Buah Jamblang Jatuh Berhamburan
Pagi ini saya bangun dan buru-buru ke bawah pohon jamblang. Di sana... banyak sekali buahnya berhamburan karena tadi malam angin dan hujan.
Tanah jadi ungu. Pohonnya seperti baru selesai bagi-bagi rejeki. Jamblang jatuh nggak pilih-pilih tempat. Yang di atas ranting, yang di bawah daun, semua kebagian.
Saya jongkok, mengumpulkan satu-satu. Tangan ikut keungu-unguan. Lidah juga nanti pasti. Tapi rasanya... manis sepet khas jamblang yang nggak bisa dibeli di supermarket.
Tadi malam angin kencang, hujan deras. Saya kira pohonnya bakal rugi. Ternyata enggak. Dia justru "panen" duluan. Apa yang kelihatan kayak musibah, ternyata jadi jalan buahnya turun ke tanah. Ke tangan orang yang mau ambil.
Hidup juga gitu ya. Kadang Tuhan kirim "angin dan hujan" ke kita. Rasanya kacau, berisik, bikin runtuh. Tapi ternyata itu caranya Dia merontokkan buah-buah kebaikan yang selama ini nyangkut di atas. Kesabaran, keikhlasan, kedewasaan... semua jatuh ke pangkuan kita setelah badainya lewat.
Jadi kalau pagi ini kamu bangun dalam keadaan "berhamburan", jangan buru-buru ngeluh. Jongkok aja. Kumpulin satu-satu. Lihat baik-baik. Siapa tahu yang jatuh itu justru rejeki, hikmah, atau pelajaran paling manis sepet yang pernah kamu rasa.
Pohon jamblang nggak pernah nahan buahnya. Dia kasih aja ke siapa yang mau. Dan Tuhan juga gitu. Dia nggak pernah pelit ngasih pelajaran, asal kita mau nunduk dan ngambil.
Salam kompak selalu.
By @midiagam




