Orang Baik dan Kebaikan Makin Langka Di Negri Ini

in steempress •  13 days ago

![image]() ***
image source via [google.com](http://folder.warungfiksi.net/2014/02/orang-baik-yang-hebat-tinggal-berapa.html?m=1)
***

Salam sahabat iinspiratif, jumpa kembali di kesempatan yang baik ini. Semoga hari-hari yang kita jalani senantiasa dapat bertemu dengan orang-orang yang memberi inspirasi dan motivasi, karena bukan hal yang mustahil dalam hidup kita akan selalu ada dan berpapasan dengan mareka. Baik dalam kehidupan nyata maupun di alam maya.

Kita memang belum mampu hingga sejauh itu. Namun setidak-tidaknya kita tahu bahwa hati-hati yang mulia ada di dunia ini. Hanya kebetulan saja bahwa hati-hati yang mulia berada amat jauh dari sini, dari sisi kita. Tapi bukan tidak mungkin, esok-lusa, itu bukan lagi kebetulan, malah justru menjadi bagian dari diri dan sikap kita. Bangsa dari jenis keturunan-keturunan yang baik akan terus menerobos sekat apapun demi mencari sumber-sumber yang dapat memuliakan hatinya dalam menjalani hidup di dunia

Pernah pada satu waktu, di suatu sore di pinggir pantai, sambil menikmati kelapa muda. Saya dan istri bertemu seorang sahabat lama sesama MAN (SLTA) yang bertahun-tahun menghabiskan hidupnya di negri seberang. Banyak cerita dan suka-duka mengalir tentang pengalaman hidupnya, namun dari segudang cerita tersebut saya tertarik dengan sebuah kalimatnya yang cukup menyentak. Orang baik dan kebaikan makin langka di negri kita ini Kalimat ini tak hanya benar dalam pikiran


![image]() ***
image source via [google.com](https://www.hipwee.com/motivasi/luangkan-10-menit-14-detik-waktumu-untuk-kembali-percaya-masih-ada-orang-baik-di-dunia/comment-page-3/)
***

jika kita gunakan perasaan kita yang paling haluspun kata-kata sahabat saya ini memang sulit untuk dipungkiri betapa saat ini ssnagat langka dan makin mahalnya sebuah kebaikan di negri ini. Terlalu banyak panggung sandiwara dipentaskan di dunia nyata, sehingga para seniman yang semestinya mementaskan di panggung makin tipis saja lahannya.

Berbagai sendi dan perangkat negara baik itu eksekutif, legislatif maupun yudikatif makin atraktif dalam fragmen sandiwaranya. Sehingga rakyat tak ubahnya seperti penonton yang bergegas menunggu serial lakon-lakon berikutnya. Namun ada juga sebagian rakyat yang menjadi penonton apatis sehingga membiarkan pelakon-pelakon “ eleyu” (eksekutif, legislative dan yudikatif) jungkir balik diatas panggung.

Ini memang sebuah ironi, miris dan mengerikan, namun ini tetap harus dilakoni. Kekuasaan itu seperti candu dan memabukkan. Kalimat ini sulit dipungkiri jika kita telaah dengan realita negri ini. Kekuasaan mayoritas diposisikan sebagai entitas yang memiliki efek addiksi, seolah siapapun yang mereguknya akan ketagihan serta cenderung meminta dosis yang lebih tinggi, ibarat pengamen jalanan yang memerlukan keberanian dalam menghadapi tiap pasang mata


![image]()
***
image source via [google.com](http://solusisupersukses.com/kekuatan-berpikir-positif-untuk-meraih-keberhasilan/)
***

Kekuasaan juga tampil seperti virus yang kadang menggerogoti karakter positif yang menyandangnya hingga kronis. Kog bisa begitu ya ? pertanyaan yang sering mengusik hati tentang mengapa terjadi pembonsaian karakter sosok yang sedang berkuasa. Mengapa penguasa yang arif dan bijaksana dan penuh dengan kebaikan makin langka ? Apakah ini sebuah pertanda dunia ini akan berakhir?

Apakah para “eleyu” yang terkena virus karakter negatif itu juga dilahirkan dalam keadaan suci ? Ya jelas iya bahkan “2000” persen iya. Mereka adalah bayi yang suci bersih tak bernoda. Semoga para orang tuanya juga menunggu kehadiran mereka ke dunia dengan penuh cinta. Jadi dimana juga konsletnya ya ? Ada yang tau?

Barbara Fredrickson (1998) mengemukakan pentingnya emosi positif. Karna ia memiliki dampak yang luas dan mendalam, tak hanya sekedar perasaan kita menjadi senang, tapi ternyata emosi positif juga memiliki tujuan yang mulia dalam evolusi . Potensi manusia terasah lebih luas dan tajam melalui emosi positif, sebut saja aspek intelektual seperti inteligensi dan kreatif , aspek fisik bahkan aspek sosial –kepribadian.

Walaupun masih panjang dan penuh inspiratif, namun pertemuan kali ini tetap saya tuntaskan sampai disini, dan tentu saja saya sangat berharap bisa menulis kembali dilain waktu dan kesempatan

terimakasih curator bijak indonesia

@levycore dan @aiqabrago

semoga selalu sukses dalam segala hal


![image]()

VOTE WITNESS @steempress

Join Us On Discord steempress

image

Thanks For Reading ORANG BAIK dan KEBAIKAN makin langka di NEGRI INI please share

keep your spirit

https://steemit.com/@arispranata5



Posted from my blog with SteemPress : http://arispranata.epizy.com/2018/10/04/orang-baik-dan-kebaikan-makin-langka-di-negri-ini/

Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!
Sort Order:  

Hello @arispranata5, thank you for sharing this creative work! We just stopped by to say that you've been upvoted by the @creativecrypto magazine. The Creative Crypto is all about art on the blockchain and learning from creatives like you. Looking forward to crossing paths again soon. Steem on!