Yang Banyak dan Yang Sedikit

in steempress •  5 months ago


Bukankah kita tidak pernah berdoa agar diberikan rezeki yang sedikit? Sedikit saja, sebatas cukup untuk bertahan belaka. Saya yakin tidak. Kita kerap meminta banyak, kelebihan segala. Tak kekurangan suatu apa, kalau bisa. Lebih lagi, bahkan kita berharap agar setiap pengabulan doa bakal persis sama dengan yang kita doakan. Sempurna.

Meski begitu saya yakin kita semua juga akan mensyukuri seberapa pun jumlah yang diberi oleh Dzat Maha Baik. Walau sebatas ucapan hamdalah atau terima kasih, Rabbana. Kita merasa saat itu Ia sangat mencintai kita.


Adakah pernah kita berdoa agar ditimpakan sebanyak-banyaknya ujian? Seberat mungkin. Sehingga yang tersisa hanyalah keyakinan dan iman. Saya yakin tidak pernah. Bahkan baru ditimpakan sedikit saja cobaan kita sudah mengeluh. Merasa tidak mampu, merasa ujian tersebut sangat parah. Berulang kali kita melaporkan kepada Hadharat tentang keinginan menyerah. Lebih parahnya, kita melayangkan protes keras, bertanya mengapa kepada kita diberikan cobaan demikian.

Meski begitu, ada kalanya kita kuat. Tabah dan tenang dalam menghadapi setiap bala. Tidak berlebihan duka, tidak lebay dan semangat selalu terjaga. Walau kadang sudah hampir merasa sulit, namun lekas-lekas kita sadar diri. Bahwa yang diberikan ujian oleh Tuhan adalah hamba-Nya yang terpilih.


Kita selalu manusiawi. Berharap banyak kebaikan, berharap sedikit keburukan. Ingin banyak menang, sedikit kekalahan. Mau banyak harta, berdoa agar kefakiran tidak melanda. Butuh banyak teman, enggan sendiri. Hasrat banyak yang menghormati dan menyayangi, tak mau dibenci sama sekali.

Padahal kita hidup selalu dalam keadaan cukup. Berusaha baik, bekerja baik, beribadah baik niscaya akan mendapatkan yang baik-baik. Andaipun tak banyak, untuk kebutuhan akan terpenuhi. Maka mendapatkan banyak atau sedikit, sudah seharusnya disyukuri. Percayalah, banyak gaya dan terlalu menuruti nafsu untuk lebih segala-galanya adalah pangkal dimana kita merasa serba kekurangan. Di sanalah pangkal keresahan. Bahkan kehancuran.


Posted from my blog with SteemPress : https://pengkoisme.com/2018/07/04/yang-banyak-dan-yang-sedikit/

Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!
Sort Order:  

Asai yang peuteng, Bek panik hahhahah

Posted using Partiko Android

Keren banget kata-katanya.
Sangat termotivasi.
Terima kasih sudah berbagi 😃

Sungguh lelah hidup penuh dengan gaya, apalagi manipulasi, Tuhan uji karena sayang.