Zuhur Sejenak di Masjid Tuha

in story •  6 months ago

Tetiba saja teringat Masjid Tuha, begitu warga menyebut namanya. Sebuah masjid di kawasan Ulee Kareng Banda Aceh yang telah berumur 300 tahun.

image

Siang tadi saya menyempatkan diri salat zuhur di sana, sendiri saja karena waktu jamaar sudah lewat. Hanya ada dua pemuda yang sedang tidur-tiduran di dalammya.

Masjid itu kecil saja, terletak persis di belakang MIN Ulee Kareng. Ukurannya 10 x 10 meter, dibangun menggunakan kayu bermutu tinggi. Semuanya sisinya dipagari beton setengah meter, selebihnya kayu-kayu kecil sebagai dinding. Alasnya sudah memakai keramik.

image

Keunikan masjid pada arsitekturnya bergaya kuno. Tanpa kubah seperti masjid lama pada umumnya, hanya atap tumpang atau bertingkat dua, dibatasi sedikit ruang untuk sirkulasi udara. Gayanya mirip Masjid Indrapuri yang dipengaruhi unsur budaya Hindu.

Tiang dan balok penopang berukir motif bunga, tumbuhan yang lazim ditemui pada nisan-nisan kuno Aceh. Konon atapnya dulu berbahan rumbia dan kemudian diganti seng.

image


image

Masjid itu dibangun oleh Sayyid al- Malahhi pada abad ke-18, seorang ulama yang menggelar pengajian dan syiar Islam di kawasan tersebut. Dulunya ramai jamaah, sampai kemudian ditinggalkan karena dinilai terlalu kecil.

Para jamaah berpindah ke Masjid Ulee Kareng yang dibangun pada 1950-an. Kondisi Masjid Tuha semakin memprihatinkan, warga sekitar tetap merawat seadanya mempergunakan untuk pengajian anak-anak di gampong Ie Masen.

Masjid Tuha direhab besar-besaran pada tahun 2000, lantainya diganti keramik. Memeliharanya sebagai cagar budaya menjadi alasannya menjaga bangunan itu tetap asli.

image


image

Setelah itu, anak-anak MIN Ulee Kareng kerap memakai sebagai tempat menggelar diniyah, maupun salat. Warga sekitar juga menggunakannya untuk jamaah magrib dan isya.

Kini kondisinya masih terjaga bersih, lengkap tempat wudhu dan toilet umum. Di depannya ada beberapa kuburan tua, tempat bersemayam para tetua Ulee Kareng, salah satu Teuku Meurah yang lahir pada 1875 dan meninggal tahun 1935.

image

Masjid ini perlu dijaga sebagai warisan leluhur kaya makna, tertera sejarah pada setiap jengkal kayu-kayu yang menopangnya. []

Note: semua foto milik sendiri
@abuarkan

image

Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!
Sort Order:  

Mirip masjid Tgk Di Pucok Krueng, Beuracan dan Masjid Tgk Japakeh Dayah Kruet, Pidie Jaya.

·

Iya, Bang @isnorman. Mirip masjidnya. Masjid Tgk Japakeh atau Masjid Madinah itu di sebelah kampung saya. Sayangnya, Masjid Madinah (baru) kekurangan dana 3 miliar untuk membangunnya kembali setelah roboh akibat gempa.

·
·

Gampong @furqanzedef berarti Beuringen atawa Blang Cut. Lon lam kawasan nyan syit tapi sideh bineh riyeuk.

Lon kira katrok neulangkah u Meureudu. Inoe na sit Masjid Tuha. Hehehe.

·

Katuleh masjid di Meurudu ju, menarik nyan

Saya pernah nyaris shalat di sana, tapi urung karena jamaah murid MIN yang sangat banyak dan aroma mereka yang campur sari. Heheh.

·

Hehee, masjid nyan perle dijaga biar na peninggalan keu generasi. Sayang that menye reuleh

Jejak... Saksi... Monumen...
Jalan menuju Tuhan!