STEEM 0.04
TRX 0.32
JST 0.082
BTC 60785.45
ETH 1557.47
USDT 1.00
SBD 0.47