Pemuda & Perjuangan

in steempress •  10 days ago

IMG_20180826_161056.jpg

Dulu sekali di saat semua cerita tentang impian mulai tumbuh. Di masa status lajang masih memanjang dan melekat pada Kartu Tanda Pengenal (KTP). Semua memiliki impian yanh di luar batas logika. Namun, ada juga yang sangat masuk di akal.

Dari impian memiliki anak dan semestinya harus melepas status lajang itu. Dan juga perjalanan demi perjalanan memisahkan kami. Di desa ini mereka mengasah kemampuan dan juga keandalan. Sementara aku terhempas ke tanah rantau orang.

Tak jarang ketika aku pulang, selalu saja kuhabiskan malam bersama cerita unik dan seakan kuno. Dan juga semacam curhat tentang si rabumah yang menjadi impian. Tentang sukses yang entah apa artinya itu.

Masa terus berputar dengan cepat tanpa menunggu kami mencapai semuanya sesuai dengan harapan kami. Tanpa belas kasihan terkadang memperkosa hak-hak kami di dalam menggapai asa. Begitulah cara terbaik untuk mendewasakan kami.

Tadi kudengar berita kepergian orang tuanya untuk selama-lamanya. Lalu kusambangi dia yang berjarak tidaklah dekat.

Kulihat tubuhnya semakin kurus tidak seperti saat kami berjumpa beberapa tahun silam. Saat matku beradu aku hanya bisa memalingkannya kearah lain tak tega aku melihat tubuhnya yanh seakan menanggung beban yang begitu berat, pikirku.

Sampai aku tak sanggup menahan tanya dalam hati, apa yang membuatnya sampai begitu. Lalu kuberanikan diri menanyakan seperti waktu kami masih sama-sama lajang.

"Sepertinya kamu makin kurus, gak makan sehari tiga kali kau, ya?" Tanyaku menghampirinya ketika hendak pulang.

"Aku sakit, sudah beberapa bulan, desentri menyeranhku, ketika sakit itu datang lamvungku seakan di peras dan gigit-gigit oleh semut," jawabnya.

Aku mencoba menghibur dengan melontarkan kenangan, "Makanya dulu jangan kau campur oli dengan kopi. Juga percikan kembang api ketika mesin gerinda beradu dengan besi yang menjadi lauk ketika nasi kita makan. Belum lagi asap las yang bercampur menjadi aroma khusus berpadu dalam isapan asap rokok yang bergantung di bibir."

Dulu dia & sampai saat ini di berprofesi sebagai tukang las. Dia sangat andal dalam bidang ini. Bahkan kudengar kabar dia sudah merintis usaha milik sendiri.

IMG-20180711-WA0026.jpg

Terjawab sudah rasa penasaranku sekaligus rasa ibaku.

Jaga kesehatan, jangan mencari uang hanya untuk membeli kesehatan.

Foto: Hanya Ilustrasi, Milik Pribadi.

Saleum meutaloe syedara

Regards: @jubagarang


Posted from my blog with SteemPress : http://jubagarang.epizy.com/wp/2018/09/12/pemuda-perjuangan/
Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!
Sort Order:  

Congratulations! This post has been upvoted from the communal account, @minnowsupport, by jubagarang from the Minnow Support Project. It's a witness project run by aggroed, ausbitbank, teamsteem, someguy123, neoxian, followbtcnews, and netuoso. The goal is to help Steemit grow by supporting Minnows. Please find us at the Peace, Abundance, and Liberty Network (PALnet) Discord Channel. It's a completely public and open space to all members of the Steemit community who voluntarily choose to be there.

If you would like to delegate to the Minnow Support Project you can do so by clicking on the following links: 50SP, 100SP, 250SP, 500SP, 1000SP, 5000SP.
Be sure to leave at least 50SP undelegated on your account.

cerita sendiri om?

·

Bisa jadi, Om.
Dan bisa jadi juga bukan. ;)